Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tarbiya Islamica

STUDI KENAKALAN REMAJA SMP DAN SMA DI KOTA PONTIANAK SERTA PERAN PAI DALAM MENGATASINYA: ANALISIS ISI Widya Sari; Sukino; Wahab
Tarbiya Islamica Vol. 13 No. 1 (2025): Januari - Juni
Publisher : Fakutas Tarbiyah Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ti.v13i1.3727

Abstract

Siswa SMP dan SMA dikategorikan sebagai remaja karena berusia 13-18 tahun. Remaja adalah fase transisi dari usia kanak-kanak menuju usia dewasa. Peristiwa ini menyebabkan perubahan fisiologi, kecerdasan emosi dan sosial. Akibat tidak stabilnya kondisi remaja yang dipengaruhi perubahan tersebut maka kenakalan remaja rentan terjadi karena pencarian jati diri. Kenakalan remaja adalah bentuk penyimpangan hukum, agama, dan norma sosial yang merugikan diri sendiri atau orang lain. Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan analisis isi terhadap 5 artikel relevan yang berhubungan dengan kenakalan remaja di Kota Pontianak. Bentuk kenakalan remaja yang ditemukan diantaranya perundungan, pornografi, ketidakpatuhan terhadap aturan sekolah, perkelahian antar siswa dan ketidakpahaman akan heterogenitas siswa. Pendidikan agama Islam berperan untuk mengembangkan kepribadian siswa tentang cara bersikap yang sebaik-baiknya agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Sehingga siswa diharapkan dapat mendapatkan jati diri tanpa harus melakukan segala bentuk kenakalan remaja.
Model-Model Evaluasi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MAS Miftahul Huda Syamsul Arifin; Sukino; Sahri
Tarbiya Islamica Vol. 13 No. 1 (2025): Januari - Juni
Publisher : Fakutas Tarbiyah Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ti.v13i1.4032

Abstract

Evaluasi pembelajaran memiliki peran penting dalam memastikan keberhasilan proses belajar-mengajar, termasuk pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan memanfaatkan data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, serta telaah dokumen yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan evaluasi pembelajaran SKI di MAS Miftahul Huda telah berupaya mengikuti prinsip universal, keberlanjutan, dan objektivitas, meskipun penerapannya belum sepenuhnya konsisten. Model evaluasi yang digunakan meliputi evaluasi formatif untuk memantau perkembangan belajar, evaluasi sumatif untuk menilai hasil akhir, serta model CIPP (Context, Input, Process, Product) sebagai pendekatan komprehensif dalam mengevaluasi program pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi ketiga model evaluasi tersebut mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kualitas pembelajaran SKI, di mana implementasi prinsip dasar evaluasi menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas dan kebermaknaan hasil pembelajaran.