Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Perbandingan Performa Framework Website Next.js dan React Router Taqiyassar, Kenzie; Putra Kharisma, Agi; Tri Ananta, Mahardeka
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Performa adalah aspek penting dalam pengembangan aplikasi modern. Perkembangan terbaru di industri menunjukkan adanya perubahan preferensi framework, contohnya OpenAI memindahkan sebagian layanan web miliknya, seperti ChatGPT dari Next.js ke Remix, yang kini berevolusi dan terintegrasi erat dengan ekosistem React Router. Penelitian ini membandingkan performa Next.js dan React Router berdasarkan metrik First Contentful Paint (FCP), Largest Contentful Paint (LCP), Total Blocking Time (TBT), Cumulative Layout Shift (CLS), Speed Index (SI), dan skor performa Lighthouse. Tiga halaman pengujian terdiri dari Home, Ecommerce, dan News dibangun dengan desain identik dan diuji menggunakan WebPageTest serta Lighthouse pada dua kondisi yaitu tanpa cache dan dengan cache. Setiap halaman diuji sebanyak 20 kali, dan hasil dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, serta uji inferensial Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Next.js secara konsisten unggul dalam metrik FCP, LCP, dan SI, baik itu tanpa cache maupun dengan cache serta memperoleh skor Lighthouse yang lebih tinggi. Nilai p yang sangat kecil (ditampilkan sebagai 0,0000 karena pembulatan) menunjukkan bahwa perbedaan performa kedua framework signifikan secara statistik. React Router hanya unggul pada Total Blocking Time, tetapi tidak memberikan pengaruh praktis karena nilainya sangat rendah. Secara keseluruhan, Next.js terbukti lebih efisien dan stabil dalam pemuatan dan rendering halaman web dibandingkan React Router.
Analisis Efektivitas AI dalam Menghasilkan Mockup Otomatis Berdasarkan Preferensi Pengguna: Studi Kasus pada Aplikasi Jasa Laundry Yusuf Ahmadi, Muhammad; Fanani, Lutfi; Tri Ananta, Mahardeka
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 4 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah memberikan dampak signifikan dalam bidang desain antarmuka pengguna (User Interface/UI) dan pengalaman pengguna (User Experience/UX), khususnya dalam proses perancangan wireframe dan mockup aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan AI dalam menghasilkan mockup otomatis berdasarkan preferensi pengguna pada studi kasus aplikasi jasa laundry. Metode penelitian yang digunakan adalah non-implementatif analitik dengan pendekatan observasi dan eksperimen. Proses penelitian meliputi pengumpulan kebutuhan pengguna melalui wawancara mendalam, perancangan wireframe dan mockup oleh penulis serta dua platform AI (ChatGPT dan Visily), serta pengujian preferensi dan usability menggunakan kuesioner skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji inferensial t-test untuk mengetahui perbedaan rata-rata penilaian antar mockup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara mockup yang dihasilkan oleh AI dan mockup yang dirancang secara manual oleh penulis (p-value > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa AI mampu menghasilkan mockup dengan kualitas yang setara dengan perancangan manual serta berpotensi meningkatkan efisiensi waktu dalam proses desain. Dengan demikian, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu yang efektif dalam perancangan UI/UX tanpa mengurangi kualitas desain yang dihasilkan.
Evaluasi dan Perbaikan Desain Antarmuka Pada Aplikasi Android Menggunakan Metode User Experience Questionnaire, Usability Testing, dan Human Centered Design (Studi Kasus: Gunung Harta Transport Solutions) Briantama Setyanto, Fito; Adams Jonemaro, Eriq Muhammad; Tri Ananta, Mahardeka
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 13 No 1: Februari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2026131

Abstract

Moda transportasi bus merupakan moda yang marak digunakan oleh masyarakat karena biayanya yang relatif lebih murah daripada moda transportasi lain. Gunung Harta Transport Solutions (GHTS) merupakan sebuah perusahaan bus yang berlokasi Kota Malang. Evaluasi dilaksanakan pada aplikasi GHTS milik perusahaan ini karena ditemukan desain yang tidak sesuai dengan 10 prinsip heuristic. Evaluasi dilakukan menggunakan metode usability testing, SUS, dan UEQ yang dilakukan di website Maze dan pembagian kuisioner. Usability testing dilakukan untuk menghitung 3 aspek, yaitu effectiveness menggunakan completion rate, efficiency menggunakan time based efficiency, dan satisfaction menggunakan SUS. Sedangkan pada UEQ terdapat 6 skala yang dinilai yaitu attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, dan novelty. Pada hasil evaluasi desain awal didapatkan nilai pada aspek effectiveness dengan angka 99,2%, aspek efficiency dengan angka 0,064 goals/sec, dan aspek satisfaction mendapat rata-rata 39,5 dengan kelas F atau “Poor”. Sedangkan pada aspek UEQ didapatkan benchmark dengan predikat “Bad” di keenam skala yang dinilai. Desain perbaikan dirancang guna meningkatkan hasil evaluasi desain awal dan didapatkan peningkatan di segala aspek yang dinilai. Aspek effectiveness mendapatkan angka 100%, aspek efficiency mendapat angka 0,109 goals/sec, dan aspek satisfaction mendapat rata-rata 87,625 dengan kelas “B” atau “Excellent”. Ditambah pada aspek UEQ terjadi peningkatan yang sangat signifikan yang dimana mendapatkan benchmark dari rata-ratanya adalah “Excellent” di keenam aspek.   Abstract Bus transportation is a widely used mode of travel due to its relatively lower cost compared to other modes of transportation. Gunung Harta Transport Solutions (GHTS) is a bus company located in the city of Malang. An evaluation was conducted on the GHTS application due to identified design discrepancies with the 10 heuristic principles. The evaluation utilized usability testing, SUS, and UEQ methods on the Maze website, along with the distribution of questionnaires. Usability testing aimed to calculate three aspects: effectiveness using completion rate, efficiency using time-based efficiency, and satisfaction using SUS. Meanwhile, in the UEQ there are 6 scales that are assessed, namely attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, and novelty. In the initial design evaluation, effectiveness scored 99.2%, efficiency scored 0.064 goals/second, and satisfaction averaged 39.5 with a grade of F or "Poor." Meanwhile, the UEQ aspect received a benchmark rating of "Bad" across all six scales evaluated. Improvement designs were implemented to enhance the initial design evaluation results, resulting in improvements in all evaluated aspects. Effectiveness scored 100%, efficiency scored 0.109 goals/second, and satisfaction averaged 87.625 with a grade of B or "Excellent." Additionally, there was a significant increase in UEQ aspects, achieving an "Excellent" benchmark across all six scales.