Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : National Multidisciplinary Sciences

PENGARUH VARIASI KOMPAKSI SERBUK TEMPURUNG KELAPA SAWIT TERHADAP KEAUSAN DAN KEKERASAN KAMPAS REM Nur Prapanca, Agusti; Setiyawan, Khanif; Tri Waloyo, Hery; Mujianto, Agus
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum bahan kampas rem memiliki tiga penyusun bahan yaitu bahan pengikat, bahan serat dan bahan pengisi. Bahan pengikat terdiri dari berbagai resin diantaranya phenolic, epoxy, polyester, silicone dan rubber. Resin tersebut berfungsi untuk pengikat berbagai zat penyusun didalam friksi. Abstrak ini harus memberikan latar belakang singkat masalah (sebaiknya 1-2 kalimat), Penelitian ini menggunakan metode pendekatan eksperimental dengan memanfaatkan konfigurasi ukuran partikel dengan variasi yang berbeda. Menurut hasil penelitian, didapatkan nilai uji kekerasan pada variasi tekanan 120kg sebesar 206 kg/mm2, 209 kg/mm2, dan 214 kg/mm2. pada variasi tekanan 170 kg sebesar 232 kg/mm2, 234,6 kg/mm2 dan 244,6 kg/mm2. pada variasi 220 kg sebesar 275 kg/mm2, 317 kg/mm2 dan 322,6 kg/mm2 yang masing - masing merupakan nilai tertinggi dan terendah yang dicapai. Namun tingkat keausan tertinggi dan terendah sebesar 0,75 , 0,57 dan 0,43. jadi kekerasan rata - rata tertinggi dihasilkan pada spesimen dengan penekanan yaitu sebesar 322,6 kg/mm2 dapat disimpulkan bahwa semakin besar kompaksi yang diberikan maka akan semakin besar juga nilai kekerasaan yang ditunjukkan. Sedangkan pada uji keausan dapat disimpulkan bahwa semakin besar kompaksi yang diberikan maka penambahan nilai spesifik keausannya semakin tinggi, hal ini dipengaruhi oleh adanya daya cengkram yang lebih tinggi akibat adanya kompaksi
PREDIKSI KEKUATAN TARIK DAN BENDING KOMPOSIT SERAT TKKS MENGGUNAKAN ARTIFICIAL NEURO FAZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) GANI, ABDUL; MUJIANTO, AGUS
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adaptive Neuro Fuzzy Inference Sistem (ANFIS) merupakan metode yang mengkombinasikan antara jaringan saraf tiruan dengan logika fuzzy. ANFIS yang dapat memprediksi dengan baik menggunakan data yang tidak perlu besar. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kekuatan tarik dan bending pada komposit serat tandan kosong kelapa sawit menggunakan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS). Data yang digunakan adalah data data uji bending pada komposit TKKS dengan komposisi serat dan matriks polimer. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 25 data latih training dan 12 data latih testing, menggunkan dua masukan membershif function kurva trapmf dan otput linier dengan menggunakan epoch sebanyak 200, dan metode optimasi hybrid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ANFIS dapat digunakan untuk memprediksi kekuatan tarik dan bending pada komposit TKKS dengan akurasi yang baik dan mendapatkan nilai RMSE training 0,0096531, dan nilai RMSE testing 0.06024. dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengembangkan bahan komposit serat TKKS dan penggunaannya dalam berbagai aplikasi Teknik
PENGARUH VARIASI DIAMETER PISTON TERHADAP TORSI DAN DAYA SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH Karya Saputra, Didy; Nugroho, Andi; Setiawan, Khanif; Mujianto, Agus
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda motor merupakan alat transportasi terbanyak di Indonesia. Dimana sepeda motor dianggap lebih praktis dan lebih mudah menerjang kemacetan. Maka dari itu banyak masyarakat atau konsumen yang lebih memilih menggunakan sepeda motor dibanding menggunakan mobil atau alat transportasi lainnya. Saat ini banyak masyarakat menjadikan sepeda motor sebagai kendaraan utama, dikarenakan harganya terjangkau, perawatan serta pemakaiannya yang mudah. Dibandingkan dengan kendaraan lainya, sepeda motorlah yang mengalami peningkatan jumlah yang paling signifikan, setiap tahunnya bertambah 5-8 juta sepeda motor atau sekitar 15%. karena sepeda motor merupakan kendaraan yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan yang lain. Kendaraan bermotor adalah kendaraan yang terbentuk dari beberapa komponen penyusun, salah satunya yaitu piston. Piston terdiri atas komponen penting pada bagian mesin sepeda motor 4 langkah, yang fungsinya untuk menerima tekanan hasil campuran bahan bakar dan udara lalu meneruskan tekanan untuk memutar poros engkol (crank shaft) melalui batang piston (connecting rod), atau sebagai alat penampang untuk menahan tekanan pada saat langah kompresi dan langkah tenaga.Piston bergerak naik turun terus menerus di dalam silinder untuk melakukan langkah hisap, kompresi, pembakaran, dan pembuangan.
Rancang Bangun Mesin Parut Kelapa untuk Bahan Dasar Pembuatan Minyak Kelapa Sudirman, Sudirman; Siti Nurrohkayati, Anis; Tri waloyo, Hery; Mujianto, Agus
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kelapa merupakan salah satu tumbuhan yang semua bagian nya hampir dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia, salah satunya bagian buah yang dapat diolah menjadi bahan dasar pembuatan minyak kelapa, biasanya buah kelapa di hancurkan menjadi butiran-butiran kecil menggunakan alat parut, dalam proses pemarutan banyak orang masih menggunakan parutan tradisional yang sangat sederhana. Oleh sebab itu dalam penelitian ini dibuat rancang bangun mesin parut kelapa untuk mempermudah dalam proses pemarutan buah kelapa untuk pembuatan minyak kelapa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat sebuah prototype parut kelapa dan memvariasikan mata parut dan kecepatan untuk mengetahui jenis mata parut dan kecepatan yang optimal serta meningkatkan produktivitas parut kelapa sehingga masyarakat dapat dapat membuat minyak kelapa lebih efektif dan efisien. Berdasarka desain rancang bangun mesin dan pengolahan data, mesin yang di buat dapat bekerja dengan optimal dan dapat menghasilkan kelapa parut sebanyak 257 gr/menit dan tingkat efisiensi mesin sebesar 85,8% dengan variasi mata parut halus dan kecepatan 2800 rpm.