Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PESHUM

Museum Sumpah Pemuda Sebagai Saksi Bisu Perjuangan Bangsa: Studi Deskriptif Warisan Sejarah Salwia; Nurlela; Muh. Rijal
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7853

Abstract

Museum Sumpah Pemuda di Jakarta memiliki peran yang sangat penting sebagai saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia, khususnya dalam mengabadikan peristiwa bersejarah Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Artikel ini mengkaji peran Museum Sumpah Pemuda menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan literasi untuk memahami kontribusinya dalam melestarikan sejarah perjuangan bangsa serta memperkuat nasionalisme di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana museum ini menyajikan warisan sejarah melalui koleksi-koleksi berharga yang meliputi foto, dokumen, dan benda-benda bersejarah yang terkait dengan Sumpah Pemuda. Pendekatan literasi digunakan untuk menganalisis cara museum ini menyampaikan pengetahuan sejarah secara efektif melalui narasi, pameran, dan media interaktif, sehingga membuat sejarah lebih mudah dipahami dan lebih menarik bagi pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Sumpah Pemuda tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang-barang sejarah, tetapi juga sebagai sarana edukasi yang efektif dalam menumbuhkan kesadaran sejarah dan semangat nasionalisme. Museum ini berhasil menghadapi tantangan dalam penyajian sejarah melalui berbagai inovasi dalam metode penyampaian informasi, yang semakin relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pengunjung masa kini.
Implikasi Tradisi Wuat Wa’i dalam Mendukung Pendidikan Masyarakat Manggarai Nurlela; Salwia; Ramdani Sidik
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13404

Abstract

Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan implikasi Tradisi Wuat Wa’i sebagai sumber daya pedagogis dalam mendukung pendidikan masyarakat Manggarai. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya integrasi kearifan lokal (indigenous knowledge) untuk membentuk karakter yang utuh di tengah tantangan modernisasi. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif terhadap berbagai literatur ilmiah, termasuk jurnal, tesis, dan dokumen kebijakan, yang berfokus pada fungsi sosial dan filosofis Wuat Wa’i. Temuan utama menunjukkan bahwa Wuat Wa’i berfungsi sebagai kurikulum hidup (living curriculum) yang menanamkan nilai-nilai fundamental pendidikan. Secara filosofis, praktik kolektif ini mewujudkan prinsip kohesi sosial dan tanggung jawab komunal, yang secara langsung berkontribusi pada penanaman empati (Asi Mese, Agu One) dan integritas melalui kepatuhan terhadap amanah adat. Lebih lanjut, dalam konteks tantangan pendidikan kontemporer, seperti transisi pendidikan jarak jauh , tradisi ini bertindak sebagai kontrol moral dan sumber kekuatan psikologis yang mendalam, secara signifikan meningkatkan resiliensi pelajar dan mengurangi risiko keterasingan (homesickness), sebuah fungsi yang selaras dengan teori fungsionalis Émile Durkheim