Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effectiveness of Curcuma domestica leave extract in inhibiting the growth of Pseudomonas aeruginosa Yuziani, Yuziani; Alvira, Mumtaz; Sahputri, Juwita
Narra J Vol. 3 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Narra Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52225/narra.v3i2.246

Abstract

Pseudomonas aeruginosa is one of the Gram-negative bacteria that causes nosocomial infection in patients admitted to the intensive care unit (ICU). The therapy provided could be antibiotics and the provision of therapy is considered difficult due to antibiotic resistance; therefore, an alternative is needed such as active ingredients from medicinal plants. Turmeric (Curcuma domestica) is believed to have compounds that have antibacterial activities. The aim of this study was to determine the antibacterial activities of ethanol extract from turmeric leaves against the growth of Pseudomonas aeruginosa. An experimental study was conducted using posttest-only design. Antibacterial activities were determined using disc diffusion method with concentration of 50%, 75%, and 100% Curcuma domestica extract. The positive and negative controls were ciprofloxacin and dimethyl sulfoxide (DMSO), respectively. The inhibition zone of 50%, 75%, and 100% extract groups against Pseudomonas aeruginosa were 8.9 mm, 10.6 mm, and 11.8 mm, respectively. There was no significant different of antibacterial activities between different concentrations of Curcuma domestica (50%, 75% and 100% of extracts). All groups of Curcuma domestica extract had lower antibacterial activities significantly than ciprofloxacin (positive control). This data indicated that the leave extract of Curcuma domestica had a weak inhibition against the growth of Pseudomonas aeruginosa.
Edukasi dan Skrining Kesehatan Kardiometabolik melalui Pemeriksaan Komposisi Tubuh dan Profil Lipid Peserta Jalan Santai Millizia, Anna; Fauzan, Rivhan; Nasution, Muhammad Husni Fansury; Rizaldy, Muhammad Bayu; Darwis, Aryandi; Yuziani, Yuziani; Aulia, Nadia; Aditya, Sherina; Fadila, Alya; Alvira, Mumtaz; Ezyra, Muhammad; Albi, Muhammad Syifa; Faruq, Dafa
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 4 No. 1: Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan - Januari 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v4i1.26124

Abstract

Pendahuluan: Dislipidemia merupakan gangguan metabolisme lipid yang berperan penting terhadap terjadinya aterosklerosis, penyakit jantung koroner, dan stroke. Prevalensi dislipidemia di Indonesia masih tinggi dan meningkat seiring tingginya kasus obesitas, terutama akibat akumulasi lemak tubuh dan lemak visceral yang berhubungan dengan resistensi insulin serta gangguan metabolisme lipid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komposisi tubuh dengan profil lipid dan kesadaran gizi seimbang pada masyarakat. Metode: Kegiatan penelitian dilaksanakan pada acara Dies Natalis Universitas Malikussaleh dengan melibatkan 279 peserta. Proses penelitian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran kadar kolesterol dan komposisi tubuh dengan Body Composition Analyzer, pemberian edukasi gizi seimbang, serta evaluasi hasil pemeriksaan. Data dianalisis untuk menilai keterkaitan komposisi tubuh dengan profil lipid. Hasil dan pembahasan: Hasil menunjukkan variasi usia responden 20–70 tahun dengan kadar lemak tubuh 11–45%, otot rangka 49–82%, serta indeks lemak visceral 1–14. Kadar kolesterol berkisar antara 141–183 mg/dL, dengan kecenderungan lebih tinggi pada responden berusia lanjut, memiliki lemak tubuh dan lemak visceral tinggi, serta massa otot rendah. Temuan ini memperkuat bahwa akumulasi lemak visceral dan rendahnya massa otot meningkatkan risiko dislipidemia, sementara massa otot yang lebih tinggi berperan protektif. Edukasi gizi seimbang turut meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pola hidup sehat. Kesimpulan: Terdapat hubungan erat antara komposisi tubuh dengan kadar kolesterol, di mana lemak tubuh dan visceral tinggi serta massa otot rendah meningkatkan risiko dislipidemia. Intervensi berupa pengendalian obesitas, peningkatan aktivitas fisik, dan edukasi gizi seimbang sangat penting untuk pencegahan penyakit metabolik dan kardiovaskular di masyarakat. Kata kunci: dislipidemia, komposisi tubuh, lemak viseral, otot rangka, kolesterol, gizi seimbang