Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Penyusunan Business Plan bagi Calon Wirausaha di Desa Arasoe, Kabupaten Bone Aswar, Nurul Fadilah; Hasmyati; Anwar, Nur Indah Atifah; Aksir, Muh Ilham; Awal, Asri
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.88

Abstract

Kewirausahaan memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama di tingkat lokal. Namun, banyak dari mereka yang kesulitan dalam menyusun business plan yang efektif, yang merupakan dasar bagi keberhasilan usaha. Desa Arasoe, Kabupaten Bone, memiliki potensi besar dalam pengembangan kewirausahaan, namun para calon wirausaha di daerah ini masih kurang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun rencana bisnis yang komprehensif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penyusunan business plan bagi calon wirausaha di Desa Arasoe. Pelatihan ini mencakup pemahaman dasar tentang pentingnya rencana bisnis, teknik penyusunan rencana bisnis, analisis pasar, perencanaan keuangan, manajemen operasional, dan strategi pemasaran. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan tersebut memberikan manfaat yang signifikan bagi para peserta. Mereka menjadi lebih terampil dalam merencanakan usaha secara profesional, mampu menyusun rencana bisnis yang baik, dan siap menghadapi tantangan dalam menjalankan usaha.
MENINGKATKAN SELF-CONFIDENCE SISWA MELALUI SOSIALISASI PEMBELAJARAN MOTORIK DASAR DI SEKOLAH DASAR Zulfikar, Muhammad; Hasmyati; Anwar, Nur Indah Atifah; Bustang; Awal, Asri
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 05 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya self-confidence siswa dalam Pendidikan Jasmani di SD Inpres Tamalanrea 1, Kota Makassar. Rendahnya kepercayaan diri ini teridentifikasi berkorelasi dengan pembelajaran yang belum optimal berfokus pada penguasaan keterampilan motorik dasar. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan simulasi partisipatif yang melibatkan siswa dan guru. Kegiatan ini memberikan pemahaman teoretis mengenai hubungan kausal antara penguasaan motorik dasar dan self-confidence, serta memberikan praktik langsung melalui permainan motorik yang dirancang secara suportif dan inklusif. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan pada siswa. Observasi kualitatif menemukan adanya peningkatan partisipasi aktif, keberanian untuk mencoba (willingness to try) tugas motorik baru, dan resiliensi yang lebih baik saat menghadapi kegagalan. Kegiatan ini berhasil memberikan pengalaman keberhasilan (mastery experiences) yang secara langsung membangun kepercayaan diri siswa. Umpan balik dari guru mitra juga sangat positif, menunjukkan peningkatan pemahaman dan komitmen untuk melanjutkan metode pembelajaran yang suportif ini.
Peran Kinesiologi dalam Peningkatan Kinerja Atlet: Tinjauan Terhadap Teknik dan Metode Latihan Awal, Asri
Jurnal Muara Olahraga Vol 8 No 1 (2025): JURNAL MUARA OLAHRAGA
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jmo.v8i1.3779

Abstract

This study aims to comprehensively examine the implementation of cognitive and affective approaches in physical education and their implications for developing students’ character and social skills. A descriptive qualitative approach with a literature-based method was employed to analyze theoretical perspectives, pedagogical models, and empirical studies published between 2010 and 2025 from databases such as Google Scholar, ScienceDirect, Taylor & Francis, and SpringerLink. The findings indicate that instructional models such as Teaching Games for Understanding (TGfU) and Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR) significantly enhance strategic thinking, self-reflection, social empathy, and moral responsibility among students. Furthermore, the physical literacy framework serves as an integrative approach that unites physical, cognitive, and affective domains to foster meaningful and holistic learning in physical education. Therefore, integrating cognitive and affective approaches contributes substantially to developing students who are intellectually capable, morally grounded, and socially resilient.
Meningkatkan pukulan drive pemain tenis pemula melalui metode pelatihan berbasis koordinasi tangan-mata Nur, Muhammad; Mappaompo, M. Adam; Juhanis, Juhanis; Awal, Asri; Purwanto, Didik
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 10 No 2 (2024): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v10i2.23469

Abstract

The mastery of skills by field tennis players is very important. To master the skills, novice players must practice a lot. In the training process, the right training method is needed so that beginner players can master mastery of field tennis skills such as drive strokes. This study aimed to determine the effectiveness of training methods with hand-eye coordination in improving field tennis drive skills. This study used an experimental method with a 2x3 factorial research design. This study used a purposive sampling technique, so the number of subjects obtained was 60. The research instrument used the Dyer tennis test to determine the skill of field tennis drive shots. Analysis of research data Data analysis in this study used a prerequisite test with Sig> α0.05 and hypothesis testing using the two-way ANOVA test. The results showed that the sig value was 0.004 <0.05, so there was a difference in the effect of training methods in improving field tennis drive shots. It can be concluded that the paired training method is better, with an average value of 45.6, compared to the training method of the ball bounce machine against the wall, and the training method with a thrower, with an average value of 41.3 and 38.7.