Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EVENT STUDY: RESPOND OF RETURN STOCK ON INDONESIAN PRESIDENTIAL ELECTION IN 2024 STUDY CASE IN LQ-45 INDEX Dewi, Dita Dismalasari; Laeli, Risqia Thufhil; Fitriani, Nurida
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia Vol 10 No 2 (2025): JURNAL EKONOMI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37673/jebi.v10i2.7136

Abstract

Elections are a significant political occurrence that has a profound impact on a nation's economy. The capital market, as an economic instrument, is inherently influenced by both economic and non-economic environmental factors. The objective of this study was to examine the response of the Indonesian capital market to market anomaly events, specifically focusing on the 2024 Presidential Election. The stock market's reaction is assessed by the comparison of abnormal return and predicted return. The study focuses on the population of companies whose shares are listed in the LQ-45 index. This study employs the event study methodology. The data indicated that investors responded favorably over the four days preceding and following the Presidential Election on February 12, 2024. These characteristics suggest the presence of investor optimism over the scheduled date of the elections, which is February 12, 2024. There was a rise in the average amount of stock trading both before and after the presidential elections on February 12, 2024. Keywords: Reaction Capital Markets, Event Study, Abnormal Return, Expected Return, 2024 Presidential Election.
Pengaruh Pekerja Informal, IPM, dan Kredit BPR terhadap Kemiskinan di Indonesia: Analisis Data Panel Aulia, Nadya Putri; Dewi, Dita Dismalasari
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.8833

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pekerja informal, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan kredit Bank Perkreditan Rakyat (BPR) terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia menggunakan data panel 34 provinsi selama periode 2019–2023 dengan metode Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja informal berpengaruh positif signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas 0.0003 < α (0.05), kredit BPR berpengaruh positif signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas 0.0146 < α (0.05), sedangkan IPM berpengaruh negatif signifikan dengan nilai probabilitas 0.0000 < α (0.05). Temuan ini menunjukkan bahwa tingginya proporsi pekerja informal yang berpendapatan rendah dan minim perlindungan sosial serta penyaluran kredit yang tidak tepat sasaran dan kurang produktif dapat memperburuk kemiskinan. Sebaliknya, peningkatan IPM berperan dalam menurunkan kemiskinan melalui peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan pengentasan kemiskinan di Indonesia perlu dilakukan secara terintegrasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan dan pemberdayaan pekerja informal, serta perbaikan mekanisme penyaluran kredit agar lebih tepat sasaran dan produktif, sehingga dapat membantu masyarakat keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.