Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi Buku Saku Simpus di Puskesmas Setabelan Surakarta dan Heatlh Center di Timor Leste Ani Noor, Frieda; Gita, Anggi Putri Aria; Pratiwi, Ajeng Maharani; Prastyoningsih, Aris; Safitri, Wahyuningsih; Pinto, Sufina; Rahayu, Retnaning Tyas
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.17639

Abstract

ABSTRAK Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) adalah alat penting untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan kesehatan di Puskesmas. Namun, masih terdapat keterbatasan pemahaman dan partisipasi tenaga kesehatan dan masyarakat dalam penerapannya. Meningkatkan pemahaman dan partisipasi tenaga kesehatan serta masyarakat terhadap SIMPUS melalui sosialisasi buku saku. Kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Setabelan, Surakarta, Indonesia, dan Health Center di Timor Leste. Metode yang digunakan meliputi pemberian informasi, distribusi buku saku, serta pelatihan penggunaan SIMPUS. Evaluasi dilakukan melalui survei dan analisis partisipasi masyarakat. Sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan meningkatkan pemahaman dan partisipasi tenaga kesehatan dan masyarakat terhadap SIMPUS. Kegiatan ini berhasil membuka jalan bagi penggunaan SIMPUS yang lebih efektif dan luas dalam pengelolaan kesehatan masyarakat. Kata Kunci: SIMPUS, Buku Saku, Partisipasi Masyarakat, Pengelolaan Kesehatan ABSTRACT The Primary Health Care Management Information System (SIMPUS) is a crucial tool for enhancing the effectiveness of health management in primary healthcare centers (Puskesmas). However, there are still limitations in the understanding and participation of healthcare workers and the community in its implementation. To improve the understanding and participation of healthcare workers and the community in SIMPUS through the dissemination of pocket books. This activity was conducted at Puskesmas Setabelan, Surakarta, Indonesia, and Health Centers in Timor Leste. The methods used included information dissemination, distribution of pocket books, and training on the use of SIMPUS. Evaluation was carried out through surveys and analysis of community participation. The dissemination and training activities led to an increase in the understanding and participation of healthcare workers and the community in SIMPUS. This initiative successfully paved the way for more effective and widespread use of SIMPUS in public health management. Keywords: SIMPUS, Pocket Books, Community Participation, Health Management.
Sosialisasi Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (Simpus) Pada Tenaga Kesehatan Menggunakan E-Booklet di Indonesia dan Timor Leste Gita, Anggi Putri Aria; Surya, Nella Tri; Kur’aini, Sri Nurul; Noor, Frieda Ani; Prasastin, Oliva Virvizat; Sari, Agnes Prawistya; Pinto, Sufina
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i1.440

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) adalah suatu tatanan yang memberikan informasi sehingga dapat membantu proses pengambilan keputusan untuk menjalankan manajemen Puskesmas di dalam mencapai sasaran dan tujuan kegiatannya. Permasalahan dalam penggunaan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) saat ini masih belum berjalan dengan optimal. Hal ini dikarenakan ada faktor penyebab tidak digunakannya SIMPUS yakni kurang mendukungnya sarana dan prasarana dalam pengoperasian SIMPUS, kurangnya dukungan kepala puskesmas untuk tetap mengoperasikan SIMPUS, serta kurang pahamnya tenaga kesehatan mengenai pentingnya penggunaan    SIMPUS. Tujuan pengabdian ini adalah tenaga kesehatan memiliki kemudahan dalam mengoperasikan SIMPUS, memahami fitur-fitur dalam SIMPUS serta melakukan vealuasi dalam pemanfaatan SIMPUS. Sosialisasi ini dilakukan dengan tenaga kesehatan berjumlah 15 orang, 10 orang dari Puskesmas Ngoresan dan 5 orang dari Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Dili, Timor Leste. Metode pemanfaatan SIMPUS menggunakan teori TAM (Technology Acceptance Model). Hasil menunjukkan Tenaga kesehatan di Puskesmas Ngoresan Surakarta menyatakan pengalaman saat menggunakan E-booklet Penggunaan SIMPUS sudah cukup baik, dimana E-booklet sudah sesuai dengan petunjuk penggunaan, dan sangat membantu dalam menggunakan SIMPUS. Tenaga Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Dili, Timor Leste menyatakan E-booklet Penggunaan SIMPUS sangat bermanfaat dan Timor Leste dapat mengadopsi Sistem Informasi Puskesmas untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Timor Leste. Namun, pernyataan terkait tampilan fitur-fitur dalam  E-booklet Penggunaan SIMPUS yang kurang menarik dan membosankan saat digunakan dimana warna tampilan E-booklet Penggunaan SIMPUS kurang menarik. Secara keseluruhan E-booklet memudahkan tenaga kesehatan dalam mengoperasikan SIMPUS, namun perlu adanya perbaikan E-booklet dalam segi warna agar lebih menarik.
Telehealth acceptance among health workers as a digital health strategy Gita, Anggi Putri Aria; Pinto, Sufina; Goncalves, Livia Babo; Prasastin, Oliva Virvizat; Soares, Domingos
BKM Public Health and Community Medicine Vol 41 No 10 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v41i10.21870

Abstract

Purpose: This study analyzes the acceptance of telehealth among health workers at Gondangrejo Community Health Center, Indonesia, and at Sentro De Saude Becora Timor Leste, as a digital health strategy. Methods: This study employed an analytical observational research design with a cross-sectional approach using the Technology Acceptance Model questionnaire. The sample in this study comprised 30 health workers from the Gondangrejo Health Center in Indonesia and the Sentro De Saude Becora in Timor Leste. Data analysis and statistical tests used Pearson correlation. Results: There was a positive and significant relationship between perceived ease of use and perceived usefulness (p-value < 0.001; r=0.972), perceived usefulness and attitude toward using (p-value=0.015; r=0.359), perceived ease of use and attitude toward using (p-value=0.042; r=0.305), attitude toward using and behavioral intention to use (p-value < 0.001; r = 0.888), perceived usefulness and behavioral intention to use (p-value < 0.016; r=0.356), behavioral intention to use and actual system use (p-value < 0.022; r=0.342). Conclusion: Acceptance of telehealth by healthcare workers is influenced by perceived usefulness, perceived ease of use, attitude toward using, behavioral intention to use, and actual system use.
SOSIALISASI KELAS RAWAT INAP STANDAR JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI RSUD KARTINI KARANGANYAR Rizky, Wahyu; Sely Aprianda Syah Putri; Prasetyo, Budi; Rahardjoputro, Rolando; Oktavia, Fania; Putri, Tika Kusuma; Ayu, Ajeng Karisma; Pinto, Sufina; Pinto, Adelina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34214

Abstract

Kelas Rawat Inap Standar Jaminan Kesehatan Nasional (KRIS-JKN) merupakan kelas pelayanan rawat inap rumah sakit dalam program JKN yang ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan melakukan standarisasi minimal kelas rawat inap JKN melalui 12 kriteria. yang harus dipenuhi oleh rumah sakit, menuju satu kelas, mengutamakan keselamatan pasien dan standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), dan dimungkinkan untuk naik kelas bagi peserta selain PBI dengan biaya sendiri, pemberi kerja atau asuransi kesehatan tambahan. Setelah melakukan sosialisasi Kelas Rawat Inap Standar Jaminan Kesehatan Nasional di Indonesia kepada Mahasiswa Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Program Sarjana Universitas Kusuma Husada Surakarta dan Mahasiswa Universidade Oriental Timor Lorosa'e, mahasiswa dapat mengetahui perbedaan Kelas Rawat Inap Asuransi Kesehatan Standar di Indonesia dan Timor Leste. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan media Zoom Webinar dengan sasaran mahasiswa semester Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Program Sarjana Universitas Kusuma Husada Surakarta dan mahasiswa Universidade Oriental Timor Lorosa'e (Unital) Timor Leste. kegiatan dilakukan pada bulan Mei 2024 dengan menggunakan menggunakan metode tanya jawab dan diskusi. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan ilmu. Sehingga hal ini menunjukkan bahwa pemberian pengetahuan tentang Kelas Rawat Inap Standar dapat tersampaikan dengan baik kepada mahasiswa.