Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Khulafah Al- Rasyidun: Masa Kepemimpinan Ali bin Abi Thalib Hamzah, Saidin; Hamriana
CARITA: Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 1 No 2 (2023): CARITA: Jurnal Sejarah dan Budaya
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research are 1) to examine and analyze the procession of appointing Ali bin Abi Talib; 2) Review and analyze the government system of Caliph Ali bin Abi Talib; 3) Reconstructing the political upheaval during the time of Ali bin Abi Talib. This study uses historical methods to reconstruct events with heuristics, source criticism, interpretation, and historiography as the last stage of research activities. The results of this study indicate that the Caliphate of Ali bin Abi Talib is a caliphate that intends to embody the messages of the Prophet that he obtained while with him. He contributed a lot and defended Islam from many enemies. Proficient in war strategy and having difficulty in controlling the state administration which is in a state of chaos. Confrontation from various parties (Khawarij, Thalha and Mu'awiyah) is evidence of the heartbreaking history of Islam because it is more driven by material motives than humanity and religion. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengkaji dan menganalisis prosesi pengangkatan Ali bin Abi Thalib; 2) Mengkaji dan mengalisis sistem pemerintahan Khalifah Ali bin Abi Thalib; 3) Merekontruksi pergolakan politik masa Ali bin Abi Thalib. Penelitian ini menggunakan metode sejarah untuk merekonstruksi peristiwa dengan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi sebagai tahap terakhir dari kegiatan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kekhalifaan Ali bin Abi Thalib adalah kekhalifaan yang bermaksud mengejawantahkan pesan-pesan Rasulullah yang dia peroleh selama bersamanya. Ia banyak memberikan sumbangsi dan mempertahankan Islam dari banyak musuh. Mahir dalam strategi perang dan mengalami kesulitan dalam mengendalikan administrasi negara yang dalam keadaan caos. Konfrontasi dari berbagai pihak (Khawarij, Thalha dan Mu’awiyah) adalah bukti sejarah Islam yang memilukan karena lebih banyak tergerakkan oleh motif-motif material ketimbang kemanusiaan dan agama.
PENERAPAN SISTEM PANGADERENG DALAM PROSES PENYELENGGARAAN JENAZAH PERSPEKTIF BUDAYA PADA MASYARAKAT BACUKIKI Hamriana; Hasnani Siri
CARITA: Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 3 No 2 (2025): CARITA : Jurnal Sejarah dan Budaya
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/carita.v3i2.13524

Abstract

Pangaderang adalah produk norma masyarakat Bugis yang di dalamnya berisi unsur-unsur yang keseluruhan mengatur pola perilaku. Unsur pangadereng ada 4 unsur yakni Ade’ (adat kebiasaan), rapang (perumpamaan, penyerupaan, kebiasaan masyarakat), wari’ (pelapisan sosial atau silsilah keturunan), dan bicara (pengadilan). Prosesi penyelenggaraan jenazah tidak terlepas dari tradisi yang masih ada hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyelenggaraan jenazah masyarakat Bacukiki dan untuk menganalisis penerapan sistem pangadereng pada proses penyelenggaraan jenazah perspektif budaya pada masyarakat Bacukiki Jenis penelitian ini adalah field research atau (penelitian lapangan). Yakni meneliti peristiwa-peristiwa yang ada di lapangan sebagaimana adanya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yakni menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi penyelenggaraan jenazah to lotang Bacukiki terdiri dari prosesi memandikan jenazah, menurunkan jenazah lewat jendela, dan penguburan jenazah. Sedangkan pada prosesi penyelenggaraan jenazah Islam Bacukiki terdiri dari prosesi memandikan jenazah, menurunkan jenazah lewat pintu depan, pammula kellopang, dan penguburan jenazah. Adapun penerapan prosesi penyelenggaraan jenazah to Lotang dan Islam perpestif budaya dapat dilihat dari penerapan pangadereng yaitu ade’. Pada penerapan prosesi penerapan penyelenggaraan jenazah to lotang di bacukiki salah satunya terdapat pada unsur ade’ yaitu terdapat pada tradisi mappenre inanre, pesse pelleng, dan tradisi mattampung. Pada masyarakat Islam, penerapan ade’ terdapat pada tradisi mattampung, passili dan mabbaca doang.
SOSIALISASI DAN PENINGKATAN AKSES KEADILAN MELALUI POS BANTUAN HUKUM DI PENGADILAN AGAMA PAREPARE Fattah, Ibrahim; Khaerul Imam Ismail; Nabilah M. Kasim; Mita; Hamriana; Nur Asizah; Nia Nofianti; Kiki Wahyuni; Hartono Hamzah
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di Pengadilan Agama Parepare dalam rangka pelaksanaan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No. 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan. di mana Posbakum terbukti menjadi sarana penting bagi masyarakat kurang mampu untuk memperoleh akses terhadap keadilan, khususnya dalam perkara perdata keluarga. Metode yang digunakan adalah pendampingan dan edukasi hukum melalui pemberian informasi, konsultasi, serta asistensi penyusunan dokumen hukum. Selain itu, dilakukan pula pengamatan lapangan serta diskusi dengan para pihak yang berperkara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Posbakum berperan efektif dalam membantu pencari keadilan memahami prosedur berperkara, menyusun gugatan atau permohonan secara lebih tepat, serta memperoleh rujukan hukum yang sesuai. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia, tingginya volume perkara, serta rendahnya literasi hukum masyarakat. Kegiatan pengabdian ini menyimpulkan bahwa Posbakum merupakan instrumen strategis dalam mewujudkan asas peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas petugas Posbakum, peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, serta dukungan sarana dan prasarana yang lebih memadai agar layanan hukum dapat lebih optimal.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN INVESTASI MAHASISWA AKTIF DI GALERI INVESTASI PERGURUAN TINGGI KOTA MAKASSAR Hamriana; Fauziah Bakhtiar; Miftha Farid; Rusnawati; Rusdi Raprayoga
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan investasi mahasiswa aktif di Galeri Investasi di perguruan tinggi Kota Makassar. Pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-kausal digunakan untuk menguji pengaruh financial literacy, informasi akuntansi, overconfidence, dan herding behavior terhadap keputusan investasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial literacy dan informasi akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi mahasiswa, sedangkan overconfidence dan herding behavior berpengaruh negatif signifikan. Temuan ini memperkuat teori Theory of Planned Behavior dan Behavioral Finance Theory, yang menekankan pentingnya sikap, informasi, dan pengendalian bias psikologis dalam pengambilan keputusan keuangan. Faktor-faktor dominan yang terbentuk dari analisis faktor adalah: pengetahuan dan perencanaan keuangan, kepercayaan diri dalam investasi, serta perilaku ikut-ikutan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengelolaan Galeri Investasi kampus sebagai sarana edukasi praktis guna meningkatkan kualitas keputusan investasi mahasiswa.
IMPLEMENTATION OF CHARACTER EDUCATION IN THE 2013 CURRICULUM Hamriana; Sida; Muhajir
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 10 No. 2 (2021): April
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v10i2.8095

Abstract

Character education is not a new thing in the world of education today. Character education requires educators to fully contribute to instilling character values to create a cultured nation in the 2013 curriculum. This study describes character education in the 2013 curriculum in elementary schools cluster I, Bontomarannu Sub-district, Gowa Regency, South Sulawesi. This research is qualitative research with a case study approach. The results showed that the implementation of character in the 2013 curriculum, which consists of being religious, honest, disciplined, hard-working, and responsible, is still lacking and still needs to be reevaluated. Some factors support and hinder the creation of character education in the 2013 curriculum, which is eroded and can change if every component such as teachers, students, and society work well together.