Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Logistik Susu: Studi Kasus di Kabupaten Bandung, Jawa Barat Liany, Kania Asri; Martiana, Anggia; Wardhana, Dadan; Winarni, Irma
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.11744

Abstract

Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bandung, merupakan sentra sapi perah dengan produksi susu yang tinggi. Rantai pasok susu merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan agar pasokan tetap stabil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem logistik susu di Kabupaten Bandung, khususnya dari segi rantai pasoknya. Parameter yang diamati adalah aliran rantai pasok, titik kritis dalam rantai pasok susu, dan peran aktor dalam rantai pasok susu di Kabupaten Bandung. Pengamatan deskriptif dilakukan dengan menggabungkan data primer dan sekunder. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa aliran barang dalam rantai pasok susu terdiri dari peternak, TPK (Tempat Pengumpulan Kelompok), Koperasi/MCP, Industri, Distribusi, dan Konsumen. Aliran informasi dalam rantai pasok bersifat dua arah, dari hilir ke hulu dan dari hulu ke hilir, mengalir di antara para aktor yang terlibat dalam rantai pasok, yaitu peternak, koperasi susu, industri pengolahan susu, pedagang sapi potong, distributor, pengecer, dan konsumen. Terdapat tiga jenis pola saluran dalam aliran keuangan dalam rantai pasok. Para pelaku yang terlibat dalam rantai pasok susu di Kabupaten Bandung terdiri dari peternak, koperasi, pemerintah, industri pengolahan, dan pedagang. Titik kritis dalam rantai pasok susu dibagi menjadi tiga bagian, yaitu produksi, distribusi, dan penjualan.
SOSIALISASI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PERTANIAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DI SMP NEGERI 10 PAGARALAM Erika, Desta Ria; Padya, Inka Rizki; Aminah, Siti; Martiana, Anggia
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol3No1.pp28-31

Abstract

Pagar Alam City is a fairly large producer of agricultural commodities in South Sumatra Province. As producers of vegetables and coffee, many farmers have low education and do not know much about developments in the world of agriculture. The industrial revolution era 1.0 was marked by the presence of mechanical processes using machines. This era is also marked by the energy generated by steam and water. Daily activities that were originally carried out by humans and animals are increasingly being replaced by machines. This service activity can provide benefits for students of SMP Negeri 10 Pagar Alam to increase their knowledge about the industrial revolution 4.0 and introduce technologies used in agriculture and processing of agricultural products.
Pemanfaatan Ekstrak Minyak Atsiri Bunga Honje (Etlingera elatior) sebagai Deodoran Roll-on : Kajian Rizki Padya, Inka; Martiana, Anggia
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i1.6624

Abstract

Keringat yang keluar pada manusia dihasilkan dari kelenjar accrine dan apokrin. Keringat yang berlebih akan menimbulkan masalah bau badan, Bau badan merupakan salah satu permasalahan yang mengganggu aktivitas manusia dan dapat menurunkan tingkat kepercayaan diri seseorang. Aktivitas bakteri merupakan penyebab utama dalam menghasilkan bau badan pada manusia. Bau badan dapat diatasi dengan produk kosmetika berupa antiprespiran dan deodorant. Deodorant yang banyak diproduksi antara lain adalah jenis spray, stick, powder, lotion dan roll-on. Deodorant dalam bentuk roll-on yang paling diminati. Perubahan pola pikir manusia yang sadar akan kesehatan dan keamanan produk menyebabkan penggunaan bahan herbal untuk pembuatan deodorant yaitu dengan memanfaatkan ekstrak minyak atsiri bunga honje (Etlingera elatior). Tanaman honje memiliki kandungan minyak atsiri serta kandungan antimikroba yang dapat dimanfaatkan untuk sediaan deodoran. Pembuatan deodorant harus dibuat formulasi sediaan yang sesuai agar menghasilkan deodorant yang aman dan memberi manfaat secara maksimal dengan uji pH, viskositas, organoleptis, daya sebar dan stabilitas.
Kualitas Mikrobiologi Susu Pasteurisasi Martiana, Anggia; Huriyah, Siti Balqis
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 4 No 1 (2023): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) APRIL 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v3i1.106

Abstract

Susu pasteurisasi merupakan salah satu produk olahan susu cair yang mengalami proses pemanasan di bawah titik didih. Susu pasteurisasi bersifat mudah rusak sehingga umur simpannya pendek. Mutu susu pasteurisasi ditentukan pada pemrosesan penangan dan pemanasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mikroba susu pasteurisasi dengan melakukan pengujian jumlah Total Plate Count (TPC), E.coli dan Salmonella. Penlitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui perbandingan kualitas mikroba susu dengan standar nasional Indonesia. Hasil penelitian menujukan jumlah bakteri pada susu pasteurisasi dengan inkubasi 24 jam dan 48 jam, total plate count dan E.coli tidak sesuai dengan standar mutu SNI No.01-3951-1995 sedangkan pada jumlah salmonella sp sesuai standar mutu.
PENGUATAN KETERAMPILAN HARD SKILLS DAN SOFT SKILLS MAHASISWA MELALUI KUNJUNGAN INDUSTRI DI PTPN I REGIONAL 7 KOTA PAGAR ALAM PUTRI DISTRIANI; Inka Rizki Padya; Anggia Martiana
NGABDIMAS Vol. 9 No. 01 Juni (2026): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/z6mxez68

Abstract

Dinamika dunia industri modern menuntut lulusan perguruan tinggi untuk menguasai keselarasan antara hard skills dan soft skills agar mampu beradaptasi di lingkungan kerja. Sebagai langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan kompetensi tersebut, program kunjungan industri diselenggarakan guna menyajikan pengalaman belajar langsung di lapangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengonfirmasi peningkatan aspek teknis (hard skills) sekaligus interpersonal (soft skills) mahasiswa melalui kunjungan kerja ke PTPN I Regional 7 Kota Pagar Alam. Program ini menerapkan metode Pendidikan Masyarakat yang diintegrasikan dengan pendekatan partisipatif serta pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Rangkaian aktivitas dimulai dari tahap persiapan, pemaparan materi, peninjauan langsung operasional pabrik, ruang diskusi interaktif, hingga evaluasi akhir. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dokumentasi, dan pengisian instrumen evaluasi, yang selanjutnya dibedah menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman mahasiswa terkait alur produksi, adopsi teknologi, manajemen mutu, serta implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Di samping itu, kapasitas komunikasi, kolaborasi tim, penalaran kritis, dan rasa percaya diri mahasiswa turut terstimulasi secara positif melalui dialog interaktif dengan praktisi. Kunjungan industri terbukti menjadi instrumen pembelajaran kontekstual yang efektif dalam menyelaraskan teori akademis dengan realita praktis. Kolaborasi berkelanjutan antara akademisi dan sektor industri mutlak diperlukan demi mencetak sumber daya manusia yang adaptif, unggul, dan kompetitif di pasar kerja.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DALAM MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN Anggia Martiana; Inka Rizki Padya; Putri Pratiwi
NGABDIMAS Vol. 8 No. 01 Juni (2025): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/haxh9k45

Abstract

Ketergantungan penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dan berkepanjangan dalam usaha pertanian berdampak pada degredasi kualitas tanah, pengingkatan biaya produksi dan menimbulkan pencemaran lingkungan. Diperlukan upaya strategis untuk meningkatakan kapasitas petani dan menerapkan praktik pertanian berkelanjutan. Tujuan kegiatan pengabdian memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dengan pelatihan pembuatan pupuk organik dari sumber daya lokal di Balai Penyuluhan Pertanian Lembah Dempo Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Alam dengan metode presentasi intreaktif dengan bantuan media power point, laptop dan proyektor dalam penyampaian materi pemanfaatan dan pembuatan pupuk organik. .Melalui pelatihan pembuatan pupuk organik diharapkan petani mendapatkan pengetahuan pembuatan pupuk organik yang ramah lingkungan murah dan mudah diaplikasikan pada tanaman. Dengan kegiatan ini peserta dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan limbah lokal untuk pembuatan pupuk organik.. Penerapan pupuk organik dalam budidaya pertanian dapat meningkatkan kualitas tanah,, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, menekan biaya produksi, dan mendukung sistem pertanian yang ramah lingkungan. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan melalui penguatan kapsitas sumber daya manusia di tingkat petani dan penyuluh.
PEMBUATAN BUBUK CABAI MERAH (BUCAMER) UNTUK MENGOPTIMALKAN PRODUKSI DAN PEMASARAN CABAI DI KOTA PAGAR ALAM Inda Anggraini; Dedi Setiadi; Anggia Martiana
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.585

Abstract

This Community Partnership Program (PKM) activity aims to increase the capacity of farmer groups in processing red chilies into value-added products as an effort to overcome fluctuations in the price of fresh chilies in Pagar Alam City. The activity partner is the Sukamaju Farmer Group in Lubuk Buntak Village/Subdistrict, which faces major problems in the form of limited post-harvest processing skills, poor packaging quality, and suboptimal agricultural product marketing strategies. To address these issues, the PKM team provided solutions in the form of training on making red chili powder (BuCaMer), applying appropriate technology (drying equipment, grinders, and sealers), assistance with product packaging and label design, and training on digital marketing through social media and marketplaces. The implementation methods included field observations, demonstration-based training, intensive assistance, and evaluation through pre-tests 2,6 and post-tests 4,02. The results of the activities showed a significant improvement in the partners' skills in the production, packaging, and marketing of products. BuCaMer products were successfully produced with improved hygiene smooth texture, and longer shelf life. Product packaging became more attractive and informative, while the digital marketing capabilities of farmer group members improved through the practice of using social media as a promotional tool. Pretest and posttest evaluations showed a ±40% increase in participants' knowledge, confirming the effectiveness of the program.
Analisis Warna Kopi Drip Bag UMKM AJD Pagar Alam Terhadap Variasi Suhu Roasting dan Lama Waktu Roasting Inka Rizki Padya; Anggia Martiana; Putri Ayu Ira Distriani; Elvira Tasti Ayu
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.19678

Abstract

Formulasi visual produk kopi kantong (drip bag) robusta di UMKM AJD Coffee Pagar Alam sangat bergantung pada ketepatan proses penyangraian. Melalui pendekatan eksperimental, kajian ini membongkar pengaruh kombinasi suhu sangrai (220°C, 225°C, dan 230°C) serta durasi waktu (10 menit, 12,5 menit, dan 15 menit) terhadap perubahan gradasi warna kopi. Penelitian mengadopsi Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan mengukur metrik kecerahan L*, dimensi merah-hijau a*, dan kuning-biru b* berbasis sistem penataan warna CIELAB. Evaluasi statistik dijalankan menggunakan analisis ragam (ANOVA) yang dikombinasikan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf kekeliruan 5%. Hasil olah data membuktikan bahwa tingkat suhu, durasi waktu, serta interaksi kedua faktor membawa andil yang sangat nyata terhadap pergeseran warna bubuk kopi. Angka L* tercatat berada pada rentang 25,88–51,90, nilai a* antara 10,40–12,41, dan nilai b* berkisar 20,86–30,69. Eskalasi panas dan lamanya proses sangrai memicu penurunan drastis pada parameter L* dan b* yang berujung pada visual kopi yang kian gelap. Sementara itu, fluktuasi nilai a* dipengaruhi secara langsung oleh pembentukan senyawa pigmen selama berlangsungnya reaksi karamelisasi serta Maillard reaction. Pengaturan konfigurasi suhu dan waktu penyangraian yang presisi terbukti esensial demi melahirkan karakteristik warna kopi robusta yang paling ideal.