Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengembangan Co-Industrial Park (EIP) Berkelanjutan di Kabupaten Asahan Muflih Nasution, Aulia; Syafitri Rambe, Yunita; Nasution, Mufti Ali; Moerni, Saufa Yardha; Budiani, Ina Trisna; Barky, Neneng Yulia; Muhatir, Muhatir
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Agustus 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i1.124

Abstract

Pengembangan kawasan industri merupakan proses yang kompleks dan dapat memberikan pengaruh tidak baik bagi lingkungan pengembangan. Tujuan penelitian untuk meminimalkan dampak negatif, dengan perencanaan pengembangan yang berkelanjutan. Metode penelitian ini menggunakan wawancara, observasi masyarakat terhadap partisipasi, studi kasus, dan analisis konten. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan interpretatif untuk mengidentifikasi pola, tema, dan aspek penting yang dapat membimbing perancangan kawasan industri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kawasan industri di Kabupaten Asahan terdiri dari beberapa bagian, yaitu kawasan waterfront city dengan fungsi wisata, perumahan, dan sarana pelayanan umum, bagian lain dari kawasan waterfront city, kawasan industri dengan fungsi perdagangan dan jasa komersial sebagai pembatas antara fungsi perumahan dan industri, kawasan industry Minapolitan yang berupa industri pengolahan hasil ikan, pengemasan produksi ikan, dan budidaya perikanan, pelabuhan induk, dan pengembangan kawasan industri seperti pergudangan dan cold storage.
ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA BANGUNAN Mufti Ali Nasution; Effendi Nurzal
Rumoh Journal of Architecture Vol. 9 No. 2 (2019): Rumoh: Journal of Architecture
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/rumoh.v9i18.7

Abstract

Arsitektur kontemporer tidak muncul secara tiba-tiba, gaya arsitektur ini didasari oleh semangat perubahan yang berakar dari revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri mengakibatkan munculnya tipologi bangunan baru yang sebelumnya belum pernah ada, seperti tipologi pabrik, gudang, dan sebagainya. Revolusi industri juga mengakibatkan adanya material dan teknik baru dalam Arsitektur. Arsitektur Kontemporer adalah gaya aliran arsitektur yang muncul pada akhir abad 20 sampai dengan saat ini dan juga menampilkan sesuatu yang berbeda dengan menampilkan kualitas tertentu terutama dari segi penggunaan teknologi dan juga kebebasan dalam menampilkan suatu gaya arsitektur. ciri–ciri arsitektur kontemporer sebagai berikut Ideologi adalah suatu konsep yang memberikan arah,tuuan dan maksud agar pemahaman arsitektur kontemporer bisa lebih terencana dan sistematis, Style (ragam) adalah gaya – gaya dalam arsitektur kontemporer sehingga memberikan pengertian mengenai pemahaman bentuk, cara, rupa dan sebagainya yang khusus mengenai arsitektur kontemporer, Ide Desain merupakan gagasan awal dalam perancangan suatu karya. Pengertian ide-ide desain dalam Arsitektur Kontemporer ialah merupakan suatu gagasan perancangan yang mendasari atau menjai titik awal karakteristik Arsitektur Kontemporer.
Optimalisasi Prinsip Desain Kenneth Yeang dalam Pengembangan Hotel Berkelanjutan di Kota Medan Trie Hana Maghfira; Aulia Muflih Nasution; Mufti Ali Nasution
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.8009

Abstract

Peningkatan pariwisata yang signifikan di Sumatera Utara menyebabkan meningkatnya permintaan akan fasilitas akomodasi, terutama hotel. Untuk memenuhi permintaan ini sekaligus mempromosikan keberlanjutan, studi ini mengeksplorasi penerapan prinsip-prinsip desain Kenneth Yeang dalam arsitektur hotel. Studi ini menggunakan simulasi efisiensi energi menggunakan plug-in Sefaira di SketchUp untuk mengevaluasi kinerja lingkungan dari desain yang diusulkan. Proses desain hotel membutuhkan berbagai strategi untuk mengontrol dan mengoptimalkan konsumsi energi dari konsep awal hingga tahap akhir pengembangan. Efisiensi energi pada bangunan sangat dipengaruhi oleh sirkulasi udara dan kondisi pencahayaan, yang pada gilirannya dipengaruhi oleh lintasan matahari dan desain selubung bangunan. Studi ini bertujuan untuk mengukur dampak prinsip-prinsip desain berkelanjutan Kenneth Yeang terhadap efisiensi energi bangunan hotel. Metodologi penelitian mengadopsi pendekatan pemodelan eksperimental, memanfaatkan analisis berbasis simulasi dengan plug-in Sefaira untuk menilai kinerja energi bangunan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada praktik arsitektur berkelanjutan dengan menunjukkan efektivitas prinsip-prinsip Kenneth Yeang dalam mengoptimalkan efisiensi energi dalam desain hotel tropis.
ACEH TRADITIONAL HOUSE: ADVANTAGE OF THE BUILDING DESIGN IN RESPONDING TO THE TROPICAL CLIMATE Annisa, Astrid; Nasution, Mufti Ali
Arsitekno Vol. 12 No. 1 (2025): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v12i1.18931

Abstract

Tropical architecture is a building design concept that adapts to the tropical climate, which must be able to overcome climate problems. Aceh traditional house commonly called ˜Rumoh Aceh, is the traditional house that is still inhabited by the Acehnese community nowadays. The building design of Aceh traditional houses is proven to have many advantages compared to modern houses nowadays, in terms of structure, construction, and also thermal comfort. The purpose of this paper is to investigate the tropical wisdom in Aceh traditional houses by learning the implementation of the design, to know how it provides comfort for the users. Qualitative research is a method used to identify the effectiveness of the building design strategy of the houses in adapting to tropical climates. The data collection is done through observation, interview, and documentation. The result shows that the Aceh traditional house apply tropical wisdom in its building design. The wisdom of tropical design elements in the houses is seen from the north-south orientation of building mass, the use of stage-form in the building to optimize air circulation, the appropriate placement of air ventilation, the open space for the interior concept, the use of environmentally friendly local material, and the use of sloping roof with a wide overhang to quickly channel rainwater, prevent rain splashes, and prevent strong winds from damaging the roof structure.
Peningkatan Kompetensi Siswa Smk Negeri Percut Sei Tuan Melalui Edukasi Building Information Modeling (Bim) Dan Desain Arsitektur Berkelanjutan Nasution, Mufti Ali; Nasution, Aulia Muflih; DR, Maghfirah
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.268

Abstract

Industri konstruksi global saat ini bergerak menuju digitalisasi dan praktik yang ramah lingkungan, menempatkan Building Information Modeling (BIM) dan arsitektur berkelanjutan sebagai dua pilar utama. Namun, institusi pendidikan vokasi seperti SMK Negeri1 Percut Sei Tuan menghadapi tantangan dalam mengadaptasi kurikulum dan membekali siswa dengan kompetensi yang relevan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa Jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) mengenai konsep BIM dan prinsip desain berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan workshop interaktif yang dilaksanakan pada 12 Februari 2025. Kegiatan ini melibatkan presentasi materi, diskusi, dan demonstrasi praktis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman siswa secara signifikan terhadap kedua topik tersebut. Sebelum kegiatan, pengetahuan siswa terbatas pada software desain konvensional, namun setelahnya mereka mampu memahami BIM sebagai sistem kolaboratif untuk efisiensi proyek dan pentingnya desain berkelanjutan untuk mengurangi dampak lingkungan. Kegiatan ini berhasil menjembatani kesenjangan antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri, serta menginspirasi siswa untuk menjadi agen perubahan di masa depan. Implikasi jangka panjang dari inisiatif ini mencakup potensi replikasi model pengabdian serupa di sekolah vokasi lainnya di Indonesia, pembentukan jaringan kemitraan industri-akademik yang berkelanjutan, dan peningkatan daya saing lulusan dalam mengakses jalur karir yang lebih beragam di sektor konstruksi modern. Program lanjutan yang direkomendasikan meliputi magang industri, pembaruan kurikulum berkala, dan pengembangan pusat keunggulan BIM dan arsitektur berkelanjutan yang dapat menjadi rujukan bagi institusi pendidikan vokasi lainnya di wilayah Sumatera Utara.
Peran Material Lokal Bambu dan Batu Padas Dalam Sistem Konstruksi Villa Ramah Lingkungan Nasution, Aulia Muflih; Suwondoh, Rudi; Nasution, Mufti Ali
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 9 No. 1 (2026): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v9i1.54221

Abstract

The global construction sector contributes significantly to greenhouse gas emissions, accounting for approximately 32–34% of total global emissions. In Indonesia, the construction industry has been growing at an annual rate of 6.4–7.5%, increasing the demand for sustainable building materials. This study aims to evaluate the structural feasibility and sustainability of bamboo (Dendrocalamus asper) and sandstone as building materials through a synthesis of published laboratory data and conceptual design analysis. The results indicate that bamboo exhibits high mechanical strength that meets and exceeds minimum structural standards, while sandstone demonstrates adequate compressive strength and superior thermal insulation performance compared to conventional concrete. The integrated application of both materials in a 52 m² conceptual villa design resulted in a 49.4% reduction in embodied carbon and an 8.2% reduction in construction costs. The use of hybrid bamboo–steel connections further enhances seismic resistance and structural integrity. These findings confirm that bamboo and sandstone are viable, sustainable, and efficient local material alternatives for residential construction in tropical regions.
Application of Contextual Architecture Approach in the Redesign of Type B Bus Terminal in Binjai City Shela Ocvia; mufti ali nasution
Rumoh Journal of Architecture Vol. 16 No. 1 (2026): Rumoh: Journal of Architecture
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/

Abstract

Bus terminals are essential land transportation hubs that support community mobility and serve as public facilities that often act as the first point of arrival. Beyond accommodating transport activities, terminals reflect an area's identity. The Type B Bus Terminal in Binjai City is strategically located adjacent to the Binjai Railway Station, a historic building and vital transportation node. However, the existing terminal's condition is suboptimal regarding functionality, user comfort, and spatial quality. Crucially, it lacks a visual character that harmonizes with the station, the area's dominant architectural element. This study aims to apply a contextual architectural approach to redesign the terminal, producing a building capable of responding to its environment through visual harmony. Employing a descriptive qualitative method, data was collected via field observations, documentation, literature reviews, and site analysis. The findings indicate that the railway station possesses a distinct architectural character: symmetrical massing, rhythmic arch elements along corridors, louvered façades, and neutral colors. Based on these findings, Brent C. Brolin’s harmony strategy was selected. This approach was implemented by adapting the terminal’s mass composition to the station's pattern, incorporating arched elements in pedestrian corridors, utilizing louvered secondary skins, and adapting the color scheme without literal imitation. The resulting design demonstrates that the contextual architecture approach successfully creates a terminal visually aligned with the railway station. It strengthens the area's identity and maintains its core function as an integrated public transportation facility.
Edukasi Konsep Rumah Sehat untuk Meningkatkan Kesadaran Hidup Sehat pada Siswa SMA Negeri 1 Kisaran, Kabupaten Asahan Mufti Ali Nasution; Saufa Yardha Moerni; Yunita Syafitri Rambe; Nanda Novita; Yuan Annisa; Maqhfirah DR
Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/wahana.v5i1.1879

Abstract

Rumah sehat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kesejahteraan fisik, mental, dan sosial masyarakat, namun pemahaman mengenai konsep dan kriteria rumah sehat masih rendah, termasuk di kalangan siswa sekolah menengah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran hidup sehat siswa SMA Negeri 1 Kisaran, Kabupaten Asahan, mengenai konsep rumah sehat melalui metode penyuluhan/ceramah. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, dengan melibatkan 60 siswa sebagai peserta. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas tiga tahap, yaitu persiapan, penyajian materi disertai sesi tanya jawab, dan evaluasi menggunakan post-test berbentuk soal pilihan ganda sebanyak 10 item. Hasil post-test menunjukkan rata-rata persentase jawaban benar sebesar 92,4%, dengan capaian tertinggi pada indikator manfaat membuka jendela (100%) dan capaian terendah pada indikator fungsi ventilasi, manfaat pencahayaan alami, serta syarat rumah sehat (masing-masing 86,7%). Hasil ini mengindikasikan bahwa siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap materi rumah sehat setelah mengikuti kegiatan penyuluhan, khususnya pada aspek pemahaman (C2) dan penerapan (C3). Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya awal dalam menumbuhkan kesadaran hidup sehat pada generasi muda, khususnya terkait pengelolaan tempat tinggal yang sehat di masa mendatang.
Interpretasi Kaidah Arsitektur Islam Pada Desain Rumah Tradisional Aceh Astrid Annisa; Mufti Ali Nasution
Bayt ElHikmah: Journal of Islamic Architecture and Locality Vol. 1 No. 2 (2023): Bayt El Hikmah
Publisher : Prodi Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jial.v1i2.9586

Abstract

Aceh, as a province deeply rooted in Islamic Sharia, consistently applies the teachings of Islam in every aspect of community life. Aceh has customs and culture based on Islamic teachings. Traditional Acehnese houses, commonly known as 'Rumoh Aceh,' represent the traditional homes of the Acehnese people, conveying meanings and philosophies related to the culture and customs of the Acehnese community. This research aims to identify and examine the compatibility of traditional Acehnese house designs based on Islamic values and architectural principles. The study employs a descriptive-qualitativemethod to uncover the application of Islamic architecture in traditional Acehnesehouse structures. The research findings indicate that traditional Acehnese houses adhere to Islamicarchitectureprinciples.Every element of the building and the design of spaces, all grounded in the teachings of Islam.
Dari Kelas Vokasi ke Praktik Arsitektur: Penguatan Karir, Keterampilan Teknis, dan Desain Berkelanjutan bagi Siswa SMK Negeri 2 Medan Mufti Ali Nasution; Aulia Muflih Nasution
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/tx5pwh04

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Medan Area (UMA) bertujuan memperluas wawasan karir, memperkuat skill teknis, dan menumbuhkan kesadaran keberlanjutan pada siswa SMK Negeri 2 Medan. Kegiatan pada 9 Februari 2026 ini melibatkan 60 siswa dari program keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) serta Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP). Program dikemas dalam dua sesi ceramah interaktif, yaitu “Bangun Masa Depan: Karir dan Skill Teknis di Dunia Arsitektur” dan “Sustainable Design: Arsitektur Hijau yang Hemat Kantong dan Estetik”. Sesi pertama memetakan spektrum jalur karir arsitektur dan konstruksi serta menegaskan pentingnya integrasi skill manual (sketsa tangan, gambar teknik, maket) dan skill digital (2D CAD, pemodelan 3D, BIM). Sesi kedua mengkontekstualisasikan prinsip desain pasif untuk iklim tropis panas lembap Medan, termasuk orientasi bangunan, ventilasi silang, pencahayaan alami, pemanfaatan material lokal, dan intervensi sederhana seperti taman kecil dan lubang biopori. Metode yang digunakan adalah ceramah–diskusi–tanya jawab, dengan evaluasi melalui observasi partisipatif dan umpan balik lisan dari siswa dan guru. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap spektrum karir, pergeseran cara pandang terhadap skill manual–digital sebagai kompetensi yang saling melengkapi, serta tumbuhnya kesadaran bahwa desain berkelanjutan dapat dimulai dari langkah-langkah praktis pada rumah dan lingkungan sekitar.