Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Produk Berbasis Problem Based Learning Pelajaran IPAS pada Kelas 4 SD Hikmah, Ismadatul; Al Fathan, Kukuh Maulana; Maisaroh, Iis
azkiya Vol 10 No 1 (2025): Al-Azkiya : Jurnal Pendidikan MI/SD
Publisher : the Study Program of Education for Islamic Elementary School Teachers (Undergraduate)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/azkiya.v10i1.10920

Abstract

Kurangnya implementasi konsep pembelajaran yang memerdekakan siswa menjadi alasan dalam penelitian ini. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk. mengetahui bagaimana implementasi dan dampak dari pembelajaran berdiferensiasi produk berbasis Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskripstif. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Subyek penelitian ini adalah guru kelas dan siswa kelas IV dengan didasarkan oleh tujuan penelitian (purosive sampling). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pembelajaran berdiferensiasi produk dilaksanakan dengan menentukan kategori pemetaan siswa menggunakan asesmen diagnostik kognitif. Pembelajaran diferensiasi ini dilakukan dengan berbasis PBL di mana dengan mengikuti syntaks PBL. 2) Dampak positif: proses pembelajaran diikuti siswa dengan bersemangat dan lebih aktif. Siswa dapat mengasah kemampuan berpikir kritis dalam pemecahan masalah. Siswa memiliki ruang bagi dirinya dan mampu mengeksplor diri. Siswa mengetahui cara bekerja sama. Sedangkan dampak negatifnya siswa menganggap pembelajaran berdiferensiasi ini membeda-bedakan siswa. Di samping itu, kelas menjadi kurang kondusif.
ANALISIS KEINDAHAN HURUF NIDA’ DALAM AL-QUR’AN SURAT HUD JUZ 11-12 (Kajian Ilmu Nahwu dan Balaghah): Indonesia Inayatul Udhia; Iis Maisaroh; Muhtarom
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab L-DHAD Vol. 1 No. 02 (2022): Jurnal L-Dhad
Publisher : STIT Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Disciplines of linguistic knowledge such as nahwu and balaghah will help and facilitate the reviewers of the Qur'an in understanding the values contained and the linguistic rules in it. This study has a problem formulation including what are the types of an-nida, how is i'rob an-nida and how are the benefits of existencean-nida in the Qur'an Hud juz 11-12 according to the study of nahwu and balaghah science. The research approach used in this study is a qualitative descriptive approach. The research design used by the researcher is library research. Munada is the isim that is located after the letters an-nida. An-nida literally means calling with him. While an-nida according to the term is a request to face with the letter "yes" and the like. Researchers have found 27 munadas with 2 types, namely munada mufrod alam and munada mudhaf . The an-nida letter used in the letter Hud is the letter "yaa" i'rob contained in the letter Hud in the form of manshub and mabni (dhomah) Benefits of having an-nida in Surah Hud varies according to the context of the sentence or asbabun nuzul of the verse. In the study of balaghah, there are only 7 meanings of an-nida, namely the meaning to remind, harsh rebuke, belittling or boasting, supplication, respect, confusion or anxiety, and ikhtisasas which means to reflect. Keywords: Nahwu, balaghah and an-nida
URGENSI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BAGI PENGHAFAL AL-QUR’AN DI PON-PES AL-HIDAYAT GERNING Putyara Freday, Ame; Kusuma, Nurhadi; Maisaroh, Iis
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab L-DHAD Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal L-Dhad
Publisher : STIT Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak This research aims to determine the urgency of learning Arabic. In this research the author used a qualitative approach, with descriptive analysis methods. In this case the author describes the urgency of learning Arabic for students who memorize the Koran at the Al-Hidayat Gerning Islamic boarding school. The results of the research that the author has conducted show the importance of learning Arabic for memorizing the Qur'an. This is proven by the many benefits felt by memorizers of the Qur'an, especially in the memorization process. So it can be concluded that there is a correlation between learning Arabic and memorizing the Al-Qur'an, so there is an urgency or importance in learning Arabic before, during, or after memorizing the Al-Qur'an. Firstly, a Hafizh of the Qur'an really needs Arabic to help memorize and maintain his memorization, because by having the ability to speak Arabic a Hafizh will remember his memorization through the story or theme of the verse that is being memorized. Second, it can help speed up memorization and also make you understand the meaning contained in the verse. By learning Arabic, students can also apply the contents of the Koran in their daily lives. Because the real purpose of memorizing the Koran is so that you can apply its contents in everyday life. Third, learning Arabic for memorizing the Qur'an is to help memorize the characters and word structures in the verses of the Qur'an. Keywoards: Learning, Arabic, Memorize the Koran
Analisis Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Produk Berbasis Problem Based Learning Pelajaran IPAS pada Kelas 4 SD Hikmah, Ismadatul; Al Fathan, Kukuh Maulana; Maisaroh, Iis
Al-Azkiya: Jurnal Pendidikan MI/SD Vol 10 No 1 (2025): Al-Azkiya : Jurnal Pendidikan MI/SD
Publisher : the Study Program of Education for Islamic Elementary School Teachers (Undergraduate)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/azkiya.v10i1.10920

Abstract

Kurangnya implementasi konsep pembelajaran yang memerdekakan siswa menjadi alasan dalam penelitian ini. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk. mengetahui bagaimana implementasi dan dampak dari pembelajaran berdiferensiasi produk berbasis Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskripstif. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Subyek penelitian ini adalah guru kelas dan siswa kelas IV dengan didasarkan oleh tujuan penelitian (purosive sampling). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pembelajaran berdiferensiasi produk dilaksanakan dengan menentukan kategori pemetaan siswa menggunakan asesmen diagnostik kognitif. Pembelajaran diferensiasi ini dilakukan dengan berbasis PBL di mana dengan mengikuti syntaks PBL. 2) Dampak positif: proses pembelajaran diikuti siswa dengan bersemangat dan lebih aktif. Siswa dapat mengasah kemampuan berpikir kritis dalam pemecahan masalah. Siswa memiliki ruang bagi dirinya dan mampu mengeksplor diri. Siswa mengetahui cara bekerja sama. Sedangkan dampak negatifnya siswa menganggap pembelajaran berdiferensiasi ini membeda-bedakan siswa. Di samping itu, kelas menjadi kurang kondusif.
SCHOOL PRINCIPAL LEADERSHIP MODEL IN SCHOOL FINANCE MANAGEMENT (CASE STUDY: MIS NURUL ULUM SENDANG ASIH) Maisaroh, Iis; Umurohmi, Ulfah
JMPA (Jurnal Manajemen Pendidikan Al-Multazam) Vol 5, No 3 (2023): JMPA (Jurnal Manajemen Pendidikan Al-Multazam)
Publisher : STIT AL MULTAZAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54892/jmpa.v5i3.225

Abstract

The principal's leadership model in school payment management is a concept related to the way the principal manages financial resources in the school in order to maximize the desired results. This concept is based on the understanding that effective leadership is very important in optimizing the use of financial resources in schools. The research methods used are qualitative and quantitative research. In the research process, a survey was conducted to collect data from respondents involved in school financing management. The data obtained is then processed using data processing formulas to obtain relevant and useful information. The research results concluded that the majority of respondents had a positive view of the leadership of school principals in school financing management. However, there are still certain aspects that need to be improved to improve the performance of school principals in managing school finances. It is hoped that this research can contribute to the development of a better and more effective school principal leadership model in school financing management. The conclusion of this research is that good leadership from school principals can increase the effectiveness and efficiency of school financing management, thereby improving the quality of education provided.
Literasi Keagamaan Anak Usia Dini: Tinjauan Literatur tentang Pendekatan Holistik dalam Pendidikan Islam Siti Umayah; Iis Maisaroh; Satwika Alhummaira
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2024): Quantum Edukatif
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam di era modern menghadapi tantangan dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak usia dini. Salah satu pendekatan yang relevan untuk mengatasi tantangan ini adalah pendekatan holistik, yang mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, psikomotorik, dan spiritual dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendekatan holistik dalam pendidikan Islam dan identifikasi kontribusinya dalam mengembangkan literasi keagamaan anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan holistik efektif dalam membentuk pemahaman keagamaan yang kuat pada anak serta membangun karakter yang sesuai dengan ajaran Islam. Literasi keagamaan yang diterapkan melalui pendekatan ini dapat diperkenalkan dengan cara kreatif dan interaktif, yang memungkinkan anak-anak untuk memahami dan menginternalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pendidikan Islam yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
THE INTERTWINED ROLES OF SELF-EFFICACY AND CAREER READINESS IN FINAL YEAR STUDENTS Iis Maisaroh; Sandi Pradana
Indonesian Journal of Education and Youth Development Vol. 1 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Education and Youth Development (IJEYD)
Publisher : STIT Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The transition from higher education to the professional world presents a significant challenge for final-year students. One crucial factor contributing to career readiness is self-efficacy, which refers to an individual's belief in their ability to perform specific tasks. This study reviews the relationship between self-efficacy and career readiness based on existing literature. The analysis reveals that students with higher levels of self-efficacy demonstrate greater career readiness, increased confidence in career decision-making, and a more proactive approach to exploring job opportunities. These findings emphasize the importance of strengthening self-efficacy through higher education and career counseling services to enhance students’ preparedness for entering the workforce.
Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Dosen Melalui Sinergi Komunitas Dan Universitas Sandi Pradana; Tohir Muntaha; Iis Maisaroh; Elly Purwanti; Rian Sigit Gesang Permana; Mahmud Sahroni
Jurnal Sinergi Bangsa Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Sinergi Bangsa
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan dosen memiliki peran penting dalam pengembangan akademik dan sosial di lingkungan perguruan tinggi. Namun, banyak dosen menghadapi tantangan dalam mengembangkan kapasitas kepemimpinan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dosen melalui sinergi antara komunitas dan universitas. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan pelatihan, mentoring, serta kerja sama dengan komunitas akademik dan profesional. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan kepemimpinan dosen, terutama dalam aspek pengambilan keputusan, komunikasi, dan manajemen tim akademik. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi keterlibatan aktif komunitas dan dukungan institusi, sedangkan kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu dan tingkat partisipasi dosen. Implikasi dari program ini menunjukkan bahwa model sinergi komunitas dan universitas dapat diadopsi oleh institusi lain untuk mendukung pengembangan kepemimpinan akademik yang lebih berkelanjutan. 
Cerdas Kelola Uang Digital: Pelatihan Praktis Literasi Finansial dan Pembuatan Portofolio Investasi Awal Melalui Aplikasi Bibit Sandi Pradana; Iis Maisaroh; Selvi Ratna Sari; Mahmud Sahroni; Rian Sigit Gesang Permana; Muhamad Afani Adam; Ari Fatihatul Hidayah; Ifan Awanda
Jurnal Sinergi Bangsa Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Sinergi Bangsa
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya tingkat literasi finansial masyarakat serta maraknya kasus investasi ilegal di era uang digital menuntut adanya intervensi edukasi yang praktis dan relevan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengukur dan secara signifikan meningkatkan pemahaman literasi finansial peserta serta membekali mereka dengan keterampilan praktis dalam membuat portofolio investasi awal melalui platform reksa dana legal, Bibit. Pengabdian dilaksanakan melalui pelatihan praktis (training and coaching) dengan metode pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan, dengan skor rata-rata total peserta meningkat 49.8% (dari 58.2 menjadi 87.2) dengan p<0.001. Tingkat penguasaan keterampilan juga tinggi, di mana 83.3% peserta berhasil melakukan simulasi pembuatan portofolio investasi awal sesuai dengan profil risiko mereka. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi edukasi yang adaptif dan berbasis praktik langsung dengan aplikasi Robo-Advisor yang legal efektif dalam mengatasi rendahnya literasi finansial, mendorong inklusi keuangan yang aman, dan mempermudah akses investasi bagi masyarakat pemula.
NEGOTIATING FAITH, FUTURE, AND FOREIGN LANGUAGE: A PSYCHOLOGICAL INQUIRY INTO ENGLISH LEARNING AMONG NON-ENGLISH MAJOR STUDENTS AT AN ISLAMIC UNIVERSITY Liah Rosdiani Nasution; Sandi Pradana; Iis Maisaroh; Selvi Ratna Sari; Sri Andayani
Indonesian EFL Journal Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ieflj.v11i2.11901

Abstract

In religious university environments, the development of English-speaking skills among non-English major students presents unique psychological and contextual challenges. Ideally, students should be able to integrate language mastery with their religious and academic identity to face global demands. However, empirical findings reveal that many students experience high anxiety, lack of confidence, and inconsistent institutional support, particularly in the informal learning environment of the Ma’had program. Through a qualitative inquiry involving in-depth interviews, this study identifies four major themes: (1) Psychological Barriers in Speaking English, (2) Contextual Gaps between Academic Programs and Dormitory Initiatives, (3) Adaptive and Maladaptive Coping Strategies, and (4) Students' Aspirations for Effective English Learning Environments. The research highlights that although formal academic programs provide structured learning, the informal settings often lack systematic reinforcement, leading to fragmented experiences in language acquisition. Students express a strong need for a more integrated, empathetic, and motivational approach in both academic and dormitory settings. This study contributes to the theoretical understanding of English learning in faith-based institutions and offers practical implications for curriculum designers, language instructors, and religious educational policymakers aiming to bridge the psychological and contextual gaps. The findings advocate for the design of supportive programs that not only build linguistic competence but also align with students’ religious values and future aspirations, fostering a more holistic development of English proficiency in faith-driven academic environments.