Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Dengan Metode Servqual-QFD Wulandari, Rina Sri
Journal of Research and Technology Vol. 6 No. 2 (2020): JRT Volume 6 No 2 Des 2020
Publisher : 2477 - 6165

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jrt.v6i2.1273

Abstract

Kualitas menjadi hal yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Mahasiswa sebagai salah satu stakeholder utama dalam dunia pendidikan memegang peranan kunci untuk pengukuran kualitas pendidikan. Untuk meningkatkan kualitasnya serta melakukan pengukuran terhadap kinerjanya, maka Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) melakukan pengukuran terhadap kualitas pelayanannya. Servis quality (Servqual) merupakan metode yang dapat digunakan untuk melakukan pengukuran terhadap kualitas pelayanan dalam institusi pendidikan. Dalam penelitian ini, terdapat 42 indikator dengan 5 atribut yang digunakan untuk melakukan pengukuran kualitas pelayanan. Dari 42 indikator tersebut dicari indikator yang memiliki gap bernilai negatif. Untuk mencari nilai gap dilakukan penyebaran kuesioner pada mahasiswa UNUSIDA untuk mencari kesenjangan antara harapan dan kenyataan pada pelayanan yang selama ini diperoleh. Gap yang memperoleh nilai negatif terbesar akan dilakukan pengukuran kembali dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) untuk menentukan indikator-indikator yang harus segera mendapat prioritas perbaikan. Pada penelitiann ini terdapat tujuh indikator yang memperoleh nilai negatif terbesar dan harus segera mendapatkan perbaikan.
Mental Workload Analysis of Employees Using the National Aeronautics and Space Administration Task Load Index (NASA – TLX) Method: (Case Study of CV. XYZ Candi) Hakim, Luqman; Rizki, Muhammad Maulana; Wulandari, Rina Sri
Journal of Research and Technology Vol. 11 No. 2 (2025): JRT Volume 11 No 2 Des 2025
Publisher : 2477 - 6165

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/2j1f4c94

Abstract

CV. XYZ Candi operates in the manufacturing and services sector, particularly the production of industrial machine spare parts. High productivity demands are often directly proportional to increased employee mental workload—problems at CV. XYZ Candi Technical problems, such as frequent chisel breaks, material delays, engineering drawing errors, and material mismatches (materials not centered), also exacerbate the situation. This is further compounded by employee capabilities that are not fully aligned with the task's complexity, as well as a less-integrated workflow system. To analyze this problem comprehensively, the NASA-TLX (Task Load Index) method was chosen as an evaluation tool. NASA-TLX measures mental workload multidimensionally through six indicators: mental demand, physical demand, time requirements, performance, effort level, and frustration level. This method is relevant to apply to a CV. XYZ Candi can identify dominant factors that contribute to workload, such as time pressure, task difficulty, and priority conflicts. Most respondents (57.2%) experienced moderate mental workload, 33.3% high, and 9.5% low mental workload among the 21 employees at CV. XYZ Candi experienced very high mental workloads, with the highest scores influenced by physical demands, time demands, effort levels, and frustration levels.
Integrasi Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses sebagai Upaya Peningkatan Kinerja Mesin Rolling: Studi Kasus: UD Putra Delta Cahyono, Andy Kasum Dwy; Wulandari, Rina Sri
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i3.1598

Abstract

Mesin rolling otomatis merupakan peralatan utama dalam proses pembentukan rantang tunggal di UD Putra Delta. Berdasarkan pengamatan awal, kinerja mesin ini belum optimal dan ditandai dengan tingginya downtime serta penurunan kecepatan operasi yang berdampak pada pencapaian target produksi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat efektivitas mesin menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) serta mengidentifikasi faktor kerugian dominan melalui analisis Six Big Losses. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap aktivitas operasional mesin selama periode 6 Oktober 2025 hingga 3 November 2025, meliputi waktu kerja mesin, downtime, waktu operasi, jumlah output, dan produk cacat. Hasil perhitungan menunjukkan nilai Availability sebesar 95%, Performance sebesar 81%, dan Quality sebesar 96%, sehingga diperoleh nilai OEE rata-rata sebesar 74%, yang masih berada di bawah standar world class sebesar 85%. Analisis Six Big Losses menunjukkan bahwa kerugian terbesar berasal dari Reduced Speed Losses sebesar 15% atau setara dengan kehilangan waktu 54 menit per hari dari total loading time 360 menit. Hasil analisis fishbone diagram menunjukkan bahwa penyebab utama penurunan kecepatan berasal dari keausan komponen mesin dan belum adanya standar kecepatan operasi yang baku, sehingga rekomendasi utama yang diusulkan adalah penerapan pemeliharaan preventif terjadwal dan penyusunan SOP kecepatan mesin yang terstandarisasi melalui pendekatan 5W+1H. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar penyusunan strategi peningkatan efektivitas mesin dan kinerja produksi secara berkelanjutan.