Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER MODERASI BERAGAMA PESERTA DIDIK DI SMP Negeri 2 JOMBANG Hanifatul Istiqomah; Sholihul Anshori
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8147

Abstract

Penelitian ini melakukan pengkajian dari peranan pendidik Pendidikan Islam untuk membentuk karakter moderasi beragama siswa di SMPN 2 Jombang. Inti dari penelitian ini fokus kepada beberapa nilai moderasi beragama di antara siswa. Penelitian ini mempunyai tujuan mendeskripsikan karakter moderasi beragama siswa, mengeksplorasi kontribusi guru Pendidikan Agama Islam dalam pengembangan karakter tersebut, serta mengidentifikasi unsur – unsur yang mendukung dan menghambat proses pembentukan di SMP Negeri 2 Jombang. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif melalui jenis studi kasus, yang mengedepankan analisis fenomena yang terjadi secara organik dalam lingkungan sekolah. Peneliti mengumpulkan data melalui kegiatan wawancara, observasi, serta penelaahan dokumen. Informan penelitian ini di antaranya guru PAI, kepala sekolah, maupun siswa di SMPN 2 Jombang. Peneliti menganalisis data dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti memastikan keabsahan data melalui penerapan triangulasi sumber serta triangulasi teknik. Temuan ini memperlihatkan bahwasanya peranan guru PAI telah dilakukan dengan efektif, yang memberikan kontribusi pada pengembangan moderasi beragam di kalangan siswa.
PENGARUH KOMUNIKASI GURU DAN ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI DAN KUALITAS HAFALAN SANTRI TAHFIDZ DI PONDOK PESANTREN PUTRI WALISONGO CUKIR JOMBANG Isnaini, Fadilah Nur; Sholihul Anshori
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50658

Abstract

The process of Qur’an memorization in pesantren settings does not occur in isolation; it is deeply shaped by the communication network surrounding the santri, most critically between the tahfidz teacher and the students parents. When these two parties communicate effectively, students benefit from a comprehensive support system: technical guidance from their teacher and moral reinforcement from their family. Conversely, suboptimal communication risks creating a support gap that undermines both motivation and memorization quality. This study aims to: (1) describe the communication conditions between teachers and parents of tahfidz students; (2) describe students’ motivation and memorization quality; and (3) analyze the influence of teacher–parent communication on motivation (Y₁) and memorization quality (Y₂) at Madrasah Hifdzil Qur’an (MHQ) Pondok Pesantren Putri Walisongo Cukir Jombang. A quantitative ex post facto design was employed. A purposive sample of 30 tahfidz students participated. Questionnaire instruments using a Likert scale were validated and tested for reliability, all items were valid, with Cronbach’s Alpha coefficients of 0.957 (communication), 0.809 (motivation), and 0.896 (memorization quality), all classified as very high. Data analysis employed simple linear regression via SPSS version 25, preceded by classical assumption tests (normality, linearity, heteroscedasticity). Results demonstrate that teacher–parent communication positively and significantly influences student motivation (Y₁ = 23.287 + 0.405X; t = 4.145; sig. = 0.000; R² = 0.380) and memorization quality (Y₂ = 9.474 + 0.756X; t = 11.189; sig. = 0.000; R² = 0.817). Pearson correlations indicate a strong relationship between communication and motivation (r = 0.617) and a very strong relationship between communication and memorization quality (r = 0.904). The alternative hypothesis is thus accepted, with teacher–parent communication confirmed as the dominant explanatory factor for santri memorization quality.