Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Mitrasehat

PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP IMUNISASI CAMPAK PADA ANAK DI BAWAH UMUR 2 TAHUN DI TPMB MARLIANA KABUPATEN GOWA Saide, Rusnaeni; Amriyati Nur; Haryati Syahrir; Prariwi Bayuningrum; Ayu
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i1.537

Abstract

Latar belakang: Imunisasi campak merupakan program kesehatan yang bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit campak, terutama pada anak usia dini. Keberhasilan program ini sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap imunisasi. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian imunisasi campak pada anak usia 2 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei cross-sectional dengan instrumen kuesioner yang diberikan kepada ibu dari anak usia 2 tahun. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square untuk mengetahui hubungan antara sikap ibu dan pemberian imunisasi campak. Hasil: analisis menunjukkan bahwa nilai p = 1,000 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap ibu terhadap pemberian imunisasi campak. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah bahwa sikap ibu tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan keputusan pemberian imunisasi campak pada anak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan lain, seperti edukasi yang lebih intensif dan sosialisasi program imunisasi, untuk meningkatkan cakupan imunisasi campak pada anak usia dini.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENYAPIHAN DINI TERHADAP KEJADIAN STUNTINDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BARA-BARAYA Saide, Rusnaeni; Ni Luh Gede Sriwahyudianti; Fitriani; St. Salmawati; Haryati Sahrir
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.543

Abstract

Latar belakang: Penyapihan dini adalah penghentian pemberian ASI sebelum anak mencapai usia dua tahun. Penyapihan yang dilakukan terlalu dini dapat berdampak pada tumbuh kembang anak, termasuk risiko stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu mengenai penyapihan dini dan dampaknya terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Bara-Baraya Makassar. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analitik observasional. Sampel penelitian berjumlah 60 ibu yang memiliki balita. Hasil: analisis menunjukkan bahwa mayoritas ibu (57%) mengetahui tentang penyapihan dini, dampaknya, cara melakukannya, serta waktu yang tepat, sementara 43% tidak memiliki pengetahuan tersebut. Uji chi-square menghasilkan nilai p = 0.302 untuk semua variabel yang diuji. Kesimpulan: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang cukup tentang penyapihan dini, tetapi masih terdapat beberapa yang belum memahami dampaknya terhadap stunting. Analisis statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dan kejadian stunting pada anak. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi lebih lanjut mengenai praktik penyapihan yang tepat agar dapat mencegah risiko stunting.