Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH STRES TERHADAP KESEHATAN MENTAL DAN FISIK: TINJAUAN PSIKOLOGI KLINIS Nursadrina, Cut; Rahmayanti, Kurnia; Sofia, Melda; Herawati, Herawati; Asyura, Syarifah; Pardi, Pardi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5288

Abstract

Stres merupakan respons psikologis dan fisiologis yang timbul ketika individu menghadapi tuntutan atau tekanan yang melebihi kemampuan adaptasi dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam hubungan antara stres, kesehatan mental, dan kesehatan fisik dengan pendekatan psikologi klinis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap 45 artikel ilmiah yang diterbitkan dalam kurun waktu 2015–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa stres kronis dapat memengaruhi fungsi sistem saraf otonom, sistem endokrin, dan sistem imun, yang berimplikasi pada peningkatan risiko gangguan mental seperti depresi, kecemasan, serta gangguan fisik seperti hipertensi, penyakit jantung, dan gangguan metabolisme. Faktor protektif seperti coping adaptif, dukungan sosial, dan regulasi emosi terbukti mampu menurunkan dampak negatif stres. Implikasi temuan ini menekankan pentingnya intervensi psikologis preventif dan promotif untuk meningkatkan resiliensi individu terhadap stres. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI REMAJA DALAM NGKONSUMSI JUNK FOOD DI SEKOLAH Ismiati, Ismiati; Asyura, Syarifah; Fitriana, Nanda; Kesumawati, Kesumawati; Frisella, Ella; Herawati, Herawati; Pardi, Pardi; Rahmayanti, Kurnia; Serianti, Putri; Sofia, Melda; Mukti, Abdul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5242

Abstract

Makanan cepat saji merupakan salah satu istilah yang diberikan untuk makanan yang disajikan dengan sangat cepat seperti junk food. Junk Food adalah makanan yang  mengandung tinggi kalori yang meliputi garam, gula, dan lemak dalam konsentrasi tinggi di dalamnya namun sangat rendah akan nilai gizinya. Beberapa kategori makanan yang termasuk ke dalam junk food yaitu makanan cepat saji yang di goreng, makanan ringan asin, makanan penutup manis, permen karet dan lainnya. Makanan seperti hamburger, pizza dan lainnya di anggap sehat atau junk food tergantung terhadap cara penyajiannya. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi remaja dalam mengkonsumsi junk food. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif yang bersifat survey deskriptif dengan pendekatan cros secsional. Populasi penelitian ini siswa kelas X di  Pesantren Darul Ulum Banda Aceh, Pengambilan sampel secara stratifikasi random berjumlah 80 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20-26 April 2025. Analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan ajakan teman sebaya terhadap kebiasaan mengkonsumsi junk food di Pesantren Darul Ulum Banda Aceh. Saran: Diharapkan adanya peran aktif pihak sekolah melakukan penyuluhan kesehatan terutama tentang manfaat makanan sehat bagi tubuh terhadap siswa/siswi.Kata Kunci : Remaja, junk food, pengetahuan, sikap, teman sebaya
Coping Stress Pada Mahasiswa Menyusun Skripsi (Studi Kasus) Sofia, Melda; Kamarullah, Kamarullah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2434

Abstract

Kesulitan-kesulitan yang dialami oleh mahasiswa selama proses menyusun tugas akhir akan menjadi tekanan bagi mahasiswa sehingga bisa mengalami stress. Oleh karena itu, mahasiswa ini perlu memiliki strategi-strategi yang dapat digunakan untuk menghadapi situasi menekan setiap saat yang dapat mengakibatkan stress dengan cara melakukan coping. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasisa tingkat akhir yang menyusun skripsi. Lokasi penelitian di Medan. Metode penelitian yang digunakan menggunakan penelitian kualitatif studi kasus tunggal (single subject). Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek melakukan strategi-strategi coping, baik emotional focussed coping maupun problem focussed coping.Kata Kunci: Mahasiswa, emotional focussed coping, problem focussed coping.The difficulties experienced by students during the process of compiling the final project will be pressure for students so that they can experience stress. Therefore, these students need to have strategies that can be used to deal with stressful situations at any time that can lead to stress by means of coping. The subjects in this research are final year students who compose the thesis. The research location  in Medan. The research method uses  a single case study qualitative research (single subject). The results showed that the subject performed coping strategies, both emotional focused coping and problem focused coping.Keywords: Student, emotional focussed coping, problem focussed coping.
Hubungan Dukungan Sosial terhadap School Well-Being pada Peserta Didik Sofia, Melda; Purba, Widya Arfani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2823

Abstract

School well-being adalah penilaian peserta didik mengenai keadaan sekolah yang mencakup perangkat yang ada di sekolah seperti having, loving, being dan health. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan dukungan sosial terhadap school well-being pada peserta didik yang berbasis pesantren. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Skala Dukungan Sosial dan Skala School well-being. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh dukungan sosial terhadap school well-being dengan p<,05.Kata Kunci: Siswa, Dukungan Sosial, School Well-Being.School well-being ia an assessment of students about the state of the school which included all the instrument in the school namely having, loving, being dan health. This study aims to examine connect between social support with school well-being in integrated Islamic Boarding School student. The collected data used Social Support Scale and School Well-Being Scale. The result showed is a role social support toward school well-being with p<,05.Keywords: Student, Social Support, School Well-Being.
HUBUNGAN SELF-ESTEEM DENGAN KESEPIAN PADA REMAJA YAYASAN PENYANTUNAN YATIM PIATU ACEH SEPAKAT DARUL AITAM MEDAN Sofia, Melda; Aida, Nurul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self esteem dengan kesepian pada remaja Yayasan Penyantunan Yatim Piatu Aceh Sepakat Darul Aitam Medan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 36 orang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik Total sampling yang berjumlah 36 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self esteem dan kesepian yang telah valid dan reliabel dengan model skala Likert. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasi Product Moment dari Pearson. Pada penelitian ini menunjukkan hasil bahwa ada hubungan yang positif dari self esteem dengan kesepian pada Remaja Yayasan Penyantunan Yatim Piatu Aceh Sepakat Darul Aitam Medan, hal ini ditunjukkan Rx-y = -0,554 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, artinya semakin tinggi self esteem maka semakin rendah kesepian yang dinyatakan diterima. Besarnya koefesien derteminan r2 = 0,306, ini menunjukkan bahwa self esteem berkontribusi terhadap kesepian sebesar 30,6%. Masih terdapat 69,4% faktor lain yang mempengaruhi kesepian tidak dilihat dalam penelitian ini. Maka dari itu para pengasuh Yayasan Penyantunan Yatim Piatu Aceh Sepakat Darul Aitam Medan, memberikan dukungan untuk meningkatkan self-esteem didalam diri siswa agar tingkat kesepian yang dialami remaja berkurang, dan kepada peneliti berikutnya untuk mencari faktor-faktor lainnya yang berhubungan dengan kesepian.Kata Kunci :Self Esteem, Kesepian, Remaja
ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF DARI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) DAN POTENSINYA SEBAGAI ANTIOKSIDAN UNTUK FORTIFIKASI PANGAN FUNGSIONAL Asyura, Syarifah; Ismiati, Ismiati; Fitriana, Nanda; Kesumawati, Kesumawati; Frisella, Ella; Herawati, Herawati; Pardi, Pardi; Rahmayanti, Kurnia; Serianti, Putri; Sofia, Melda; Astrina, Syarifah Yanti; Samaniyah, Siti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5216

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengisolasi senyawa bioaktif dari daun kelor (Moringa oleifera) serta mengevaluasi potensi antioksidannya untuk fortifikasi pangan fungsional. Daun kelor diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dan dilanjutkan dengan fraksinasi pelarut n-heksana, etil asetat, dan metanol. Identifikasi senyawa bioaktif dilakukan dengan KLT, KCKT, spektrofotometri UV-Vis, dan FTIR, sedangkan uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi dengan IC50 sebesar 48,72 µg/mL, yang dikategorikan sebagai antioksidan sangat kuat. Analisis fitokimia memperlihatkan bahwa senyawa utama yang berperan adalah flavonoid, fenolik, dan tanin. Temuan ini menegaskan bahwa daun kelor merupakan sumber antioksidan alami yang potensial dan dapat diaplikasikan sebagai bahan fortifikasi pangan fungsional untuk meningkatkan kualitas gizi serta memberikan manfaat protektif terhadap stres oksidatif.