Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE

AKTIVITAS PEMANFAATAN MEDIA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN KINEMATIKA GERAK LURUS DI SMAS FAJAR HIDAYAH BLANG BINTANG ACEH BESAR Herawati, Herawati; Rahmayanti, Kurnia
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 9, No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v9i2.3552

Abstract

Salah satu upaya peningkatan prestasi belajar siswa adalah dengan menggunakan media dalam setiap pembelajaran fisika. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa, pengelolaan pembelajaran kinematika gerak lurus dengan memanfaatkan media, peningkatan prestasi siswa SMAS Fajar Hidayah Blang Bintang Aceh Besar setelah mengikuti PBM, dan respon siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran. Objek penelitian ini adalah siswa kelas XSMAS Fajar Hidayah Blang Bintang Aceh Besar sebanyak 35 orang.  Data yang dikumpulkan diperoleh dengan menggunakan instrumen yang terdiri dari lembar pengamatan, perangkat evaluasi, dan angket respon siswa. Data tentang aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran kinematika gerak lurus dengan memanfaatkan media, prestasi belajar siswa, dan respon siswa dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif persentase. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa aktivitas guru yang paling dominan muncul pada pembelajaran kinematika gerak lurus dengan memanfaatkan media adalah menciptakan masyarakat belajar melakukan inquiri dengan menggunakan media, dan melakukan refleksi di akhir pertemuan. Sedangkan aktivitas siswa yang paling dominan selama pelaksanan pembelajaran kinematika gerak lurus memanfaatkan media adalah mendengarkan informasi guru yang memanfaatkan media dan membaca buku (paket, LKS) dan mempresentasikan hasil kegiatan di depan kelas. Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran kinematika gerak lurus memanfaatkan media selama siklus 1, siklus 2, siklus 3, dan siklus 4 adalah tergolong dalam kategori cukup baik. Adanya peningkatan prestasi siswa setelah mengikuti pembelajaran kinematika gerak lurus dengan memanfaatkan media mencapai 40,29%. Respon siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran pembelajaran kinematika gerak lurus dengan memanfaatkan media adalah sangat baik.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Prestasi Belajar, dan Kinematika Gerak LurusOne effort to improve student learning achievement is to use media in every physics lesson. The aim of the research is to determine the activities of teachers and students, the management of learning kinematics of straight motion using media, the increase in student achievement at SMAS Fajar Hidayah Blang Bintang Aceh Besar after attending PBM, and the students' responses to the implementation of learning. The object of this research was 35 students of class X SMAS Fajar Hidayah Blang Bintang Aceh Besar. The data collected was obtained using instruments consisting of observation sheets, evaluation tools, and student response questionnaires. Data regarding teacher and student activities, teacher skills in managing learning of linear motion kinematics using media, student learning achievement, and student responses were analyzed using percentage descriptive statistics. Based on data analysis, it can be concluded that the most dominant teacher activity that appears in learning straight motion kinematics using media is creating a learning community to conduct inquiries using media, and reflect at the end of the meeting. Meanwhile, the most dominant student activity during the implementation of straight motion kinematics learning using media is listening to information from teachers using media and reading books (packages, worksheets) and presenting the results of activities in front of the class. The teacher's ability to manage learning of straight motion kinematics using media during cycle 1, cycle 2, cycle 3, and cycle 4 is classified as quite good. There was an increase in student achievement after taking part in learning kinematics of straight motion using media, reaching 40.29%. The students' response to the implementation of learning about straight motion kinematics using media was very good.Keywords: Learning Media, Learning Achievement, and Kinematics of Straight Motion
HUBUNGAN INTENSITAS PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN DENGAN KARAKTER PESERTA DIDIK SMA ISLAM TERPADU FAJAR HIDAYAH ACEH Herawati, Herawati; Pardi, Pardi; Rahmayanti, Kurnia; Juleka, Juleka
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v10i1.3791

Abstract

Penelitian ini berjudul “Hubungan Intensistas Pendidikan Kepramukaan dengan Karakter Peserta Didik SMA Islam Terpadu Fajar Hidayah Aceh”. Penelitian ini mengangkat masalah tentang gambaran umum intensitas pendidikan kepramukaan dan perkembangan karakter siswa, kaitan antara intensitas pendidikan kepramukaan dan karakter siswa, serta aspek intensitas yang memiliki hubungan paling dominan dengan perkembangan karakter siswa SMA IT Fajar Hidayah Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian bertempat di SMA IT Fajar Hidayah Aceh dengan populasi seluruh siswa 159 siswa. Sampel penelitian menggunakan simple random sampling denganmenggunakan rumus Slovin sebanyak 117 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dengan model skala likert. Analisis data menggunakan analisis korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pendidikan kepramukaan siswa SMA IT Fajar Hidayah Aceh pada umumnya berada pada kategori sedang dan terdapat sebagian kecil pada kategori tinggi, sehingga kemampuan siswa dalam bidang pendidikan kepramukaan dapat dinyatakan baik; demikian pula perkembangan karakter siswa dapat dinyatakan baik dengan persentase dominan pada kategori sedang dan tinggi ditinjau dari aspek ketuhanan, diri sendiri, lingkungan dan kebangsaan; terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara intensitas pendidikan kepramukaan dengan karakter siswa SMA IT Fajar Hidayah Aceh dengan r hitung sebesar 0,509 pada taraf signifikan 0.000. Ditinjau dari keempat aspek intensitas, aspek intensitas perhatian dan aspek intensitas kegiatan merupakan dua aspek yang paling dominan berhubungan dengan karakter siswa, dimana masing-masing r hitung sebesar 0.478 dan 0,416. Sedangkan aspek intensitas lainnya yang memiliki hubungan dengan karakter siswa pada taraf interpretasi sedang yaitu aspek intensitas waktu dengan r hitung sebesar 0,348 dan aspek intensitas materi dengan r hitung sebesar 0,220 pada taraf interpretasi rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah secara umum kemampuan siswa dalam pendidikan kepramukaan dapat dikategorikan baik, terutama pada: aspek intensitas kegiatan, intensitas waktu, dan intensitas materi; pada umumnya perkembangan karakter siswa dinyatakan baik dari segi: ketuhanan, diri sendiri, lingkungan dan kebangsaan; adanya hubungan yang positif antara intensitas pendidikan kepramukaan dan karakter siswa dan menunjukkan perkembangan yang positif pula terhadap perilaku siswa sehari-hari; terutama dalam aspek kedisiplinan, kerjasama, dan cinta tanah air; serta aspek intensitas perhatian dan kegiatan merupakan dua aspek yang paling dominan memiliki hubungan dengan karakter siswa dibandingkan dengan aspek intensitas lainnya, yaitu: intensitas waktu yang memiliki korelasi sedang dan intensitas materi dengan korelasi yang rendah.Kata kunci: Intensitas Pendidikan Kepramukaan, Karakter Peserta DidikThis research is entitled "The Relationship between the Intensity of Scouting Education and the Character of Students at Fajar Hidayah Aceh Integrated Islamic High School". This research raises the issue of a general description of the intensity of scouting education and student character development, the relationship between the intensity of scouting education and student character, as well as aspects of intensity that have the most dominant relationship with the character development of SMA IT Fajar Hidayah Aceh students. This research is descriptive correlational research with a quantitative approach. The research location is at SMA IT Fajar Hidayah Aceh with a total student population of 159 students. The research sample used simple random sampling using the Slovin formula as many as 117 students. Data collection used a questionnaire method with a Likert scale model. Data analysis uses Spearman Rank correlation analysis. The results of the research show that the intensity of scouting education for SMA IT Fajar Hidayah Aceh students is generally in the medium category and there are a small number in the high category, so that students' abilities in the field of scouting education can be stated to be good; Likewise, student character development can be expressed as good with a dominant percentage in the medium and high categories in terms of the aspects of divinity, self, environment and nationality; There is a positive and significant relationship between the intensity of scouting education and the character of SMA IT Fajar Hidayah Aceh students with a calculated r of 0.509 at a significance level of 0.000. Judging from the four intensity aspects, the attention intensity aspect and the activity intensity aspect are the two most dominant aspects related to student character, where the r values are 0.478 and 0.416 respectively. Meanwhile, other intensity aspects that have a relationship with student character at the medium interpretation level are the time intensity aspect with a calculated r of 0.348 and the material intensity aspect with a calculated r of 0.220 at the low interpretation level. The conclusion of this research is that in general students' abilities in scouting education can be categorized as good, especially in: aspects of activity intensity, time intensity, and material intensity; In general, students' character development is expressed in terms of: divinity, self, environment and nationality; there is a positive relationship between the intensity of scouting education and student character and shows positive development in students' daily behavior; especially in the aspects of discipline, cooperation and love of the country; and the intensity of attention and activity aspects are the two most dominant aspects that have a relationship with student character compared to other aspects of intensity, namely: time intensity which has a moderate correlation and material intensity with a low correlation.Keywords: Scouting Education Intensity, Student Character
PERENCANAAN PROGRAM PARENTING BERBASIS KEMITRAAN DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU KOTA BANDA ACEH Herawati, Herawati; Pardi, Pardi; Rahmayanti, Kurnia; Serianti, Putri; Sofia, Melda; Nursadrina, Cut; Asyura, Syarifah; Mukti, Abdul; Ismiati, Ismiati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.4815

Abstract

Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) pada dasarnya merupakan sekolah berbasis Islam yang berkomitmen dalam menerapkan program parenting dan keterlibatan orangtua sebagai salah satu program utama penentu keberhasilan pendidikan anak, karena sistem sekolah terpadu artinya sekolah dan orangtua sebagai mitra dan bersinergi atau terpadu dalam mendidik anak. Namun demikian masih ditemukan sejumlah SDIT yang belum menerapkan perencanaan program parenting sejak awal didirikannya dan hal ini tentu saja bertentangan dengan makna dan sistem sekolah terpadu itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan program parenting di SDIT Kota Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan pada SDIT Nurul Islah Banda Aceh dan SDIT Bayyinah Tahfizhul Qur’ani Banda Aceh menggunakan metode penelitian kualitatif melalui proses observasi, wawancara, dan telaah dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perencanaan program parenting berbasis kemitraan di SDIT Kota Banda Aceh belum melibatkan orangtua secara komprehensif, belum memiliki buku panduan khusus, dan kegiatan perencanaan pada setiap rapat kerja awal tahun ajaran baru dan tinjauan perencanaan pada awal semester berikutnya sekaligus rapat evaluasi pelaksanaan program parenting yang terkendala, serta hal terkait lainnya. Aspek-aspek yang ditetapkan dalam perencanaan meliputi penetapan: waktu, tempat, materi dan pemateri, serta media yang dibutuhkan dalam pelaksanaan parenting.Kata Kunci: Perencanaan Program, Parenting Islam Berbasis Kemitraan, Sekolah Dasar Islam Terpadu.Integrated Islamic Elementary Schools (SDIT) are basically Islamic-based schools that are committed to implementing parenting programs and parental involvement as one of the main programs that determine the success of children's education, because the integrated school system means that schools and parents are partners and synergize or are integrated in educating children. However, there are still a number of SDITs that have not implemented parenting program planning since their inception and this of course contradicts the meaning and system of the integrated school itself. The purpose of this study was to determine the planning of parenting programs at SDIT Banda Aceh City. This study was conducted at SDIT Nurul Islah Banda Aceh and SDIT Bayyinah Tahfizhul Qur'ani Banda Aceh using qualitative research methods through observation, interviews, and documentation review. The results of the data analysis showed that the planning of partnership-based parenting programs at SDIT Banda Aceh City had not involved parents comprehensively, did not have a special guidebook, and planning activities at each work meeting at the beginning of the new school year and planning review at the beginning of the next semester as well as evaluation meetings for the implementation of constrained parenting programs, and other related matters. The aspects determined in the planning include determining: time, place, materials and presenters, as well as the media needed in implementing parenting.Keywords: Program Planning, Partnership-Based Islamic Parenting, Integrated Islamic Elementary School.