Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

SOSIALISASI CARA MENCUCI TANGAN DAN PEMAKAIAN HAND SANITIZER / HAND GEL YANG BAIK DAN BENAR DI LINGKUNGAN SD NEGERI 053975 STABAT LAMA DALAM UPAYA MEMBANTU PENCEGAHAN COVID-19 br Tarigan, Modesta Harmoni; br Ginting, Grace Anastasia; Surbakti, Christica Ilsanna
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus virus corona di Indonesia sudah berlangsung hampir satu tahun sejak diumumkan pertama kali oleh Presiden Joko Coronavirus disease atau Covid-19 merupakan penyakit infeksi pernapasan akut yang disebabkan oleh corona virus strain severe acute respiratory syndrome corona virus 2 (SARS-CoV-2). WHO menyatakan bahwa saat kini telah terjadi pandemi COVID-19 yang mengancam jiwa manusia dan dapat menyebar secara masif apabila tidak ada Tindakan pencegahan secara menyeluruh di semua negara termasuk Indonesia. Berbagai upaya diketahui dapat dilakukan untuk pencegahan penyebaran COVID ini termasuk salah satunya adalah penggunaan hand sanitizer yang merupakan cairan antiseptik yang mampu untuk membunuh virus. Hand sanitizer (HS) sangat dibutuhkan oleh masyarakat baik di rumah sakit, klinik, kantor, sekolah dll. sebagai upaya untuk pencegahan mandiri terhadap paparan virus COVID-19 ini. Para dosen Program studi Pendidikan Profesi Apoteker beserta sejumlah mahasiswa Program studi Pendidikan Profesi Apoteker, Universitas Sari Mutiara Indonesia terpanggil untuk ikut berpartisipasi dalam upaya membantu pencegahan penularan COVID-19 dengan melakukan sosialisasi cara mencuci tangan dan pemakaian hand sanitizer/hand gel yang baik dan benar di lingkungan SD Negeri 053975 Stabat Lama. Ini merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan salah satu kegiatan tridarma perguruan tinggi. Diharapkan Luarannya adalah dengan sosialisasi cara mencuci tangan dan pemakaian hand sanitizer/hand gel yang baik dan benar kepada murid, guru dan tenaga lainnya di SD Negeri 053975 Stabat Lama dapat memberikan pengetahuan, pemahaman dan secara tidak langsung dapat mencegah kontaminasi dan mencegah penyebaran infeksi virus COVID-19 yang lebih luas lagi.
SOSIALISASI CARA MENCUCI TANGAN DAN PEMAKAIAN HAND SANITIZER / HAND GEL YANG BAIK DAN BENAR DI PANTI ASUHAN SUKACITA ANAK MAHKOTA DALAM UPAYA MEMBANTU PENCEGAHAN COVID-19 br Ginting, Grace Anastasia; Surbakti, Christica Ilsanna; br Tarigan, Modesta Harmoni
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-COV 2 dan dapat menular melalui droplet yang berasal dari batuk serta bersin, kontak pribadi seperti berjabat tangan, menyentuh benda ataupun permukaan yang terdapat virus kemudian menyentuh hidung, mulut, atau mata, peningkatan jumlah kasus berlangsung cukup cepat, dan menyebar ke berbagai negara dalam waktu singkat. Pada masa pandemi ini perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sangat bermanfaat untuk mencegah penularan, menanggulangi dan melindungi diri dari paparan virus SARS-COV 2. Pencegahan penularan di masyarakat dapat dilakukan dengan physical distancing, mengetahui etika batuk/bersin, mengetahui cara pemakaian masker, pembatasan aktivitas luar rumah dan salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan adalah menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan atau pemakaian hand sanitizer/hand gel. Para dosen Program studi Pendidikan Profesi Apoteker beserta sejumlah mahasiswa Program studi Pendidikan Profesi Apoteker, Universitas Sari Mutiara Indonesia terpanggil untuk ikut berpartisipasi dalam upaya membantu pencegahan penularan COVID-19 dengan melakukan sosialisasi cara mencuci tangan dan pemakaian hand sanitizer/hand gel yang baik dan benar di Panti Asuhan Sukacita Anak Mahkota. Ini merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan kegiatan tridarma perguruan tinggi. Diharapkan luarannya adalah dengan memberikan sosialisasi cara mencuci tangan dan pemakaian hand sanitizer/hand gel yang baik dan benar kepada anak-anak di Panti Asuhan Sukacita Anak Mahkota dapat memberikan pengetahuan, pemahaman dan secara tidak langsung dapat mencegah kontaminasi dan mencegah penyebaran infeksi virus COVID-19 yang lebih luas lagi.
Edukasi Tentang Hipertensi dan Pemberian Informasi Obat Antihipertensi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat di UPT. Puskesmas Teladan Br Ginting, Grace Anastasia; Raissa Fitri; Mainal Furqan; Rezza Fikrih Utama; Jintawadi Situmorang
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas nilai normal. Hipertensi merupakan masalah yang perlu diwaspadai, karena tidak ada tanda gejala khusus pada penyakit hipertensi dan beberapa orang masih merasa sehat untuk beraktivitas seperti biasanya. Hal ini yang membuat hipertensi sebagai silent killer, orang-orang akan tersadar memiliki penyakit hipertensi ketika gejala yang dirasakan semakin parah dan memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan. Banyak faktor resiko penyebab semakin parahnya hipertensi, salah satunya adalah kurangnya informasi dan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dan penggunaan obat antihipertensi yang baik dan benar. Tujuan dari program edukasi dan pemberian informasi obat adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hipertensi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penggunaan obat antihipertensi yang baik dan benar. Mahasiswa dan dosen dari Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker dan Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Sari Mutiara Indonesia diminta untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di UPT. Puskesmas Teladan tentang hipertensi dan penggunaan obat antihipertensi. Ini adalah salah satu kegiatan tridarma perguruan tinggi yang mengabdikan diri kepada masyarakat. Diharapkan bahwa kegiatan ini akan memberikan pengetahuan dan pemahaman, secara tidak langsung mencegah penggunaan obat yang salah dan mencegah komplikasi lanjutan hipertensi.
Edukasi Tentang Penyakit Tuberkulosis Dan Pemberian Informasi Obat Untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Di UPT. Puskesmas Amplas Br Ginting, Grace Anastasia; Raissa Fitri; Mainal Furqan; Rialita Lifiani; Rezza Fikrih Utama; Zain Muhtarom
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan beban tuberkulosis tertinggi. Jumlah kasus baru tuberkulosis di Indonesia tahun 2018 diperkirakan berjumlah 845.000 kasus. Jumlah kematian akibat tuberkulosis diperkirakan sebanyak 93.000 kasus. Indonesia merupakan negara dengan peringkat tertinggi ketiga di dunia dalam jumlah kasus baru tuberkulosis. Pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat masih sangat terbatas. Obat harus selalu digunakan secara benar agar memberikan manfaat terapi yang optimal. Pengobatan tuberkulosis membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu selama 6 bulan dan kuman tuberkulosis berisiko menjadi resistan obat jika tidak menyelesaikan proses pengobatan sampai tuntas. Pengobatan untuk tuberkulosis resistan obat membutuhkan waktu jauh lebih lama daripada tuberkulosis biasa, yakni 2 tahun. Jika penyakit tuberkulosis tidak diobati sampai sembuh, maka 1 orang pasien tuberkulosis aktif dapat menularkan ke 10-15 orang pertahunnya. Tujuan dari program edukasi dan pemberian informasi obat adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit tuberkulosis dan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam penggunaan obat. Mahasiswa dan dosen dari Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker dan Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Sari Mutiara Indonesia melaksanakan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di UPT. Puskesmas Amplas tentang penyakit tuberkulosis dan penggunaan obat. Ini adalah salah satu kegiatan tridarma perguruan tinggi yang mengabdikan diri kepada masyarakat.
HEART HEALTH AWARENESS: MENUMBUHKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG KESEHATAN JANTUNG DI KLINIK PRATAMA NUSANTARA KESEHATAN Prayoga, Andre; Fitri, Raissa; br Ginting, Grace Anastasia; Waruwu, Syukur Berkat; Utama, Rezza Fikrih; Maimunah, Siti
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6134

Abstract

Latar belakang: Penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia dan dunia. Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap faktor risiko serta pencegahan penyakit jantung menjadi latar penting untuk dilakukan edukasi kesehatan..Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2025 di Klinik Pratama Nusantara Kesehatan, Jalan Bakti Luhur No. 17 Medan. Sasaran kegiatan adalah masyarakat sekitar lokasi kegiatan. Kegiatan terdiri dari edukasi kesehatan jantung, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran denyut nadi, serta sesi konsultasi oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Universitas Sari Mutiara Indonesia. Hasil: Kegiatan ini diikuti oleh ±50 orang peserta dengan antusiasme tinggi. Lebih dari 30% peserta memiliki tekanan darah tinggi namun belum pernah mendapatkan edukasi atau pemeriksaan sebelumnya. Setelah dilakukan edukasi, terjadi peningkatan pemahaman peserta terhadap faktor risiko dan pencegahan penyakit jantung berdasarkan hasil evaluasi singkat. Kesimpulan: Kegiatan edukasi kesehatan jantung ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat, dan dapat dijadikan model untuk kegiatan promotif-preventif berkelanjutan di komunitas.
BUDIDAYA EKSTRAK BATANG PORANG (AMORPHOPHALLUS MUELLERI BLUME) YANG MENGANDUNG FENOL DAN FLAVONOID SEBAGAI ANTIOKSIDAN Br Ginting, Grace Anastasia; Sinaga, Arman Bemby; Brahmana, Nettietalia Br
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antioksidan merupakan suatu senyawa yang dapat menghambat radikal bebas yang terikat dan menjadi lebih stabil dimana radikal bebas dapat menyerang DNA sehingga menyebabkan mutasi pada sel dan mencegah proses penuaan. Tanaman porang merupakan salah satu tanaman yang mengandung antioksidan karena mengandung senyawa fenol dan flavonoid. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk mengetahui cara budidaya tanaman porang yang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan untuk mencegah proses penuaan . Kesimpulan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah budidaya tanaman porang telah terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapatkan sambutan yang baik. Setelah melakukan pelatihan ini, para peserta lebih memahami bahwa proses penuaan dapat dicegah dengan penggunaan bahan alami seperti tanaman porang.
PERAN APOTEKER DALAM PROMOSI GAYA HIDUP SEHAT DAN DETEKSI RISIKO DIABETES MELITUS DI APOTEK BETANIA KABANJAHE Surbakti, Christica Ilsanna; Br Ginting, Grace Anastasia; Modesta Tarigan; Andre Prayoga; Raissa Fitri; Ferdinand Ginting; Riska Suhaila; Indah Khadila; Hot Silvi; Herdy Marettiany
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6533

Abstract

Latar belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang terjadi ketika pancreas tidak dapat memproduksi insulin yang dihasilkan secara efektif. Insulin adalah hormone yang mengatur gula darah. Tujuan: Memberikan edukasi kesehatan tentang penyakit diabetes mellitus bagi masyarakat.. Metode: Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui metode observasi langsung kepada masyarakat dan edukasi dor to dor. Hasil: menunjukkan bahwa dengan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan setiap individu pretest 48% dan Postest 78%. Kesimpulan: Bahwa dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat, maka pengetahuan mereka pun meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memberikan dampak bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.