Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

Sosialisasi Dagusibu Obat Dan Pengenalan Pencegahan Osteoporosis Pada Ibu Rumah Tangga Di Puskesmas Dolok Sanggul Yuliana, Artha; Andre Prayoga; Grace Anastasia br Ginting
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obat biasanya digunakan untuk memperbaiki kesehatan dan mencegah penyakit. Untuk memastikan bahwa masyarakat menggunakan obat dengan benar, ikatan apoteker Indonesia telah memperkenalkan istilah DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) untuk melakukan pengawasan penggunaan obat. Penyakit yang dikenal sebagai osteoporosis menyebabkan penurunan kepadatan tulang, perubahan mikoarsitektur tulang, dan tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Tujuan dari program pemberian informasi DAGUSIBU adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan dan pengelolaan obat yang baik dan benar. Pada kegiatan ini, tema pengenalan pencegahan osteoporosis diambil dari latar belakang penyakit osteoporosis sebagai "silent killer" yang jarang terdeteksi, terutama pada wanita. Mahasiswa dan dosen dari Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker dan Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Sari Mutiara Indonesia diminta untuk meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga Puskesmas Dolok Sanggul tentang DAGUSIBU dan cara mencegah osteoporosis. Ini adalah salah satu kegiatan tridarma perguruan tinggi yang mengabdikan diri kepada masyarakat. Diharapkan bahwa sosialisasi ini akan memberikan pengetahuan dan pemahaman, secara tidak langsung mencegah penggunaan obat yang salah dan mencegah osteoporosis.
Sanitasi Bahan Baku dan Peralatan Dalam Mencegah Kontaminasi Mikrobiologi pada Kelompok UKM di Medan Maimunah, Siti; Andre Prayoga
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FKMI merupakan Forum Komunikasi Muslim Indonesia di Medan, Sumatera Utara. Merupakan salah satu kelompok UKM di Medan. Anggotanya terdiri dari ± 20 UKM yang megikuti bazar halal food. UKM yang produktif dengan misi membantu perekonomian keluarga melalui usaha. Namun, beberapa kendala yang dialami oleh kelompok “FKMI” adalah masih minimnya pengetahuan dari beberapa anggotanya mengenai sanitasi higienitas peralatan seperti air yang digunakan untuk sanitasi peralatan, pencucian bahan baku, agar terhindar dari cemaran mikrobiologi, rumah produksi yang masih menyatu dengan rumah tangga sehingga terkendala dalam pengurusan BPOM. Sebagian belum memahami alur proses perizinan. Tujuan kegiatan program PKM untuk memberdayakan, menguatkan partisipasi anggota kelompok FKMI dan mengedukasi pentingnya memahami dalam peningkatan mutu bahan baku pangan dari air yang digunakan yang memenuhi standarisasi yang diperbolehkan oleh Permenkes RI. Mengetahui peralatan yang digunakan saat proses produksi yang sesuai dengan standart pengurusan ijin BPOM. serta syarat dalam penyusunan sistem jaminan produk halal dan BPOM dapat terpenuhi. Metode pendekatan yang digunakan edukasi secara luring, menjalin kerjasama dengan mitra, metode pendidikan, penyusunan BPOM dan SJPH, metode workshop. Hasil, Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan di bulan November sampai dengan Desember 2023, Hasil pengabdian masyarakat ini mendapatkan respon baik dari mitra, dengan bersedianya UKM dengan produk frozen seperti bakso, dimsum, mpek-mpek, kebab, risol, dan sambel kemasan untuk mengikuti workshop edukasi sanitasi bahan baku dan peralatan peralatan dalam mencegah kontaminasi mikrobiologi pada produk kemasan.mengedukasi UKM menyampaikan informasi ke anggotanya, mitra memahami pentingnya sanitasi dalam proses pengolahan bahan baku untuk memperlama daya simpan produk, menggunakan kualitas air yang memenuhi standarisasi PERMENKES RI No.32 Tahun 2017 pangan yang diperboehkan saat proses produksi. Dari 20 anggota FKMI, semuanya sudah memiliki legalitas izin usaha (NIB),dan sertifikasi Halal. Dan 2 UKM sudah memiliki BPOM.
Edukasi Cara Memilih Kosmetik Yang Aman Pada Siswa/I SMK-SMTI Banda Aceh Ginting, Grace Anastasia br; Modesta Tarigan; Andre Prayoga
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kosmetik pada saat ini merupakan salah satu kebutuhan sekunder dalam kehidupan manusia, karena kosmetik sudah merupakan gaya hidup bagi wanita maupun pria, disegala usia. Banyaknya produk kosmetik yang beredar di pasaran dan ditawarkan di berbagai media, mengharuskan masyarakat berhati-hati dalam menentukan produk kosmetik yang akan digunakan. Usia remaja atau generasi milenial merupakan usia produktif banyak menggunakan kosmetika. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan untuk menambah wawasan masyarakat khususnya remaja untuk waspada dan berhati-hati serta cermat memilih kosmetik yang mengandung bahan yang aman untuk di gunakan.
Sosialisasi Pemeriksaan Kadar Boraks Pada Bakso Di Wilayah Pancur Batu Modesta Tarigan; Andre Prayoga; Marbun, Eva Diansari
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan adalah salah satu sumber energi bagi tubuh manusia. Makanan yang baik adalah makanan yang memiliki tingkat gizi yang tinggi sehingga berpengaruh pada kualitas kesehatan manusia. Salah satu makanan yang sedang digemari dan sering ditambahkan zat berbahaya adalah bakso tusuk. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa lama bakso tusuk dapat dikonsumsi dan disimpan pada suhu ruang dan mengetahui ada tidaknya kandungan boraks pada bakso tusuk serta mengukur kadar boraks pada bakso tusuk di wilayah Pancur Batu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan kadar boraks pada bakso di daerah kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorik menggunakan metode uji kualitatif. Sampel penelitian ini adalah sampel bakso. Dengan metode kertas kurkumin tidak menghasilkan perubahan warna pada kertas kurkumin, warna kertas kurkumin tetap kuning yang menunjukkan bahwa sampel tersebut tidak mengandung bahan berbahaya boraks.
PELATIHAN PENGOLAHAN SABUN MANDI SARI EKSTRAK BUAH TOMAT DI INDUSTRI WILAYAH KOTA MEDAN Modesta Tarigan; Devina Chandra; Andre Prayoga
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan salah satu bahan pangan dengan kandungan antioksidan yang cukup tinggi yaitu likopen, polifenol dan vitamin C. Antioksidan dapat melindungi tubuh manusia memperbaiki kerusakan akibat senyawa oksigen reaktif dan radikal bebas lain. Senyawa oksigen reaktif yang memicu stres oksidatif di kulit dapat menyebabkan kanker, penuaan, peradangan, dan kerusakan sel-sel kulit, oleh karena itu tomat dapat digunakan untuk produk kebersihan dan kecantikan seperti sabun mandi. Tujuan penelitian ini ialah untuk memformulasikan sari buah tomat dalam bentuk sediaan sabun padat menguji efektivitas dalam melembapkan kulit, dan menguji kualitas mutu sabun berdasarkan Standar Nasional Indonesia. Penelitian dilakukan secara eksperimental, meliputi perolehan sampel, identifikasi sampel, pembuatan sari buah tomat dengan menggunakan juicer. Pembuatan sabun padat dimulai dari formula blanko (F0) dan penambahan konsentrasi simplisia 5% (F1), 10% (F2), dan 15% (F3). Pemeriksaan stabilitas fisik sediaan meliputi pengujian iritasi, dan hedonik terhadap sukarelawan, dan uji kelembapan kulit. Pemeriksaan kualitas sabun padat berdasarkan Standar Nasional Indonesia yaitu pH, ketinggian busa, kadar alkali bebas dan asam lemak bebas. Hasil yang didapatkan ialah sari buah tomat dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun padat yang tidak mengiritasi kulit sukarelawan. Sabun dengan konsentrasi eksfolian 15% (F3) memberikan efektivitas melembapkan kulit terbaik yaitu kadar air meningkat 40,80%. Sabun padat memenuhi Standar Nasional Indonesia yaitu: pH 9,61-9,83, busa yang stabil, kadar alkali bebas 0,08% serta asam lemak bebas 0,765%. Sediaan sabun padat yang mengandung sari buah tomat dengan konsentrasi 15% menunjukkan efektivitas dalam melembapkan kulit yang paling baik dan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia.
Edukasi Tentang Bahaya Konsumsi Kopi Yang Mengandung Kafein pada Kesehatan Ginjal Di Rumah Sakit wilayah Deli Serdang Grace Anastasia Ginting; Andre Prayoga; Cut Masyhitah
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi merupakan tanaman perkebunan yang termasuk dalam genus Coffea dengan famili Rubaceae. Kopi dimanfaatkan menjadi minuman oleh masyarakat dunia. Beberapa senyawa yang terkandung dalam kopi merupakan salah satu bioaktif pada kopi yang memiliki pengaruh terhadap kondisi ginjal. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui hubungan antara kopi dengan kondisi ginjal. Metode yang digunakan adalah literature riew dengan mencari kata kunci kopi, ginjal, glomerulus, dan tubulus di Google Scholar dan Pubmed. Pencarian literatur baik dari jurnal nasional maupun internasional kemudian merangkum topik pembahasan dan membandingkan hasil yang disajikan dalam artikel. Dari beberapa penelitian yang dilakukann, hubungan antara kopi dengan konsisi ginjal adalah menurunkan jumlah sel mesangial glomerulus ginjal, mencegah hipertrofi glomerulus, dan menyebabkan terjadinya tiroidisasi pada sel epitel tubulus ginjal.
PERAN APOTEKER DALAM PROMOSI GAYA HIDUP SEHAT DAN DETEKSI RISIKO DIABETES MELITUS DI APOTEK BETANIA KABANJAHE Surbakti, Christica Ilsanna; Br Ginting, Grace Anastasia; Modesta Tarigan; Andre Prayoga; Raissa Fitri; Ferdinand Ginting; Riska Suhaila; Indah Khadila; Hot Silvi; Herdy Marettiany
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6533

Abstract

Latar belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang terjadi ketika pancreas tidak dapat memproduksi insulin yang dihasilkan secara efektif. Insulin adalah hormone yang mengatur gula darah. Tujuan: Memberikan edukasi kesehatan tentang penyakit diabetes mellitus bagi masyarakat.. Metode: Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui metode observasi langsung kepada masyarakat dan edukasi dor to dor. Hasil: menunjukkan bahwa dengan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan setiap individu pretest 48% dan Postest 78%. Kesimpulan: Bahwa dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat, maka pengetahuan mereka pun meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memberikan dampak bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT AKIBAT VIRUS BAGI SISWA/I DI SMP SWASTA AMAL LUHUR MEDAN Andre Prayoga; Artha Yuliana Sianipar; Cut Masyithah Thaib; Adinda Nurul Amalia; Ester Nofiari Bawamenewi; Febri Mael Munte; Putri Agustina Sipayung; Meriani, Putri; Rachel Dwi Lestari Larosa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6831

Abstract

Latar belakang: Lingkungan sekolah menengah pertama memiliki tingkat interaksi sosial yang tinggi sehingga rentan terhadap penularan penyakit akibat virus, seperti influenza, cacar air, demam berdarah dengue, hepatitis, dan COVID-19. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai perilaku hidup bersih dan sehat dapat meningkatkan risiko penularan penyakit tersebut. Kondisi ini berdampak pada kesehatan siswa serta mengganggu proses belajar mengajar di sekolah. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan yang sistematis dan berkelanjutan sebagai langkah preventif untuk menekan penyebaran penyakit akibat virus di lingkungan sekolah. Tujuan: Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SMP mengenai penyakit akibat virus, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode: Desain kegiatan menggunakan metode edukasi kesehatan interaktif. Metode yang diterapkan meliputi pemaparan materi tentang virus dan penyakit akibat virus, penayangan video edukatif mengenai etika batuk dan bersin serta cara mencuci tangan yang benar, demonstrasi praktik, sesi tanya jawab, dan ice breaking untuk meningkatkan partisipasi siswa. Media yang digunakan berupa presentasi materi dan video edukasi kesehatan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan siswa/i mengikuti kegiatan dengan antusias dan berpartisipasi aktif selama sesi edukasi. Siswa mampu memahami jenis-jenis penyakit akibat virus, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan, seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menerapkan etika batuk dan bersin. Interaksi selama tanya jawab menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Kesimpulan: Edukasi kesehatan mengenai pencegahan penularan penyakit akibat virus efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa di SMP Swasta Amal Luhur. Kegiatan ini berpotensi membentuk perilaku hidup bersih dan sehat serta mendorong siswa menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan penyakit, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat.