Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

Pembuatan Krim Pelembab Kulit Dari Saripati Buah Salak (Salacca sumatrana Becc.) Sapitri*, Alfi; Eva Diansari Marbun; Retnita Ernayani Lubis; Dian Arisetya; Syukur Berkat Waruwu
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah salak mengandung fenol dan flavonoid. Mengandung vitamin A, pro vitamin B5, C, E yang sangat penting untuk menangkal radikal bebas. Buah salak juga berpotensi sebagai antioksidan alami yang baik. Adanya vitamin C dan juga antioksidan dalam buah salak berkhasiat untuk meningkatkan kecantikan kulit secara alami. Saripati buah salak diformulasikan dalam krim tipe m/a untuk membuat sediaan yang berfungsi sebagai pelembab kulit. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk optimalisasi potensi buah salak untuk menjadi krim pelembab kulit. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode edukatif dan partisipatif. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang ada yaitu: 1. Observasi kelompok mitra, 2. Pelakasanaan perumusan masalah, 3. Merumuskan solusi, 4. Sosialisai dan pelatihan, 5. Pendampingan dan evaluasi. Hasil dari evaluasi berjumlah 30 peserta didapat hasil tingkat pengetahuan peserta baik sebesar 90%. Pengetahuan cukup sebesar 10 %. Pada tingkat kebermanfaatan pelatihan baik sebesar 100% begitu juga dengan minat kepuasan sebesar 100%. Respon positif yang diberikan peserta pada kegiatan PKM dan Pelatihan.
Penyuluhan Kesehatan dan Pemanfaatan Tanaman Obat di Kampung Nelayan Sapitri, Alfi; Vivi Asfianti; Dian Arisetya
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengobatan tradisional adalah pengobatan dan atau perawatan dengan cara dan obat yang mengacu pada pengalaman dan keterampilan secara empiris yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat. Tanaman Obat Keluarga/TOGA adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah dibidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Kampung Nelayan merupakan salah satu perkampungan yang terletak di Kelurahan Belawan-1, Kecamatan Medan-Belawan, Provinsi Sumatera Utara. Satu-satunya sarana transportasi yang digunakan untuk dapat menjangkau Kampung Nelayan adalah dengan menggunakan perahu. Kasus kesehatan yang sering terjadi di Kampung Nelayan meliputi penyakit kulit, gangguan pada ma­ta, pen­cer­na­an, ­cacingan, masalah gizi, hipertensi, rematik, diabetes dan asma. Hal ini diperparah karena lokasi kampung nelayan yang jauh dari puskesmas, klinik dan apotek sehingga masyarakat sulit mendapat­kan akses layanan kesehatan dasar. Kondisi kesehatan penduduk di Kampung Nelayan diperparah akibat lingkungan yang kotor, sanitasi yang tidak baik, Kehidupan sosial ekonomi nelayan sangat ditunjang dengan kondisi iklim yang ada, sehingga masyarakan membutuhkan pengobatan alternatif berupa tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai obat, namun kondisi pekarangan tidak mendukung. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan ataupun sosialisasi terhadap seluruh masyarakat kampung nelayan-1 tentang alternatif pendukung kesehatan berupa pembuatan pondok sehat terapung yaitu tempat pelayanan kesehatan dan pusat informasi obat tradisional serta penyuluhan penanaman obat tradisional dengan menggunakan hidroponik garden. Metode yang digunakan pada program ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Tahapan yang dilalui pada kegiatan ini adalah persiapan, penyuluhan tentang tanaman obat dan hidroponik, pelaksanaan pelatihan tanaman obat.
Penyuluhan dan Pemeriksaan Beberapa Saus Tomat Yang Beredar Di Pasar Pada Kelompok Wirausaha Sapitri, Alfi; Eva Diansari Marbun; Dian Arisetya; Artha Yuliana Sianipar
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saus tomat adalah makanan olahan yang disajikan sebagai pelengkap makanan terbuat dari buah tomat, cabai dan bumbu-bumbu serta rempah-rempah. Pada produksi saus tomat ada yang menambahkan zat-zat berbahaya serta kebersihan saus tomat sering terabaikan. Tujuan dari pelaksaan pengabdian ini mengedukasi masyarakat mengenai saus tomat yang baik dikonsumsi dan pemeriksaan yang tepat dari bahaya pencemaran mikroorganisme. Metode PKM adalah edukasi langsung kepada peserta dalam bentuk ceramah dan tanya jawab. Hasil PKM yaitu dari hasil evaluasi Kegiatan PKM tingkat pengetahuan 25 dengan kategori baik sekitar 83.33 %, kategori cukup ada 5 peserta dengan persentasi 16.67%. Pada tingkat kegunaan materi kategori baik berjumlah 26 peserta dengan persentasi 86.67%, kategori cukup 4 peserta dengan persentasi 13.33% disimpulkan rata-rata peserta sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan saus tomat. hasil pemeriksaan kapang kamir dari 4 sampel saus tomat di dapat Sampel A yaitu 11 x 106 koloni/g, Sampel B yaitu 10 x 106 koloni/g, Sampel C yaitu 9 x 106 koloni/g, dan Sampel D yaitu 2 x 106 koloni/g. Dari hasil perhitungan tersebut disimpulkan bahwa sampel A, B, C dan D melebihi batas persyaratan mikroba dan tidak memenuhi batas persyaratan mikroba dengan jumlah yang tertera pada standarisasi nasional indonesia (SNI) yaitu 5 x 101 koloni/g.