Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Optimalisasi Literasi Kritis Melalui Kampanye Kreatif Instagram dalam Membangun Etika Bermedia Sosial pada Remaja Gultom, Andri Fransiskus; Wadu, Ludovikus Bomans; Tursini, Umi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.4130

Abstract

Pesatnya perkembangan media sosial telah menjadikan ruang digital sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja. Namun, intensitas penggunaan tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman etika dan literasi kritis yang memadai. Fenomena komunikasi yang kurang santun, penyebaran ujaran kebencian, serta maraknya informasi yang tidak terverifikasi menunjukkan adanya urgensi dalam penguatan kesadaran etika bermedia sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kritis dan kesadaran etis remaja dalam berinteraksi di ruang digital melalui kampanye edukatif berbasis media sosial Instagram. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi tahap perencanaan pesan kampanye, produksi konten visual berupa poster dan video singkat, serta penyebaran dan pendampingan interaksi audiens secara daring. Hasil pelaksanaan menunjukkan respons yang positif dari audiens, dengan capaian jangkauan sebanyak 409 tayangan, 48 tanda suka, serta berbagai bentuk interaksi seperti komentar dan pesan langsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa kampanye digital berbasis media sosial efektif sebagai sarana edukasi publik dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, khususnya prinsip kemanusiaan dan persatuan, dalam konteks komunikasi digital. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran awal remaja untuk bersikap lebih kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam mengelola informasi serta berpartisipasi di ruang siber.
Kewarganegaraan Reflektif di Ruang Digital: Studi Fenomenologis Interpretatif atas Pengalaman Founder NGO dalam Mengelola Kritik dan Dukungan Netizen Wadu, Ludovikus Bomans
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v5i3.4147

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara NGO membangun interaksi dengan publik melalui kampanye sosial digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif founder Yayasan Barakarsa Indonesia dalam memaknai kritik dan dukungan netizen terhadap kampanye sosial yang dijalankan melalui media sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, penelitian ini menerapkan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) untuk menggali pengalaman hidup (lived experience) founder sebagai aktor kewarganegaraan digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap founder yang telah menjalankan kegiatan kerelawanan minimal dua tahun dan terlibat aktif dalam pengelolaan komunikasi digital. Hasil analisis mengungkap tema utama berdialog dengan ekosistem sosial, yang menggambarkan proses reflektif founder dalam mengelola kritik dan dukungan sebagai bagian dari perjalanan menjalankan misi sosial. Kritik dimaknai sebagai sarana evaluasi dan perbaikan program, sementara dukungan berfungsi sebagai validasi dan penguat motivasi. Temuan ini memperluas pemahaman tentang kewarganegaraan digital sebagai praktik reflektif yang melibatkan kerja psikologis berkelanjutan dalam konteks organisasi sipil.
Kepercayaan Diri Relawan di Ruang Digital: Studi Fenomenologi dalam Perspektif Psikologi Kewarganegaraan Wadu, Ludovikus Bomans; Gultom, Andri Fransiskus; Candra, Priskardus Hermanto
Jurnal Civic Hukum Vol. 11 No. 1 (206): Mei 2026
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v11i1.43406

Abstract

This study explores how digital psychological experiences influence the self-confidence of volunteers within the context of contemporary civic engagement. Employing a qualitative approach with an Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) design, the research delves into the subjective experiences of three founders of an Indonesian volunteer-based Non-Governmental Organization (NGO). Data were collected through in-depth semi-structured interviews, supplemented by documentation analysis and non-participant observation. The findings reveal that volunteers' self-confidence is constructed through a dynamic and dialectical process shaped by their interactions in digital spaces. Social media platforms function as ambivalent psychological arenas, simultaneously providing validation and posing threats. In response, volunteers develop a form of dynamic self-confidence, anchored in two pillars: evidence-based efficacy (rooted in tangible impact) and value-based resilience (rooted in intrinsic motivation and preparedness). To sustain this confidence, they employ dual resilience strategies: collective emotion regulation within their team and personal digital literacy practices, such as selective detachment. The study concludes that sustaining civic engagement in the digital era requires not only instrumental skills but also the psychosocial capacity to navigate the complex psychological landscape of online spaces.