Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Media Finger Coloring untuk Anak Down Syndrome dalam Melatih Keterampilan Mewarnai Putri, Reza Sutarna; Siswanto, Wahyudi; Sunandar, Asep; Sumarsono, Raden Bambang; Junaidi, Ahsan Romadlon; Ediyanto, Ediyanto
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 8, No 1 (2022): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i12022p6-11

Abstract

Media finger coloring adalah media untuk mewarnai yang dilakukan dengan menggunakan jari. Pada penelitian ini media hanya digunakan untuk anak down syndrome usia 5 – 10 tahun. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode need to do. Model penelitian dan pengembangan pada penelitian ini menggunakan model Hasil dari penelitian dan pengembangan media finger coloring yang telah dilakukan mendapatkan hasil kevalidan 97,50% dari Ahli Media dan 68% dari Ahli Pendidikan Seni dengan rata-rata kevalidan 82%. Pada kepraktisan dan kefektifan uji coba siswa kelas 1 mendapatkan hasil 82% dan kelas 3 mendapatkan 90% dengan rata-rata 86%. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh kesimpulan bahwa media finger coloring valid dan boleh digunakan untuk melatih kemampuan mewarnai anak down. Saran yang diberikan untuk penelitian ini adalah penambahan gambar pada buku mewarnai, mengembangkan media untuk usia 11 – 17 tahun, mengalokasikan waktu agar kualitas, kuantitas, dan waktu belajar dapat seimbang dan selaras, serta perbaikan luas dan ketebalan kertas.
Peningkatan kemampuan membaca pemahaman menggunakan media e-flashcard pada siswa cerebral palsy kelas v di SLBN 1 Takalar Meidina, Tatiana; Sulasminah, Dwiyatmi; Bastiana, Bastiana; Mubar, Muh. Maaris; Putri, Reza Sutarna
Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 12 No 1 (2025): Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/trihayu.v12i1.21174

Abstract

In an effort to enhance the quality of learning services in Special Education Schools, it is essential to employ instructional media that are not only adaptive but also capable of providing stimulation aligned with the students’ individual characteristics. This study aimed to determine the effect of using e-flashcard media on improving the reading comprehension skills of a fifth-grade student with cerebral palsy at SLBN 1 Takalar. The research employed a Single Subject Research (SSR) design with an A1–B–A2 model, consisting of three phases: baseline 1 (A1), intervention (B), and baseline 2 (A2). Data were collected through direct observation of the subject’s reading comprehension performance across sessions. The within-condition analysis showed that during the A1 phase, data remained stable with no significant improvement, while during the intervention phase (B), reading comprehension increased with some variability. In the A2 phase, data became stable again, maintaining the same performance level as the final intervention sessions. The between-condition analysis revealed 0% overlap in both A1/B and B/A2 comparisons, indicating no data overlap between phases. These findings suggest that the use of e-flashcards effectively enhances and maintains reading comprehension skills in students with cerebral palsy. Therefore, e-flashcards can serve as an engaging and adaptive instructional strategy to support literacy learning among students with special needs.
Sosialisasi Klasifikasi, Karakteristik, Identifikasi Peserta Didik Penyandang Disabilitas di Sekolah Dasar Negeri Jagalan Mojokerto Putri, Reza Sutarna; Wardany, Ossy Firstanti; R, Nurazizah Rahmi
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v2i1.235

Abstract

Pada era ini istilah tentang Pendidikan Inklusi sudah tidak asing lagi bagi kalangan masyarakat. Dalam menyelaraskan pendidikan tersebut maka diperlukan adanya pengetahuan dan keterampilan untuk para pendidik agar memahami klasifikasi, karakteristik, dan pendidik diharapkan mampu melakukan identifikasi dini terhadap peserta didik penyandang disabilitas. Pelaksanaan sosialisasi pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan hal tersebut. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini terdiri dari tiga tahap yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Sosialisasi pengabdian ini dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2026 sampai dengan Selasa, 3 Maret 2026 di SDN Jagalan Kota Mojokerto Provinsi Jawa Timur. Jumlah keseluruhan peserta sosialisasi ini adalah 9 orang yang terdiri dari 6 guru kelas, 1 guru PJOK, 1 guru PAI, dan Kepala Sekolah. Materi yang disosialisasikan pada hari pertama adalah klasifikasi dan karakteristik, pada hari kedua adalah identifikasi. Hasil yang didapatkan melalui evaluasi yaitu pengetahuan serta keterampilan pendidik mengalami peningkatan sebesar 32,67%, dari rata-rata awal yaitu 66,33% menjadi 99%. Dapat disimpulkan bahwa sosialisasi pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan serta keterampilan guru dalam memahami klasifikasi, karakteristik, dan identifikasi peserta didik penyandang disabilitas.