Setyabudi
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Effectiveness of micro and nano sized propolis with calcium hydroxide combination in inhibiting the formation of Lactobacillus acidophilus biofilm Derice Putri Nourah Serena; Ira Widjiastuti; Setyabudi; Febriastuti Cahyani; Devi Puspitasari; Tiara Dyah Iswari; Suardita, Ketut; Daniyal Lazuardi Ramadhan
Conservative Dentistry Journal Vol. 15 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/cdj.v15i2.2025.87-90

Abstract

Background: Lactobacillus acidophilus is involved in secondary caries that can accelerate demineralization of the tooth surface. Bacteria forms biofilm as part of a defense mechanism. One of the caries treatments is direct pulp capping with calcium hydroxide (Ca(OH)2) as the gold standard. Due to its high pH, calcium hydroxide can induce necrosis of pulp tissue when it comes into direct contact. Propolis is a natural material produced by honey bees. Propolis has many benefits including antibacterial effects. Nanoparticles are microscopic particles measuring 1-100 nm, reducing particle size can increase the rate of dissolution and absorption. Purpose: This study aims to prove the difference in the biofilm inhibitory ability of a micro and nano-sized combination of propolis and Ca(OH)2 against L. acidophilus biofilms. Methods: This study used true experimental laboratories research with treatment groups that included a control, combination of micro-sized propolis and Ca(OH)2 and combination of nano-sized propolis and Ca(OH)2. Results: The results showed that there was a significant difference between the micro and nano-sized combination of propolis and Ca(OH)2 in inhibiting biofilm growth, with the combination of nano-sized propolis and Ca(OH)2 showing higher effectiveness compared to the micro-sized one. The combination of nano-sized propolis and Ca(OH)2 produced an inhibition value of 84.35%, while the micro-sized one produced an inhibition value of 77.18%. Conclusion: The combination of nano-sized propolis and Ca(OH)2 had a greater biofilm inhibition compared to the combination of micro-sized propolis and Ca(OH)2.
KONDISI LAYANAN PERPUSTAKAAN DESA DI KECAMATAN SUSUKAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Setyabudi; Siti Suryanti
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 3 No. 1 (2021): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v4i1.67

Abstract

Perpustakaan desa merupakan satu aspek penting dalam pengembangan literasi di masyarakat. Adanya pandemi Covid-19 membuat peran perpustakaan desa untuk mengembangkan literasi menjadi terganggu. Sebagai faktor penghambatnya adalah banyak masyarakat yang belum menaruh perhatian dan kepedulian terhadap perpustakaan desa serta sosialisasi dari desa juga belum optimal. Pandemi Covid-19 berpengaruh pada pelayanan perpustaakaan desa karena pembukaan layanan diharuskan mengikuti protokol kesehatan dan arahan dari pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19. Untuk kondisi saat pandemi Covid-19, memerlukan langkah strategis agar bisa melayani masyarakat dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi layanan perpustakaan desa dan juga faktor pendukung serta penghambat dalam pelayanan perpustakaan selama pandemi Covid-19. Metode penelitian yang dipilih menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan langkah-langkah yaitu menelaah seluruh data, mereduksi data, penyusunan satuan, kategorisasi, dan penafsiran data. Hasil penelitian menunjukkan 13 desa di Kecamatan Susukan mempunyai perpustakaan desa. Ada lima perpustakaan desa yang masih aktif memberikan layanan perpustakaan desa selama pandemi Covid-19. Faktor pendukung layanan perpustakaan desa di Kecamatan Susukan adalah adanya bahan pustaka, pengguna perpustakaan, tenaga atau pengelola serta fasilitas seperti rak buku dan ruangan.