Articles
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa SMP melalui Penerapan Model Inkuiri Terbimbing
Anneke Tienneke Rondonuwu;
Kenny Setiawan Lahope
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Siswa dapat mengalami kegagalan dalam hasil belajar jika model pembelajaran yang dipilih tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan pemahaman siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) kota Manado tentang mata pelajaran Fisika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain eksperimen semu (quasi eksperimen) dan desain posttest. Penelitian ini melibatkan 60 siswa yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen, yang mengikuti pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing, dan kelompok kontrol, yang menerima pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah. Hasil analisis uji-t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam prestasi siswa antara kedua kelompok tersebut, menunjukkan bahwa pencapaian siswa di kelompok eksperimen tidak sebanding dengan pencapaian siswa di kelompok kontrol. Hasilnya menunjukkan bahwa model inkuiri terbimbing secara signifikan lebih berhasil dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang fisika jika dibandingkan dengan pembelajaran berbasis masalah.
Pengembangan Panduan Praktikum Fisika Dasar II Alat Electricity Demonsration Kit-B dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing
Theresje Mandang;
Kenny S. Lahope
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan panduan praktikum Fisika Dasar II di laboratorium fisika karena belum tersedia panduan yang memadai untuk alat laboratorium baru, terutama electricity demonstration kit-B, sehingga mahasiswa kurang terampil dalam menggunakan alat tersebut saat bereksperimen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan panduan praktikum untuk alat electricity demonstration kit-B dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini menerapkan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) menggunakan model 4D yang diadaptasi dari model Thiagarajan. Sampel penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 7 orang untuk uji kelompok kecil dan 23 orang untuk uji kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap mahasiswa memperoleh nilai di atas 70 dengan capaian proses berada dalam rentang 70-92%, sehingga produk ini dianggap layak/valid. Selain itu, 100% mahasiswa memberikan tanggapan bahwa panduan ini sangat bermanfaat (SB) dalam kegiatan eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa panduan praktikum fisika dasar untuk alat electricity demonstration kit-B yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing telah dihasilkan dengan kualifikasi sangat baik dan layak.
INTERAKSI DEMOKRATIS LINTAS JENJANG MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN TEMATIK-EKSPLORATIF-DEMOKRATIK DALAM BELAJAR FISIKA DI AIR TERJUN TUMIMPERAS
Mulyono, Maulana;
Palilingan, Rolles Nixon;
Tumimomor, Farly Reynol;
Lahope, Kenny Setiawan
SOSCIED Vol 7 No 1 (2024): SOSCIED - Juli 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/jsoscied.v7i1.761
The study is motivated by the importance of paying attention to democratic interaction among students in order to prepare them with the 21st-century competencies they need to possess. This research aims to understand the democratic interactions across different levels of students through Thematic-Explorative-Democratic Learning in physics at Tumimperas Waterfall. The research method used is descriptive qualitative, with the subjects of the study being two groups of students from the Physics Department at Manado State University. Data were collected through observation and peer assessment based on eight indicators of democratic interaction. Data were analyzed through data collecting, reduction, display, and classification. The results showed that students from various levels were able to interact democratically with scores ranging from good to very good. This democratic interaction aids in the development of critical thinking skills, collaboration, effective communication, and social responsibility. Thus, Thematic-Explorative-Democratic Learning at Tumimperas Waterfall can be considered an effective learning activity in developing 21st-century competencies in students
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI GERAK MENGGELINDING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Antameng, Johan Olden B.;
Komansilan, Alfrits;
Polii, Jefferson;
Lahope, Kenny Setiawan
SOSCIED Vol 7 No 1 (2024): SOSCIED - Juli 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/jsoscied.v7i1.763
Implementation of Problem Based Learning Model on Rolling Motion Material to Improve Students' Learning Outcomes. Thesis. Department of Physics. Faculty of Mathematics and Earth Sciences. Tondano. 2024. The problem in this study is that physics learning, especially in rolling motion material on an inclined plane, is done theoretically without so that students lack understanding of the material and the use of an inappropriate learning model that has an impact on the average score of students less than sixty-five, in other words insufficient. This study aims to examine the improvement of student learning outcomes with a problem-based learning model. The population of this study amounted to 240 students of class XII SMA Negeri 2 Bitung with a sample of 1 class for the experimental class and 1 class as a control class, each of which amounted to 25 people. This research method is quantitative. Data in this study were collected using pretest-posttest questions. Based on the discussion presented in this study in the previous section, it can be concluded that there is an increase in the learning outcomes of students on rolling motion material on an inclined plane with the Problem Based Learning model at SMA Negeri 2 Bitung.
PEMBELAJARAN TEMATIK-EKSPLORATIF-DEMOKRATIS DALAM FISIKA MELALUI EKSPLORASI PENGALAMAN EMPIRIK MAHASISWA TENTANG AIR
Muya, Angelika Birene;
Silangen, Patricia Merdiana;
Makahinda, Tineke;
Tumangkeng, Jeane;
Lahope, Kenny Setiawan
SOSCIED Vol 7 No 1 (2024): SOSCIED - Juli 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/jsoscied.v7i1.764
Thematic-Exploratory-Democratic Learning (TED-L) is an instructional strategy that encourages students to engage in high-level thinking through exploring objects around them and democratic interactions. The aim of this study is to investigate: 1) The outcomes of exploring the physics context-concepts from students' empirical experiences themed around water in TED learning, and 2) How students' democratic interactions contribute to exploring the physics context-concepts from empirical experiences in TED learning. This research employs interpretative qualitative research methodology and data analysis using Miles and Huberman's model. It is part of a collaborative research comprising 3 stages out of the 6 overall stages of TED Learning: 1) Building TED Attraction Literacy, 2) Object Exploration, 3) Exploring individual learning attitudes and democratic learning attitudes. The findings of this study are: 1) Examining empirical experiences leads to a process of high-level thinking formed as an attempt to solve problems. 2) Democratic interactions enhance students' creativity, increase analytical levels, and foster critical thinking among learners, as well as boost engagement in exchanging and adding new information related to physics concepts in exploring empirical experiences.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN TED (THEMATIC-EXPLORATION-DEMOCRATIC) DALAM BELAJAR FISIKA PADA MATA KULIAH FISIKA LINGKUNGAN
Marianus, M;
Lahope, Kenny Setiawan
SOSCIED Vol 7 No 2 (2024): SOSCIED - November 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/jsoscied.v7i2.851
Thematic-Explorative-Democratic Learning (TED-L) merupakan strategi pembelajaran yang menekankan pada kegiatan belajar mental-personalitas secara utuh dalam mengeksplorasi objek dan informasi untuk merekonstruksi pengalaman empiris individu maupun kelompok. Dalam merekonstruksi pengalaman empiris pada pembelajaran TED, mahasiswa diarahkan untuk mampu merepresentasikan pengalaman dalam bentuk verbal, visual, dan matematis khususnya pada pembelajaran fisika. Dalam pembelajaran fisika dengan strategi pembelajaran TED pada Matakuliah Fisika Lingkungan diperlukan suatu bahan ajar yang memuat petunjuk-petunjuk yang dapat membantu mahasiswa untuk merepresentasikan pengalaman yang diamati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan bahan ajar TED. Proses pengembangan bahan ajar ini menggunakan model 4D jenis penelitian R&D. Penelitian ini dilaksanakan di Jurusan Fisika Fakultas Matematika, IPA, dan Kebumian Universitas Negeri Manado terhadap 25 mahasiswa. Hasil penelitian dilihat dari dua aspek yaitu aspek kelayakan dan kepraktisan bahan ajar yang telah dikembangkan. Hasil kelayakan diperoleh melalui penilaian tim ahli media dan materi dimana hasil skor penilaian media sebesar 80,55 dan skor penilaian materi sebesar 93,75 dan untuk data praktikalitas diperoleh menggunakan angket respon siswa dimana 87% siswa menyatakan sangat setuju terhadap penggunaan bahan ajar. Kesimpulan menyatakan bahwa bahan ajar yang dikembangkan valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran.
PENERAPAN PEMBELAJARAN TEMATIK-EKSPLORATIF-DEMOKRATIK (TED) DALAM BELAJAR FISIKA DI ALAM TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF MAHASISWA
Tumangkeng, Jeane Vera;
Lahope, Kenny Setiawan
Charm Sains: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 5 No 3 (2024): OKTOBER
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Jurusan Fisika Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK), Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/charmsains.v5i3.403
TED Learning Strategy (Thematic-Explorative-Democratic) about nature activity in tumimperas waterfall is an example of physics learning process by utilizing the surrounding nature as an object in learning. The purpose of this study was to determine the application of TED learning strategies in learning physics in nature to improve cognitive abilities. The method used in this research is Experimental research (True Experiment) with the design used Posttest-Only Control Design. This research was conducted through two stages. The first stage is to give treatment (treatment) the application of the TED learning strategy and the second stage is to give a posttest as an evaluation of learning. The samples in the study were students of Physics Education Study Program of Universitas Negeri Manado where the samples were taken randomly and divided into two classes. After obtaining the data, the research results were processed statistically with the help of IBM SPSS Statistics 22 for windows. Based on the results of statistical analysis, it shows that student learning outcomes come from a normally distributed population, are homogeneous and the results of the calculation of the t-test hypothesis reject H_0 and accept H_1. so it can be concluded that there is a significant difference between the physics learning outcomes of students taught by using the TED learning strategy with students taught by not using the TED learning strategy.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa SMP melalui Penerapan Model Inkuiri Terbimbing
Rondonuwu, Anneke Tienneke;
Lahope, Kenny Setiawan
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Siswa dapat mengalami kegagalan dalam hasil belajar jika model pembelajaran yang dipilih tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan pemahaman siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) kota Manado tentang mata pelajaran Fisika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain eksperimen semu (quasi eksperimen) dan desain posttest. Penelitian ini melibatkan 60 siswa yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen, yang mengikuti pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing, dan kelompok kontrol, yang menerima pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah. Hasil analisis uji-t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam prestasi siswa antara kedua kelompok tersebut, menunjukkan bahwa pencapaian siswa di kelompok eksperimen tidak sebanding dengan pencapaian siswa di kelompok kontrol. Hasilnya menunjukkan bahwa model inkuiri terbimbing secara signifikan lebih berhasil dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang fisika jika dibandingkan dengan pembelajaran berbasis masalah.
Pengembangan Panduan Praktikum Fisika Dasar II Alat Electricity Demonsration Kit-B dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing
Mandang, Theresje;
Lahope, Kenny S.
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan panduan praktikum Fisika Dasar II di laboratorium fisika karena belum tersedia panduan yang memadai untuk alat laboratorium baru, terutama electricity demonstration kit-B, sehingga mahasiswa kurang terampil dalam menggunakan alat tersebut saat bereksperimen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan panduan praktikum untuk alat electricity demonstration kit-B dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini menerapkan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) menggunakan model 4D yang diadaptasi dari model Thiagarajan. Sampel penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 7 orang untuk uji kelompok kecil dan 23 orang untuk uji kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap mahasiswa memperoleh nilai di atas 70 dengan capaian proses berada dalam rentang 70-92%, sehingga produk ini dianggap layak/valid. Selain itu, 100% mahasiswa memberikan tanggapan bahwa panduan ini sangat bermanfaat (SB) dalam kegiatan eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa panduan praktikum fisika dasar untuk alat electricity demonstration kit-B yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing telah dihasilkan dengan kualifikasi sangat baik dan layak.
RANCANG BANGUN ALAT DEMONSTRASI TESLA COIL DALAM PEMBELAJARAN MEDAN MAGNET
Sindim, Excelcis Deo Christianto;
Makahinda, Tineke;
Rampengan, Alfrie Musa;
Lahope, Kenny Setiawan
Charm Sains: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Jurusan Fisika Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK), Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/charmsains.v6i1.414
This study aims to design a feasible, effective and practical magnetic field demonstration tool used in physics learning at school. This demonstration tool is a Tesla Coil which is a coil that oscillates and produces a magnetic field. The method used is development research (R & D) 4D model. This research was conducted in October 2024 at Karitas Tomohon Catholic High School for 25 students. The results of the study were seen from three aspects, namely feasibility, effectiveness and practicality. The feasibility results were obtained through the assessment of a team of material experts and media experts. The final result of the media expert team assessment was 93.75% and the material expert team assessment was 91.66%. Effectiveness data is obtained from student learning outcomes data through pre-test and post-test instruments. Through the T-test analysis, there is a significant difference between the learning outcomes of control class students and experimental classes. Practicality data is obtained through a questionnaire filled out by students. Practicality analysis shows a value of 85.23% in the strongly agree category and 14.76% in the agree category. Teacher response to the product scored 93%.T hus it can be concluded that the Tesla Coil Demonstration Tool is declared feasible, effective and practical to use in learning activities.