Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effectiveness of Topical Tranexamic Acid in the Treatment of Melasma Pandanwangi, Siti; Setriyadi, Dedy; Dzulhijjah, Hawa
Journal La Medihealtico Vol. 6 No. 2 (2025): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v6i2.1923

Abstract

Melasma is a chronic skin hyperpigmentation condition that often occurs in women of reproductive age, especially in areas exposed to sunlight. One of the therapeutic agents that has attracted attention is tranexamic acid (TXA), which was originally used as an antifibrinolytic agent, but is now known to have an effective mechanism of action in reducing hyperpigmentation. TXA works through plasminogen inhibition, tyrosinase activity, and angiogenesis, as well as providing anti-inflammatory effects. This study uses the PRISMA systematic review method, involving the analysis of 30 relevant articles out of a total of 289 articles identified. The results showed that topical TXA in various formulations, such as creams, gels, or liposomal serums, provided a significant reduction in the Melasma Area and Severity Index (MASI) score. The combination of TXA with other modalities, such as microneedling, laser, and vitamin C, showed more effective results than monotherapy. Topical TXA is an effective and safe therapeutic agent for melasma, especially in the case of refractory or combination therapies. Further research is needed to evaluate the long-term effectiveness and innovation of new formulations in improving the penetration and efficacy of TXA.
Hubungan Tingkat Pengetahuan, Persepsi dan Sikap Tenaga Teknis Kefarmasian Terhadap Peraturan Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Kota Cirebon Setriyadi, Dedy; Zuniarto, Ahmad Azrul; Pandanwangi, Siti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i12.55156

Abstract

Tingkat kepedulian tenaga kefarmasian terhadap Peraturan Pelayanan Kefarmasian dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, dan persepsi. Pengetahuan merupakan hasil mengetahui dan ini terjadi setelah seseorang merasakan suatu objek. Sikap adalah kesiapan atau kesediaan untuk bertindak. Sedangkan persepsi adalah proses dimana seseorang dapat mengatur dan menafsirkan sensasi yang dirasakan dengan tujuan memberikan makna pada suatu lingkungan. Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, persepsi dan sikap Tenaga Teknis Kefarmasian terhadap Peraturan Pelayanan Kefarmasian di RSUD Kota Cirebon. Populasi dalam penelitian ini adalah teknisi farmasi RSUD Kota Cirebon yang berjumlah 162 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 62 sampel. Kuesioner pretest posttest divalidasi oleh ahli dan SPSS. Hasil: Dari 62 orang teknisi kefarmasian, yang memiliki tingkat pengetahuan cukup terbanyak sebanyak 29 orang (46,8%), disusul responden yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 17 orang (27,4%) dan pengetahuan baik tentang peraturan pelayanan kefarmasian sebanyak 16 orang (25,8%). Nilai signifikansi atau sig. (2-tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig (2-tailed) < 0,05 berarti terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi dengan sikap. Nilai koefisien korelasinya sebesar 0,467 sehingga dapat dikatakan hubungan persepsi dengan sikap terhadap pelayanan kefarmasian sangat kuat.