Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Agile Governance dalam Sistem Elektronik Pelayanan Administrasi Pajak Daerah (E-Palapa) pada Pajak Hotel di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung Wardani, Agung Dwi Kusuma; Yudharta, I Putu Dharmanu; Lukman, Juwita Pratiwi
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.103

Abstract

This research aims to determine Agile Governance in the E-Palapa System for Hotel Taxes in Bapenda Badung. The research method used is a qualitative research method with a descriptive approach. Data was collected by observation, interviews and documentation. The research results show that tax services through the E-Palapa System can be described as fast governance, but they are not fully running optimally. The good enough governance indicator shows that the E-Palapa System still experiences system errors and is forced to close when used by hotel taxpayers to obtain services, so it requires improvements related to the E-Palapa System. The based on quick wins indicator shows that there are still hotel taxpayers who are not timely in reporting or paying their taxes so that the target set by the Badung Bapenda, which are the awareness and compliance of taxpayers in managing their taxes, is still not being implemented optimally. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Agile Governance dalam Sistem E-Palapa pada Pajak Hotel di Bapenda Badung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pajak melalui Sistem E-Palapa dapat dinyatakan sebagai tata kelola pemerintahan yang cepat, tetapi belum sepenuhnya berjalan secara optimal khususnya pada indikator good enough governance dan based on quick wins. Indikator good enough governance menunjukkan bahwa Sistem E-Palapa masih mengalami error system dan forced close pada saat digunakan wajib pajak hotel dalam memperoleh pelayanan sehingga memerlukan adanya pembenahan dan perbaikan terkait Sistem E-Palapa. Indikator based on quick wins menunjukkan bahwa masih adanya wajib pajak hotel yang tidak tepat waktu dalam melaporkan atau membayarkan pajaknya sehingga target yang ditetapkan pihak Bapenda Badung yakni adanya kesadaran dan kepatuhan wajib pajak dalam mengelola perpajakannya masih belum terlaksana secara optimal. Kata Kunci: Agile Governance, Sistem E-Palapa, administrasi pajak, inovasi, pelayanan
Kinerja Karyawan Unit Human Capital Business Partner Berdasarkan Sistem E-Performance di PT. Angkasa Pura 1- Bali Wicaksana, Alycia Prajna; Yudartha, I Putu Dharmanu; Lukman, Juwita Pratiwi
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.109

Abstract

Kinerja karyawan ialah eksekusi fungsi atau aktivitas spesifik yang mencerminkan kualitas dan kuantitas pekerjaan yang dilakukan. Sistem e-Performance merupakan sistem informasi manajemen kinerja dalam rangka penilaian prestasi kinerja pegawai yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Sistem ini telah diterapkan pada PT. Angkasa Pura 1-Bali dengan tujuan mempermudah dalam penilaian yang obyektif terhadap kinerja aparatur pemerintahan. Tetapi banyak Karyawan yang belum terampil dalam mengoperasionalkan peralatan teknologi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kinerja staf di Unit Human Capital Business Partner di PT. Angkasa Pura 1 - Bali dalam kaitannya dengan masalah yang telah disebutkan. Penelitian ini meggunakan metode kualitatif, dengan teknik purposive sampling serta teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan yakni melalui sumber data primer diperoleh melalui PT. Angkasa Pura 1-Bali dan sumber data sekunder seperti UU Ketenagakerjaan, buku-buku, jurnal, dan artikel yang terkait. Berdasarkan hasil penelitian terkait Kinerja Karyawan Unit Human Capital Business Partner Berdasarkan Sistem E-Performance Di PT.Angkasa Pura 1- Bali sudah berjalan cukup baik, namun masih ada yang belum optimal ditinjau dari indikator kinerja. Indikator kualitas yang ditinjau sudah cukup baik tetapi dalam proses penilaian kinerja masih berjalan secara subjektif. Indikator kuantitas yang ditinjau sudah berjalan cukup baik. Indikator ketepatan waktu berlangsung cukup baik, tetapi masih ada beberapa karyawan unit lain yang melakukan pekerjaan overtime walaupun begitu sesuai dengan gaji tambahan yang diterima. Indikator efektivitas belum cukup efektif dikarenakan motivasi kinerja karyawan masih rendah. Indikator kemandirian berlangsung baik walaupun memang tidak bisa dipungkiri beberapa pekerjaan memang saling memerlukan bantuin unit lain. Salah satu rekomendasi penulis yakni Menerapkan program sharing/ bonding session, Memberikan reward kepada setiap karyawan atas pencapaian pekerjaan dan Melakukan program sosialisasi dan pelatihan selama sebulan sekali
Efektivitas Program Bali Satu Data Dalam Upaya Keterbukaan Informasi di Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Bali Aprilia, Eka; Prabawati, Ni Putu Anik; Lukman, Juwita Pratiwi
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.110

Abstract

Effectiveness of the Bali Satu Data Program in Information Openness Efforts at the Bali Province Communication, Information and Statistics Service Openness of public information to the public is the right of all residents of country. Openness of public informationcan also increase transparency and accountabillity of the government in carrying out its duties and functions. Bali Province is one of the province that has implemented digital based public information openness using the website namely Bali Satu Data. However, in implementing the program there are still problems that occur, such as: changing emlpoyees (operators) during the working period; presentation of data that does not match the format; document realse schedules that are not on time; and socialization of the program was less than optimal. This research aims to determine the effectiveness of the Bali Satu Data program in efforts to open information at the Bali Province Communication, Informatio and Statistic Service. The problem assessment was carried out using the theory of program effectiveness by Budiani (2007). This research is a type of descriptive qualitative research. Determining informants was carried out using a purposive sampling technique. Researchers obtained data by conducting interview, observation and documentation wich were then analyzed using the Miles and Huberman analytical model. The result of the research show that the effectiveness of the Bali Satu Data program in efforts to open information has been running quite optimally by meeting the target accuracy indicators and program monitoring indicators well, as evidenced by the number of website visitors on launching day reaching 6 thousand visits and the program monitoring efforts being carried out optimally for the media. Provising services as well as operational monitoring of all devices involved in the program implementation process. In terms of program socialization, it has been implemented but not consistently and sustainbly so that the fulfillment of indicators is good but not yet optimal. Furthermore, the indicators for achive goals have not been implemented properly because the implementation of rules or SOPs in the field has not been implemented properly. Abstrak Keterbukaan informasi publik bagi masyarakat merupakan hak seluruh penduduk dalam suatu negara. Keterbukaan informasi publik juga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam melakukan tugas dan fungsinya. Provinsi Bali merupakan salah satu Provinsi yang telah menerapkan keterbukaan informasi publik berbasis digital dengan menggunakan website yaitu Bali Satu Data. Namun, dalam pelaksanaan program masih terdapat permasalahan yang terjadi seperti: pergantian pegawai (operator) dalam masa kerja; penyajian data yang tidak sesuai format; jadwal rilis dokumen yang tidak sesuai jadwal; serta sosialisasi program yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program Bali Satu Data dalam upaya keterbukaan informasi di Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Bali. Pengakajian permasalahan dilakukan dengan teori efektivitas program oleh Budiani (2007). Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan menggunakan teknik puposive sampling. Peneliti memperoleh data dengan melakukan wawancara, observasi serta dokumentasi yang kemudian dianalsis menggunakan model analsis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan efektivitas program Bali Satu Data dalam upaya keterbukaan informasi telah berjalan cukup optimal dengan memenuhi indikator ketepatan sasaran dan indikator pemantauan program dengan baik, dibuktikan dengan jumlah pengunjung website saat hari launching mencapai 6ribu kunjungan dan upaya pemantauan program yang dilaksanakan secara optimal baik untuk media pemberian layanan maupun secara pemantauan oprasional terhadap seluruh perangkat yang terlibat dalam proses pelaksanaan program. Dalam hal sosialisasi program sudah terlaksana namun belum secara konsisten dan berkelanjutan sehingga pemenuhan indikator sudah baik namun belum optimal. Selanjutnya, dalam indikator pencapaian tujuan yang belum dapat terlaksana dengan baik karena pelaksanaan aturan atau SOP di lapangan belum dapat terlaksana dengan baik.
Public Private Partnership as a Development Innovation in Sustainable Development Fiulaizi, Anna; Lukman, Juwita Pratiwi
Pinisi Journal of Social Science Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the evolution of research themes related to Public Private Partnership (PPP) using a bibliometric approach through three main visualizations: co-occurrence networks, word frequency over time, and thematic evolution. The analysis shows that PPP has increasingly occupied a strategic position in the discourse of public administration and development, marked by its relevance to themes such as planning, management, investment, and various aspects of governance. The rise of key terms such as public administration, public-private partnerships, and sustainable development since 2014 confirms that PPP has progressed from a technical issue of public service delivery toward a more complex and long-term cross-actor collaboration framework. The thematic evolution visualization shows a shift in research focus from management and planning topics toward issues of sustainability, urbanization, and collaborative governance. In the context of sustainable development, PPP serves as a mechanism that drives long-term investment, reduces gaps in service access, and supports the achievement of sustainable development. These findings provide a basis for future research agendas related to designing more adaptive, integrative, and inclusive partnership models. The study also recommends strengthening governance, transparency, and public participation in PPP implementation so that PPP functions not only as a financing solution but also as an engine of equitable and sustainable development transformation.
Efektivitas Outcomes Sistem Keuangan Desa Berbasis E-Government di Desa Paconne Kecamatan Belopa Utara Kabupaten Luwu Lukman, Juwita Pratiwi
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 2 No. 3 (2022): Juli 2022, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v2i3.330

Abstract

Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa mendorong desa untuk lebih mandiri dalam mengelola segala sumber daya dan keuangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Pengelolaan keuangan desa saat ini menggunakan teknologi informasi sebagai bagian dari implementasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dengan tujuan untuk mewujudkan tata kelola keuangan desa yang bersih, akuntabel dan transparan. Penyelenggaraan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) didukung oleh pemerintah dan masyarakat dalam rangka menciptakan efektivitas pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif dalam menganalisis efektivitas luaran Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) di Desa Paconne Kecamatan Belopa Utara Kabupaten Luwu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas sistem keuangan desa (SISKEUDES) ditinjau dari indikator outcomes (hasil): 1) Pemerintah mendapat manfaat dari siskeudes yang mempermudah pemasukan dan penyusunan laporan keuangan, dan; 2) Masyarakat tidak ikut serta dalam penggunaan aplikasi siskeudes; namun diharapkan siskeudes dapat meningkatkan kinerja pemerintah desa dalam pengelola keuangan tingkat desa.