Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Media Interactive Flipbook Berbasis E-Storytelling Untuk Menumbuhkan Minat Baca Dan Hasil Belajar Jauhar Latifah; Siti Munfiatik
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7398

Abstract

Rendahnya minat baca dan hasil belajar siswa sekolah dasar di era digital sering kali disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penggunaan media interactive flipbook berbasis E-storytelling dalam menumbuhkan minat baca dan mengoptimalkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), di mana data dikumpulkan dari berbagai jurnal ilmiah dan literatur relevan yang dianalisis menggunakan teknik analisis konten. Hasil temuan menunjukkan bahwa interactive flipbook yang mengintegrasikan narasi digital (E-storytelling) mampu menciptakan pengalaman belajar yang dinamis dan emosional bagi siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggabungan visualisasi interaktif dan seni bercerita secara signifikan dapat meningkatkan keterlibatan kognitif serta retensi informasi siswa dibandingkan media teks statis. Implikasi dari kajian ini menekankan pentingnya inovasi media pembelajaran berbasis teknologi bagi guru untuk menghadapi tantangan literasi di tingkat sekolah dasar.
ANALISIS INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWASEKOLAH DASAR Putri Addasia; Siti Munfiatik
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan video interaktif sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar siswa melalui metode library research. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi dari berbagai literatur seperti jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa video interaktif merupakan inovasi pembelajaran yang menggabungkan unsur visual, audio, dan interaksi sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan tidak monoton. Penggunaan media ini terbukti meningkatkan ketertarikan, keaktifan, dan perhatian siswa dalam proses pembelajaran, serta berdampak positif terhadap peningkatan minat belajar. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas, akses teknologi, dan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru serta dukungan sarana dan prasarana agar implementasi video interaktif dapat berjalan lebih efektif.
INOVASI PENDIDIKAN BERASIS TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Siti Fatimah; Siti Munfiatik
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7542

Abstract

Penerapan teknologi digital dalam pembelajaran di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, kesenjangan akses teknologi, dan rendahnya kompetensi pendidik digital. Studi ini bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk inovasi pendidikan berbasis teknologi digital dalam pembelajaran sekolah dasar dan mendeskripsikan tantangan penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka, yang mencakup berbagai sumber ilmiah, termasuk jurnal, buku, dan artikel akademis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi teknologi digital, seperti Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS), media interaktif, video pembelajaran, dan pembelajaran Kecerdasan Buatan (AI), dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih fleksibel, interaktif, dan menarik bagi siswa sekolah dasar. Lebih lanjut, teknologi digital juga membantu guru dalam memelihara materi dan mengelola pembelajaran. Namun, penerapannya masih dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur dan kompetensi pendidik digital. Studi ini menyimpulkan bahwa inovasi pendidikan berbasis teknologi digital memainkan peran penting dalam mendukung pembelajaran sekolah dasar jika didukung oleh fasilitas dan sumber daya manusia yang memadai.
Analisis Teoretis Model pembelajaran Project-Based Learning 'My Little Garden' Pada Mata Pelajaran Pkn dalam Menumbuhkan Karakter Tanggung Jawab dan Disiplin siswa Di Sekolah Dasar Elva Restu Rahayu; Siti Munfiatik
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7588

Abstract

Degradasi lingkungan global menuntut adanya pandangan pendidikan kewarganegaraan (PKn) yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif-politis, tetapi juga pada dimensi ekologis. Inovasi model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) melalui program "My Little Garden" hadir sebagai upaya integratif untuk menjembatani materi PKn dengan urgensi pelestarian lingkungan di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara teoretis peran model pembelajaran PjBL "My Little Garden" dalam menginternalisasi karakter tanggung jawab dan disiplin siswa. Secara spesifik, penelitian ini membedah bagaimana proyek berbasis alam dapat membentuk kesadaran warga negara (civic disposition) yang selaras dengan nilai-nilai pelestarian lingkungan hidup. Melalui program ini, siswa secara aktif terlibat dalam kegiatan menanam dan merawat tanaman, yang menuntut disiplin waktu dan tanggung jawab harian. Pembelajaran berbasis proyek  ini. memfasilitasi siswa untuk memahami pentingnya menjaga ekosistem secara langsung. Hasil studi pustaka menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif meningkatkan keterampilan kolaboratif, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran kewarganegaraan ekologis (ecological citizenship) sejak dini. Implikasi praktisnya, proyek "My Little Garden" mampu mengubah perilaku siswa menjadi lebih proaktif terhadap kelestarian lingkungan sekitar sekolah. Dengan demikian, studi ini menegaskan pentingnya integrasi edukasi lingkungan ke dalam kurikulum PKn untuk mencetak generasi warga negara yang bertanggung jawab terhadap bumi.