Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Pharmaceutical Science Journal

Artikel : Analisis Drug Related Problems Pada Pasien Tuberkulosis Paru Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan Winarni, Gandes; Fajrin, Aulia; Maelaningsih, Firdha Senja; Hidayatri, Nurul
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 4, No 2 (2024): Pharmaceutical Science Journal Vol 4 No 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v4i2.899

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi basil Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis merupakan salah satu dari 10 penyebab kematian terbesar di dunia dan penyebab kematian akibat agen infeksi. Pada tahun 2022, diperkirakan 10,6 juta orang terinfeksi penyakit tuberkulosis di seluruh dunia dan jumlah kematian mencapai 1,13 juta orang. Tuberkulosis memerlukan banyak penggunaan obat dalam terapi, semakin banyak penggunaan obat dalam terapi (polifarmasi), semakin tinggi risiko munculnya masalah terkait obat atau Drug Related Problems (DRPs) dalam proses pengobatan. Terjadinya DRPs dapat mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas hidup pasien, lamanya tingkat perawatan pasien pada rawat inap di rumah sakit, meningkatnya biaya pengobatan, serta dapat meningkatkan angka kesakitan dan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis kejadian DRPs pada pasien tuberkulosis paru di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan tahun 2023. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif menggunakan desain penelitian cross sectional dengan jenis penelitian kuantitatif dan data diambil secara retrospektif. Hasil penelitian menunjukkan analisis DRPs dari 81 pasien yang menderita TB Paru ditemukan 67 (85,90%) mengalami DRPs domain C1.3, domain P1.3(10,26%), domain C1.2(1,28%), dan domain C3.1 (2,56%). Kesimpulan dari penelitian ini diketahui karakteristik demografi pasien terbanyak meliputi jenis kelamin laki-laki 53 (65,43%) dan usia 19-29 tahun (30,86%). Adapun DRPs yang dominan terjadi, yaitu domain C1.3 sebanyak 67 kasus (85,90%)
Evaluasi Kualitas Dan Kuantitas Penggunaan Antibiotik Pada Penderita Demam Tifoid Di Rawat Inap Rs An-Nisa Tangerang Winarni, Gandes; Putri, Annisa Septyana; Aisyah, Rizqa Nur
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 5, No 2 (2025): Pharmaceutical Science Journal Vol 5 No 2, 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v5i2.1158

Abstract

Typhoid fever is an infectious disease caused by Salmonella typhi and is still a health problem in Indonesia. The rational use of antibiotics can increase the risk of resistance. This study aims to evaluate the quality and quantity of antibiotic use in typhoid fever patients in the inpatient ward of An-Nisa hospital Tangerang. The method used was descriptive research with retrospective data collection from patient medical records. The sample in the study was 67 patients who met the inclusion criteria. The quality of antibiotic use was analyzed using the Gyssens method based on the Kemenkes of 2013 and Permenkes No. 28 of 2021, while the quality of antibiotic use was analyzed using the ATC/DDD (Defined Daily Dose) method based on theWHO DDD values. The results of the study showed that only 12,72 of antibiotic use was rational (category 0), while the rest was irrational, especially in category IIIB (duration of use too short) by 36,99 and category V (no indication) by 7,51%, category IVC (cheaper antibiotic) by 4,62%, category IIB (inappropriate interval) by 4,05% and category IIC (route of administration) by 2,86%. The most commonly used antibiotic was Cefixime with the highest DD/100 patient-days value of 126,57 and followed by Ceftriaxone with a DDD/100 patient-days value of 75,12. The conclusion of this study shows that there is a need to improve the accuracy of antibiotic administration, especially in duration, dose, and indication of use, to prevent the emergence of antibiotic resistance in the future.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MASKER GEL PEEL- OFF DARI EKSTRAK BUAH STROBERI (FRAGARIA SP) DENGAN METODE DPPH Utami, Anissa; Pomalingo, Dwina Ramadhani; Bastian, Irvan; Winarni, Gandes; Susanti, Debi; Yuristiawan, Yuristiawan; Alhabzy, Raihan Wisnu
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 5, No 2 (2025): Pharmaceutical Science Journal Vol 5 No 2, 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v5i2.1152

Abstract

Strawberries (Fragaria sp.) are plants rich in bioactive compounds such as anthocyanins, flavonoids, ellagic acid, and vitamin C, which act as natural antioxidants. This study aimed to formulate and evaluate peel-off gel mask preparations containing strawberry extract and to test their antioxidant activity using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) method. The research was conducted experimentally with three extract concentrations: F1 (2%), F2 (3%), and F3 (4%). The formulations were evaluated through organoleptic testing, homogeneity, pH, drying time, and spreadability. Antioxidant activity was analyzed based on IC50 values. The results showed that all formulations remained stable organoleptically during 4 weeks of storage, were homogeneous, had pH values of 4.72–5.37, drying times of 15–19 minutes, and spreadability between 5.1–6.1 cm. Antioxidant activity tests revealed that F1 had an IC50 value of 63.65 μg/mL, F2 of 57.75 μg/mL, and F3 showed the strongest activity with an IC50 value of 41.77 μg/mL, which is categorized as very strong. In conclusion, the F3 formulation (4%) demonstrated the best physical stability and the highest antioxidant activity.
KAJIAN DRUG UTILIZATION REVIEW ANTIDEPRESAN PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI RSU TANGERANG SELATAN Winarni, Gandes; Utami, Anissa; 0, Nurmiwiyati
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v6i1.1289

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang sering disertai gangguan psikologis, seperti depresi. Kondisi ini menyebabkan sebagian pasien hipertensi membutuhkan terapi antidepresan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan obat antidepresan pada pasien hipertensi rawat jalan di RSU Kota Tangerang Selatan periode Januari–Desember 2024, meliputi karakteristik pasien, pola penggunaan obat, serta kesesuaian indikasi, dosis, durasi, dan potensi interaksi obat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien didominasi oleh perempuan (68,72%) dengan kelompok usia terbanyak pada rentang 56–65 tahun (40%). Pola penggunaan obat antidepresan didominasi golongan SSRI (89,74%), sedangkan TCA digunakan sebesar 10,26% dan tidak ditemukan penggunaan SNRI. Evaluasi kesesuaian terapi menunjukkan indikasi, dosis, dan durasi penggunaan obat sebagian besar telah sesuai dengan pedoman klinis. Potensi interaksi obat ditemukan pada beberapa kombinasi antidepresan dengan antihipertensi, namun umumnya bersifat dapat dikendalikan melalui pemantauan klinis. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan obat antidepresan pada pasien hipertensi rawat jalan di RSU Kota Tangerang Selatan sudah rasional dan sesuai pedoman terapi, meskipun tetap diperlukan monitoring terhadap potensi interaksi obat