Articles
ANALISIS HASIL PEMBELAJARAN FISIKA PETERNAKAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL)
Jua, Selestina Kostaria;
Yuliatun, Tutik
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpf.v13i1.57187
Menganalisis hasil dan kesulitan belajari mahasiswa selama proses perkuliahan, membantu pengajar dalam memahami karakter, kemampuan, dan pemahaman konsep fisika dasar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menganalisis tugas, kuis, dan hasil tes mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah soal-soal esai yang diselesaikan oleh 17 mahasiswa aktif semester II jurusan peternakan. Jawaban mahasiswa dianalisis menggunakan langkah-langkah pemecahan masalah. Rata-rata hasil belajar mahasiswa mencapai nilai 62,67 dan dikategorikan cukup dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 58,82%. Kesulitan-kesulitan belajar yang dialami oleh mahasiswa antara lain: 1) latar belakang pendidikan sekolah menengah atas bukan dari jurusan IPA atau eksata; 2) mahasiswa tidak memahami dan kurang menguasai konsep-konsep dasar fisika; 3) rasa takut karena pelajaran fisika banyak rumus dan pemecahan masalah; 4) tidak mengetahui peran ilmu fisika dalam bidang peternakan; 5) kesulitan menerapkan operasi hitung dasar; 6) malu bertanya dan bekerja sama; dan 7) kesiapan pengajar dan memilah konsep-konsep fisika yang sesuai dengan bidang ilmu peternakan.
ANALYSIS OF STUDENT’S PROBLEM-SOLVING ABILITIES AS AN EFFORT TO IMPLEMENT THE STEM-BASED MICROLEARNING APPROACH
Ekasari, Aprilita;
Yuliatun, Tutik
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpf.v13i1.56744
Advancements in science and innovation influence the progress of education in Indonesia. The current situation in Indonesia is characterized by a lack of competent human resources (HR). Quality education helps students develop the values they need for life. The purpose of this research is to describe students' problem-solving abilities so that the implementation of the STEM-based Microlearning approach can yield optimal results. The research will be conducted in the eighth-grade class of Ibn Sina Islamic Middle School. A quantitative descriptive approach is used in this research. A set of 10 problem-solving based descriptive questions is the instrument used in this research. The instrument to be used has been validated. The expert validation results for the questions yielded an average score of 95.33. Data analysis results show that students' problem-solving abilities on the "useful description" indicator obtained an average score of 64%, which can be interpreted as falling into the "good" category. On the "physics approach" indicator, an average score of 64% was obtained, also interpreted as "good." On the "specific application of physics" indicator, an average score of 64% was obtained, which falls into the "good" category. Similarly, on the "mathematical procedures" indicator, the average score obtained by students was 60%, categorized as "satisfactory." Additionally, on the "logical progression" indicator, students obtained an average score of 60%, which can be interpreted as "satisfactory." The research results are used as a reference for further research to improve students' problem solving abilities by developing learning media technology or learning models.
Pengembangan modul Praktikum Osilator Pegas Bagi Siswa/i SMA
Kristina Uskenat;
Simangunsong, Ika Trisni;
Yuliatun, Tutik
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 3 (2024): NJMS - Oktober 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran fisika adalah pembelajaran yang terdiri dari aspek teoritis dan praktikum serta aspek praktikum. Pelaksanaan praktikum di laboratorium membutuhkan panduan yang membantu mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan praktikum. Modul adalah bentuk pedoman atau instruksi praktikum yang berbasis teknologi sehingga dapat diakses di mana saja. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research & Development dengan model pengembangan 4D. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner validator ahli dan kuesioner kepraktisan. Hasil penelitian dianalisis dan diperoleh hasil valisasi modul yang dikembangkan memperoleh kelayakan validasi ahli materi sebesar 89,92 dan validasi ahli media sebesar 86,45. Dari hasil analisis data, disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan baik digunakan dalam pembelajaran
Pelatihan Penggunaan Microlearning Dengan Powtoon Dalam Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru
Yuliatun, Tutik;
Uskenat, Kristina
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 1 (January 2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (660.475 KB)
|
DOI: 10.59562/teknovokasi.v1i1.7
The use of technology for the implementation of learning is increasingly being used. One of them is by making learning videos. Community service activities are carried out through training on the use of microlearning with powtoons in learning. This training activity aims to improve teacher pedagogic competence. The targets in this training activity are Muhammadiyah Kartosentanan Middle School teachers which will be held in September 2022 to October 2022. This training activity is carried out in five stages including surveys and permits; socialization; training; monitoring; and evaluation. The results obtained were in the form of increasing teacher pedagogical competence through training in the use of microlearning with powtoons in learning. The increase in teacher competency can be seen from the average pretest and posttest results where 92% of teachers already know about the use of microlearning in learning.
Edukasi dan aksi kolaboratif mitigasi dampak perubahan iklim di Merauke
Adiatma, Tini;
Yuliatun, Tutik;
Novan, Muhammad;
Majid, Ilham;
Arafa, Guntur
Penamas: Journal of Community Service Vol. 5 No. 2 (2025): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53088/penamas.v5i2.1839
Global climate change is a critical issue that demands collective attention and action from various sectors, including the academic community. This community service program aims to increase the awareness and involvement of the academic community, especially students and lecturers, in sustainable climate action. The activity was carried out collaboratively by Musamus University, WALHI, and the Sophia organization through three stages: guest lectures, Focus Group Discussions (FGDs), and the Ecology Academy. Guest lectures present speakers from environmental organizations who discuss climate change issues and their local relevance. FGDs explored community-based mitigation ideas, while the Ecology Academy provided training in developing practical and sustainable solutions. One hundred nineteen students from various study programs participated, with the level of understanding of the activity objectives reaching 95%. Although participation in the FGDs and the Academy was not maximized, this activity built awareness and initial commitment to environmental action. In the future, strengthening the participation mechanism and flexibility of implementation are expected to sustainably expand the program’s impact.
Analisis Perbandingan Akun Belajar Fisika di Instagram sebagai Media Pembelajaran
Uskenat, Kristina;
Putra, Don Jaya;
Reski, Andi;
Yuliatun, Tutik
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 13, No 1: June 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/j-lkf.v13i1.16278
Pendidikan mengalami perubahan seiring perkembangan teknologi dan informasi. Perubahan tersebut terjadi dalam pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran. Instagram merupakan salah satu platform media sosial yang paling banyak digunakan dalam pembelajaran, dilihat dari banyaknya akun edukasi yang muncul. Fisika merupakan salah satu subjek pembelajaran yang dipelajari di Pendidikan menengah dan Pendidikan tinggi. Penggunaan akun edukasi instagram dalam pembelajaran memberikan pengaruh positif dan membantu pembelajar lebih mudah memahami materi. Meskipun demikian, belum terdapat penelitian yang mengkaji tentang tentang efektivitas akun edukasi fisika yang tersedia. Masing-masing akun belajar fisika di Instagram memiliki bentuk edukasi, visualisasi, gaya Bahasa yang berbeda-beda. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis perbandingan terhadap akun edukasi fisika di Instagram untuk melihat potensi pemanfaatannya sebagai media pembelajarannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi metode analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat akun memiliki engagement rate (ER) tertinggi dengan nilai ER 53.2. Temuan ini merekomendasikan akun edukasi fisika tertentu untuk pembelajaran fisika berbasis teori atau aplikasi.
Analisis Perbandingan Akun Belajar Fisika di Instagram sebagai Media Pembelajaran
Uskenat, Kristina;
Putra, Don Jaya;
Reski, Andi;
Yuliatun, Tutik
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol. 13 No. 1: June 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/j-lkf.v13i1.16278
Pendidikan mengalami perubahan seiring perkembangan teknologi dan informasi. Perubahan tersebut terjadi dalam pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran. Instagram merupakan salah satu platform media sosial yang paling banyak digunakan dalam pembelajaran, dilihat dari banyaknya akun edukasi yang muncul. Fisika merupakan salah satu subjek pembelajaran yang dipelajari di Pendidikan menengah dan Pendidikan tinggi. Penggunaan akun edukasi instagram dalam pembelajaran memberikan pengaruh positif dan membantu pembelajar lebih mudah memahami materi. Meskipun demikian, belum terdapat penelitian yang mengkaji tentang tentang efektivitas akun edukasi fisika yang tersedia. Masing-masing akun belajar fisika di Instagram memiliki bentuk edukasi, visualisasi, gaya Bahasa yang berbeda-beda. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis perbandingan terhadap akun edukasi fisika di Instagram untuk melihat potensi pemanfaatannya sebagai media pembelajarannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi metode analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat akun memiliki engagement rate (ER) tertinggi dengan nilai ER 53.2. Temuan ini merekomendasikan akun edukasi fisika tertentu untuk pembelajaran fisika berbasis teori atau aplikasi.
Susun Kata Tingkatkan Literasi: Pelatihan Kreatif bagi Anak-Anak Kampung Onggatmit
Uskenat, Kristina;
Simbolon, Merta;
Yuliatun, Tutik
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37478/abdika.v4i4.4755
The quality of education in Indonesia is still low, one of the causes is the low ability to read, in this case reading literacy and critical thinking skills, especially in children. This is based on data that Papua Province ranks last with a score of 19.90 which shows a very low category. Onggatmit Village is one of the villages in Merauke, South Papua Province with many children who are still unable to read and even recognize letters and numbers. Basic literacy needs to be applied early in primary school-age children when brain development can still be shaped. Due to conditions that cannot gain knowledge in school, one of the activities that can be done to improve basic literacy is to conduct basic literacy training for children in Onggatmit Village with word stacking games. This service activity was carried out in four stages, namely survey, socialization, training and monitoring. The results of this service activity run smoothly and can improve basic literacy skills carried out with word stacking games for children in Onggatmit Village.
Pengembangan LKM Literasi Lingkungan Berbasis Tri N (Niteni, Niroke, Nambahi) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis
Susanti, Susanti;
Ernawati, Tias;
Purnama, Aditya Yoga;
Endah, Rahmawati;
Yuliatun, Tutik
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53299/jagomipa.v5i1.887
Pembelajaran abad 21 memberikan tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan baik dilevel sekolah dasar maupun level perguruan tinggi. Terdapat 4 kecakapan yang harus dimiliki oleh mahasiswa dilevel perguruan tinggi. Salah satu kecakapannya adalah berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan LKM Literasi Lingkungan Berbasis Tri N (Niteni, Niroke, Nambahi) yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4-D (define, design, develop, and disseminate). Instrumen pengumpulan data menggunakan angket validasi produk dan angket respon dari mahasiswa terhadap produk LKM. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data hasil validasi produk LKM dan analisis kepraktisan LKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKM literasi lingkungan berbasis Tri N layak digunakan dalam pembelajaran Literasi Lingkungan dengan persentase keidealan produk sebagai berikut: 1) persentase keidealan produk dilihat dari aspek materi sebesar 92,72% kategori valid; 2) persentase keidealan produk dilihat dari aspek media sebesar 90% kategori valid; dan 3) persentase kepraktisan produk LKM sebesar 86,60 dengan kategori praktis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa LKM Berbasis Tri N (Niteni, Niroke, Nambahi) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis layak digunakan dalam pembelajaran literasi lingkungan.
ANALYSIS OF STUDENT™S PROBLEM-SOLVING ABILITIES AS AN EFFORT TO IMPLEMENT THE STEM-BASED MICROLEARNING APPROACH
Ekasari, Aprilita;
Yuliatun, Tutik
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpf.v13i1.56744
Advancements in science and innovation influence the progress of education in Indonesia. The current situation in Indonesia is characterized by a lack of competent human resources (HR). Quality education helps students develop the values they need for life. The purpose of this research is to describe students' problem-solving abilities so that the implementation of the STEM-based Microlearning approach can yield optimal results. The research will be conducted in the eighth-grade class of Ibn Sina Islamic Middle School. A quantitative descriptive approach is used in this research. A set of 10 problem-solving based descriptive questions is the instrument used in this research. The instrument to be used has been validated. The expert validation results for the questions yielded an average score of 95.33. Data analysis results show that students' problem-solving abilities on the "useful description" indicator obtained an average score of 64%, which can be interpreted as falling into the "good" category. On the "physics approach" indicator, an average score of 64% was obtained, also interpreted as "good." On the "specific application of physics" indicator, an average score of 64% was obtained, which falls into the "good" category. Similarly, on the "mathematical procedures" indicator, the average score obtained by students was 60%, categorized as "satisfactory." Additionally, on the "logical progression" indicator, students obtained an average score of 60%, which can be interpreted as "satisfactory." The research results are used as a reference for further research to improve students' problem solving abilities by developing learning media technology or learning models.