Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANTI STRESS BRAIN GYM THERAPY Al Faqih, Mohamad Roni; Ardianti, Ikha; Julianto, Errix Kristian; Nurfitriani, Yuzita
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dan isu kesehatan mental hingga saat ini masih menjadi suatu hal yang menakutkan bagi masyarakat. Padahal kesehatan mental merupakan bagian terpenting untuk kondisi kesehatan seseorang. Masa remaja merupakan masa yang unik dan formatif. World Health Organization menyatakan bahwa secara global, diperkirakan 1 dari 7 (14%) anak usia 10–19 tahun mengalami kondisi kesehatan mental. Faktor risiko bunuh diri mempunyai banyak aspek, termasuk penggunaan alkohol yang berbahaya, pelecehan di masa kanak-kanak, stigma terhadap pencarian bantuan, hambatan dalam mengakses layanan kesehatan dan akses terhadap sarana untuk bunuh diri. Kasus bunuh diri dari sejumlah remaja yang terjadi sepanjang tahun 2023 ini meningkat. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari kunjungan pertama melaksanakan pengkajian terkait status keluarga dan mengisi kuisioner tentang Mental Health Screening (Skrining Kesehatan Jiwa). Hal tersebut merupakan salah satu upaya tim PkM dalam membantu meminimalisir tingkat stress pada remaja atau sasaran program. Pertemuan ke-lima yaitu mengimplementasikan hasil pengkajian Kesehatan Jiwa yaitu dengan kegiatan Brain Gym untuk meminimalisir tingkat stress remaja. Pertemuan terakhir yaitu mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan terkait keberhasilan kegiatan. Pelaksanaan pendampingan keluarga ini untuk mengetahui sejauh mana keluarga dalam menangani permasalahan kesehatan yang ada. Dalam hal ini salah satu masalah yang dimaksud adalah terkait dengan kondisi psikologi pada remaja. Sehingga tim PkM memberikan intervensi berupa Brain Gym Therapy untuk membantu mengatasi tingkat stress.
PROGRAM LAYANAN KESEHATAN PADA LANSIA DAN KHITAN MASSAL DI DESA CABEAN KECAMATAN CEPU KABUPATEN BLORA JAWA TENGAH Abidin, Ahmad Zainal; Efendi, Yusuf; Pramesti, Adhe Anniza; Nurfitriani, Yuzita; Ferawati; Kurniati, Mei Fitria; Al Faqih, Mohamad Roni; Saraswati8, , Devi Endah; Khayudin, Bayu Akbar; Ardianti, Ikha; Hariastuti, Fela Putri; Mufidah, Ainul; Sulistyo, Angger Anugerah Hadi; Rahmawati, Andin Ajeng; RSN, Frenty; Julianto, Errix Kristian; Kurniawati, Fitria Rizky; Astuti, Niken Yuli
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/haga.v2i1.925

Abstract

Pemenuhan kesehatan pada masyarakat sangatlah mutlak untuk dipenuhi agar terwujud ketahanan kesehatan nasional yang adekuat. Bentuk kesehatan masyarakat adalah terwujudnya kesehatan pada individu hingga kelompok masyarakat, mulai dari bayi sampai lansia yang merata. Maka dari itu kami melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran masyarakat ini dengan tujuan untuk memberikan kemanfaatan pada masyarakat desa cabean dalam bentuk program pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat pada lansia serta khitanan massal pada anak laki-laki. Kegiatan ini dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap persiapan dan pelaksanaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan baik dan lancar. Dalam kegiatan ini terdapat 100 lansia desa cabean yang mengikuti kegiatan pemeriksaan dan pengobatan masyarakat serta 12 anak laki-laki yang mengikuti kegiatan khitan massal.
HUBUNGAN PELAKSANAAN SUPERVISI KEPERAWATAN DENGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN : LITERATURE REVIEW Nurfitriani, Yuzita; Peristiowati, Yuly; Anniza Pramesti, Adhe
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/egb59t94

Abstract

ABSTRAK Mutu pelayanan keperawatan merupakan gambaran produk dari pelayanan keperawatan yang meliputi secara bioloogis, psikologis, sosial, dan spiritual pada individu yang sakit maupun sehat dan dilaksanakan sesuai dengan standar keperawatan. Semakin baik penilaian pasien, maka semakin baik pula mutu pelayanan kesehatan rumah sakit tersebut. Supervisi keperawatan merupakan salah satu bentuk dari manajemen keperawatan yang memiliki tujuan dalam pemenuhan dan peningkatan pelayanan pasien yang berfokus pada keterampilan, dan kemampuan perawat dalam pelaksanaan tugas keperawatan. Dengan adanya beberapa hasil penelitian yang masih menunjukkan bahwa supervisi keperawatan masih belum dilaksanakan dengan maksimal maka peneliti ingin mengkaji dari beberapa literatur yang relevan kemudian disusun menjadi suatu hasil akhir yang nantinya dapat menjadi referensi atau sumber studi kesehatan. Desain penelitian ini adalah systematic review. Pencarian artikel menggunakan database online PubMed dan Google Scholar. Artikel yang digunakan pada systematic review ini adalah artikel yang dipublikasikan pada tahun 2013 sampai dengan tahun 2023. Terdapat hubungan antara pelaksanaan supervisi keperawatan dengan mutu pelayanan keperawatan. Keterbatasan studi ini yaitu peneliti hanya menganalisis artikel hasil studi yang menjelaskan hubungan pelaksanaan supervisi keperawatan secara umum sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengkaji hal tersebut lebih mendetail dengan variabel yang berhubungan.
GAMBARAN TINGKAT STRES KERJA PERAWAT INSTALASI GAWAT DARURAT : LITERATURE REVIEW Anniza Pramesti, Adhe; Peristiowati, Yuly; Nurfitriani, Yuzita
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/qn8qkr03

Abstract

ABSTRAK Profesi keperawatan perlu meningkatkan mutu pelayanan medis agar mampu memberikan pelayanan medis selama 24 jam. Untuk mencapai hal ini, rumah sakit menerapkan sistem kerja yang efisien bagi perawat IGD. Tuntutan kerja yang tinggi dibebankan bagi bagi profesi perawat khususnya perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang mempunyai etos kerja cepat dalam menangani keadaan darurat medis. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya stres kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat stres kerja perawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Desain penelitian ini menggunakan sistematika review yaitu penelusuran kepustakaan yang mengkaji secara kritis jurnal-jurnal kesehatan berkualitas tinggi, yang disaring dengan kriteria inklusi dan menggunakan database Google Scholar, sebagai literasi dalam penelitian ini. Terdapat 350 jurnal sesuai kata kunci yang disaring menjadi 5 jurnal sesuai tema dan dianalisis yang mengkaji tentang gambaran Tingkat stress kerja perawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat stress kerja perawat di Ruang Instalasi Gawat Darurat lebih tinggi dibandingkan dengan ruangan lainnya.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SELF MANAGEMENT DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES MELLITUS PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PKM TANJUNGHARJO Ferawati; Nurfitriani, Yuzita
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA - Suplement
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i1.275

Abstract

Abstrak Diabetes Mellitus (DM) adalah masalah kesehatan masyarakat yang penting, salah satu dari empat penyakit tidak menular prioritas yang ditargetkan untuk tindakan oleh para pemimpin dunia, jumlah kasus, dan prevalensi DM terus meningkat selama beberapa dekade terakhir. DM tidak hanya diderita oleh lansia, dewasa, dan remaja pun ternyata juga dapat diserang oleh penyakit gula ini. Menurut data International Diabetes Federation terdapat 463 juta penduduk di dunia yang menderita DM. Semakin tinggi tingkat pengetahuan seseorang maka secara tidak langsung perilaku mereka juga akan terpengaruh. Self Management sangat mempengaruhi dalam keberhasilan diit DM dan menstabilkan kadar gula darah. Lama durasi DM yang diderita diimbangi dengan pola hidup yang sehat maka akan menciptakan kualitas hidup yang baik, sehingga dapat mencegah atau menunda komplikasi jangka panjang. Kualitas hidup lansia sangat dipengaruhi oleh status kesehatannya, berbagai faktor yang mempengaruhi antara lain adalah lama menderita penyakit dan komplikasi yang timbul. Penelitian ini mengunakan desain analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian yang menerangkan pada waktu pengukuran/ observasi data variabel independen dan dependen hanya satu kali pada satu saat. Populasi dalam penelitian ini adalah Responden lansia Penderita DM di wilayah kerja PKM Tanjungharjo sejumlah 285 jiwa. Sampel pada penelitian ini adalah peserta prolanis di puskesmas Tanjungharjo sejumlah 35 jiwa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan perilaku dengan kualitas hidup pada lansia penderita Diabetes Mellitus , ditunjukkan dengan hasi uji Spearman’s rho bahwa hasil nilai p-value pada kolom sig (2-tailed) didapatkan nilai 0.073 lebih kecil dari level of significant ? 0,05 ( 0,073 < 0,05 ).
HUBUNGAN PELAKSANAAN SUPERVISI KEPERAWATAN DENGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN : LITERATURE REVIEW Nurfitriani, Yuzita; Peristiowati, Yuly; Anniza Pramesti, Adhe
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Mutu pelayanan keperawatan merupakan gambaran produk dari pelayanan keperawatan yang meliputi secara bioloogis, psikologis, sosial, dan spiritual pada individu yang sakit maupun sehat dan dilaksanakan sesuai dengan standar keperawatan. Semakin baik penilaian pasien, maka semakin baik pula mutu pelayanan kesehatan rumah sakit tersebut. Supervisi keperawatan merupakan salah satu bentuk dari manajemen keperawatan yang memiliki tujuan dalam pemenuhan dan peningkatan pelayanan pasien yang berfokus pada keterampilan, dan kemampuan perawat dalam pelaksanaan tugas keperawatan. Dengan adanya beberapa hasil penelitian yang masih menunjukkan bahwa supervisi keperawatan masih belum dilaksanakan dengan maksimal maka peneliti ingin mengkaji dari beberapa literatur yang relevan kemudian disusun menjadi suatu hasil akhir yang nantinya dapat menjadi referensi atau sumber studi kesehatan. Desain penelitian ini adalah systematic review. Pencarian artikel menggunakan database online PubMed dan Google Scholar. Artikel yang digunakan pada systematic review ini adalah artikel yang dipublikasikan pada tahun 2013 sampai dengan tahun 2023. Terdapat hubungan antara pelaksanaan supervisi keperawatan dengan mutu pelayanan keperawatan. Keterbatasan studi ini yaitu peneliti hanya menganalisis artikel hasil studi yang menjelaskan hubungan pelaksanaan supervisi keperawatan secara umum sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengkaji hal tersebut lebih mendetail dengan variabel yang berhubungan.
GAMBARAN TINGKAT STRES KERJA PERAWAT INSTALASI GAWAT DARURAT : LITERATURE REVIEW Anniza Pramesti, Adhe; Peristiowati, Yuly; Nurfitriani, Yuzita
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Profesi keperawatan perlu meningkatkan mutu pelayanan medis agar mampu memberikan pelayanan medis selama 24 jam. Untuk mencapai hal ini, rumah sakit menerapkan sistem kerja yang efisien bagi perawat IGD. Tuntutan kerja yang tinggi dibebankan bagi bagi profesi perawat khususnya perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang mempunyai etos kerja cepat dalam menangani keadaan darurat medis. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya stres kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat stres kerja perawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Desain penelitian ini menggunakan sistematika review yaitu penelusuran kepustakaan yang mengkaji secara kritis jurnal-jurnal kesehatan berkualitas tinggi, yang disaring dengan kriteria inklusi dan menggunakan database Google Scholar, sebagai literasi dalam penelitian ini. Terdapat 350 jurnal sesuai kata kunci yang disaring menjadi 5 jurnal sesuai tema dan dianalisis yang mengkaji tentang gambaran Tingkat stress kerja perawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat stress kerja perawat di Ruang Instalasi Gawat Darurat lebih tinggi dibandingkan dengan ruangan lainnya.
ANTI STRESS BRAIN GYM THERAPY Al Faqih, Mohamad Roni; Ardianti, Ikha; Julianto, Errix Kristian; Nurfitriani, Yuzita
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dan isu kesehatan mental hingga saat ini masih menjadi suatu hal yang menakutkan bagi masyarakat. Padahal kesehatan mental merupakan bagian terpenting untuk kondisi kesehatan seseorang. Masa remaja merupakan masa yang unik dan formatif. World Health Organization menyatakan bahwa secara global, diperkirakan 1 dari 7 (14%) anak usia 10–19 tahun mengalami kondisi kesehatan mental. Faktor risiko bunuh diri mempunyai banyak aspek, termasuk penggunaan alkohol yang berbahaya, pelecehan di masa kanak-kanak, stigma terhadap pencarian bantuan, hambatan dalam mengakses layanan kesehatan dan akses terhadap sarana untuk bunuh diri. Kasus bunuh diri dari sejumlah remaja yang terjadi sepanjang tahun 2023 ini meningkat. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari kunjungan pertama melaksanakan pengkajian terkait status keluarga dan mengisi kuisioner tentang Mental Health Screening (Skrining Kesehatan Jiwa). Hal tersebut merupakan salah satu upaya tim PkM dalam membantu meminimalisir tingkat stress pada remaja atau sasaran program. Pertemuan ke-lima yaitu mengimplementasikan hasil pengkajian Kesehatan Jiwa yaitu dengan kegiatan Brain Gym untuk meminimalisir tingkat stress remaja. Pertemuan terakhir yaitu mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan terkait keberhasilan kegiatan. Pelaksanaan pendampingan keluarga ini untuk mengetahui sejauh mana keluarga dalam menangani permasalahan kesehatan yang ada. Dalam hal ini salah satu masalah yang dimaksud adalah terkait dengan kondisi psikologi pada remaja. Sehingga tim PkM memberikan intervensi berupa Brain Gym Therapy untuk membantu mengatasi tingkat stress.
PENGARUH EXPRESSIVE WRITING THERAPY TERHADAP REGULASI EMOSI PADA REMAJA DENGAN SELF-HARM DI SMAN MODEL TERPADU BOJONEGORO Nurfitriani, Yuzita; Julianto, Errix Kristian; Faizah, Alma Nurfitria
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/ha9pn746

Abstract

Remaja dengan self-harm cenderung sulit untuk mengungkapkan emosinya secara lisan. Salah satu upaya meningkatkan regulasi emosi remaja dengan pemberian expressive writing therapy sebagai cara menyalurkan perasaan atau emosi melalui tulisan tangan yang tidak mampu diucapkan oleh lisan. Tujuan penelitian untuk mengetahui adakah Pengaruh Expressive Writing Therapy Terhadap Regulasi Emosi Pada Remaja Dengan Self-Harm Kelas 10 Di SMA Negeri Model Terpadu Bojonegoro. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan pada bulan November 2024 hingga bulan januari 2025. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperiment dengan design pretest-posttest with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 10 di SMA Negeri Model Terpadu Bojonegoro dan sampel penelitian ini adalah 54 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan screening yang masuk dalam kategori self- harm. Hasil penelitian ini menunjukkan untuk kelompok kontrol sebanyak 216 responden dan kelompok intervensi sebanyak 54 responden. Uji hipotesis dengan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai Pvalue <0,0000 < 0,0005. Hasil menunjukkan H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya terdapat pengaruh positif dan siginifikan antara expressive writing therapy terhadap regulasi emosi pada remaja dengan self-harm. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh expressive writing therapy terhadap regulasi emosi pada remaja di SMA Negeri Model Terpadu Bojonegoro.
SAHABAT PUBER "A Great Way for Kids to Learn About Puberty" Anugerah Hadi Sulistyo, Angger; Ardianti, Ikha; Yuli A, Niken; Rizky K, Fitria; Sulistya Rahayu, Rining; Nurfitriani, Yuzita
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puberty is a crucial transitional phase marked by biological, psychological, and social changes, yet it is often considered taboo to discuss, especially in rural areas. This situation results in a low understanding of the changes experienced by elementary and junior high school children, as well as limited communication between children, parents, and the school environment. This Community Service Program aims to improve children's knowledge, attitudes, and readiness to face puberty through a door-to-door personal education approach supported by child-friendly digital media. The activity, titled SAHABAT PUBER (Great Facilities for Children to Learn About Puberty Based on Digital), was carried out in Pagerwesi Village, Trucuk District, Bojonegoro Regency, targeting 30 children aged 9–15 years. The methods used included individual and small group education, the use of animated videos, interactive infographics, simple quizzes, and active parental involvement in the educational process. Evaluation was carried out through pre- and post-tests to measure knowledge gains. The results of the activity showed a significant increase in children's understanding of puberty, changes in attitudes to be more positive and confident, and increased openness of communication between children and parents. This program has proven effective as a contextual, inclusive, and sustainable model of reproductive health education, and has the potential to be replicated in other regions with similar characteristics.