Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pilot Project Video ASIC (Animasi Edukasi Covid-19) sebagai Media Healt Edukasi Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Covid-19 Ardianti, Ikha; Julianto, Errix Kristian
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan: Maret 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i1.1231

Abstract

Era new normal setelah pandemi COVID-19 memaksa anak-anak harus mampu hidup berdampingan dengan COVID-19. Hal ini memunculkan masalah baru bagi mereka yang belum memahami pentingnya mencegah penularan COVID-19. Upaya peningkatan pengetahuan dapat dilakukan adalah edukasi dengan video animasi  untuk meningkatkan kepatuhan anak dalam melakukan pencegahan COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah membuat video animasi COVID-19 sebagai media edukasi dan menganalisis pengaruhnya. Video ini akan mendukung upaya pemerintah dalam program edukasi pencegahan COVID-19 dan mendukung penerapkan protokol kesehatan di lingkungan sekolah dimasa endemic COVID-19. Penelitian dilakukan di SDN Kalitidu 01 Bojonegoro Jawa Timur.  Design penelitian  pra eksperimental one-group pre-post test design dengan sample sebanyak 56. Teknik sampling menggunakan metode nonprobability sampling yaitu purposive sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon, menunjukan hasil nilai P- value pada kolom sig (2 tailed ) didapatkan nilai 0.02 lebih kecil dari level of significant α 0,05 ( 0,02 < 0,05 ). Ada Pengaruh Pemberian Edukasi dengan Vodeo ASIC Terhadap Pengetahuan Anak. Video animasi dengan alur cerita bersetting sekolah dengan para tokoh yang seusia dengan responden, alur cerita keseharian, memiliki keunggulan dapat meningkatkan minat responden untuk memperhatikan informasi yang tersaji dalam tanyangan video ASIC tersebut.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN NORMA AGAMA DAN NORMA KELUARGA DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA Ardianti, Ikha; Kristian Julianto, Errix
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA - In Press
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v14i2.340

Abstract

ABSTRAK Degenerasi nilai dan norma di era digitalisasi yang mengglobalisasi memiliki dampak negatif yang sulit dibendung. Khususnya yang berkaitan dengan perilaku seksual pada remaja yang berujung aborsi, bunuh diri bahkan pembunuhan yang dilakukan oleh remaja pasangannya. Dari sudut pandang kesehatan reproduksi, menghindari seks pranikah adalah cara terbaik untuk mencegah penularan penyakit infeksi menular seksual, dan kehamilan pada remaja yang tidak diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada korelasi atau hubungan antara tingkat pendidikan, norma agama dan norma keluarga dengan perilaku seks pranikah pada remaja. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-September 2023 di desa Bulu Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Penelitian menggunakan design korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 27 remaja. Teknik sampling menggunakan metode nonprobability sampling dengan cara purposive sampling. Proses Analisa data menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating. Hasil penelitian ini, setelah dianalisis menggunakan uji Spearman rho menunjukan hasil nilai P- value pada kolom sig (2 tailed ) didapatkan nilai 0.002 lebih kecil dari level of significant α 0,05 ( 0,002 < 0,05 ). Sehingga disimpulkan terdapat hubungan antara Pengetahuan, norma agama dan norma keluarga dengan perilaku seksual pada remaja. Berdasarkan hasil penelitian, dalam menerapkan norma-norma keluarga orangtua harus memberikan penjelasan sehingga anak paham dampaknya dan kenapa harus mematuhi norma-norma dalam keluarga yang telah ditetapkan. Pada saat anak bertumbuh menjadi remaja, orangtua memposisikan diri untuk memahami perubahan hormonal dan ketertarikan remaja pada lawan jenis sehingga remaja lebih terbuka mengungkapkan perasaan dan masalahnya pada orangtua.
ANTI STRESS BRAIN GYM THERAPY Al Faqih, Mohamad Roni; Ardianti, Ikha; Julianto, Errix Kristian; Nurfitriani, Yuzita
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dan isu kesehatan mental hingga saat ini masih menjadi suatu hal yang menakutkan bagi masyarakat. Padahal kesehatan mental merupakan bagian terpenting untuk kondisi kesehatan seseorang. Masa remaja merupakan masa yang unik dan formatif. World Health Organization menyatakan bahwa secara global, diperkirakan 1 dari 7 (14%) anak usia 10–19 tahun mengalami kondisi kesehatan mental. Faktor risiko bunuh diri mempunyai banyak aspek, termasuk penggunaan alkohol yang berbahaya, pelecehan di masa kanak-kanak, stigma terhadap pencarian bantuan, hambatan dalam mengakses layanan kesehatan dan akses terhadap sarana untuk bunuh diri. Kasus bunuh diri dari sejumlah remaja yang terjadi sepanjang tahun 2023 ini meningkat. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari kunjungan pertama melaksanakan pengkajian terkait status keluarga dan mengisi kuisioner tentang Mental Health Screening (Skrining Kesehatan Jiwa). Hal tersebut merupakan salah satu upaya tim PkM dalam membantu meminimalisir tingkat stress pada remaja atau sasaran program. Pertemuan ke-lima yaitu mengimplementasikan hasil pengkajian Kesehatan Jiwa yaitu dengan kegiatan Brain Gym untuk meminimalisir tingkat stress remaja. Pertemuan terakhir yaitu mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan terkait keberhasilan kegiatan. Pelaksanaan pendampingan keluarga ini untuk mengetahui sejauh mana keluarga dalam menangani permasalahan kesehatan yang ada. Dalam hal ini salah satu masalah yang dimaksud adalah terkait dengan kondisi psikologi pada remaja. Sehingga tim PkM memberikan intervensi berupa Brain Gym Therapy untuk membantu mengatasi tingkat stress.
PROGRAM LAYANAN KESEHATAN PADA LANSIA DAN KHITAN MASSAL DI DESA CABEAN KECAMATAN CEPU KABUPATEN BLORA JAWA TENGAH Abidin, Ahmad Zainal; Efendi, Yusuf; Pramesti, Adhe Anniza; Nurfitriani, Yuzita; Ferawati; Kurniati, Mei Fitria; Al Faqih, Mohamad Roni; Saraswati8, , Devi Endah; Khayudin, Bayu Akbar; Ardianti, Ikha; Hariastuti, Fela Putri; Mufidah, Ainul; Sulistyo, Angger Anugerah Hadi; Rahmawati, Andin Ajeng; RSN, Frenty; Julianto, Errix Kristian; Kurniawati, Fitria Rizky; Astuti, Niken Yuli
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/haga.v2i1.925

Abstract

Pemenuhan kesehatan pada masyarakat sangatlah mutlak untuk dipenuhi agar terwujud ketahanan kesehatan nasional yang adekuat. Bentuk kesehatan masyarakat adalah terwujudnya kesehatan pada individu hingga kelompok masyarakat, mulai dari bayi sampai lansia yang merata. Maka dari itu kami melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran masyarakat ini dengan tujuan untuk memberikan kemanfaatan pada masyarakat desa cabean dalam bentuk program pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat pada lansia serta khitanan massal pada anak laki-laki. Kegiatan ini dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap persiapan dan pelaksanaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan baik dan lancar. Dalam kegiatan ini terdapat 100 lansia desa cabean yang mengikuti kegiatan pemeriksaan dan pengobatan masyarakat serta 12 anak laki-laki yang mengikuti kegiatan khitan massal.
Utilization of Mobile Health Technologies in Chronic Kidney Disease Management: A Scoping Review Sulistyo, Angger Anugerah Hadi; Ardianti, Ikha; Julianto, Errix Kristian; Ferawati, Ferawati; Suhamdani, Haris
Critical Medical and Surgical Nursing Journal Vol. 14 No. 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/cmsnj.v14i1.63526

Abstract

Introduction: The increasing prevalence of Chronic Kidney Disease (CKD) necessitates innovative approaches to enhance patient care and management. Mobile health (mHealth) technologies have emerged as promising tools for improving health outcomes through remote monitoring, patient engagement, and data-driven decision-making. This scoping review aims to explore the utilization of mHealth technologies in the management of CKD. Methods: A comprehensive literature search was conducted across multiple databases including PubMed/Medline, ProQuest, and DOAJ focusing on studies published in the last decade. The inclusion criteria encompassed articles that evaluated mHealth interventions specifically designed for CKD management. Key outcomes were categorized into patient adherence, clinical outcomes, patient satisfaction, and cost-effectiveness. Results: The review identified diverse mHealth applications, including mobile apps, wearable devices, and telehealth platforms, demonstrating potential benefits in improving medication adherence, monitoring disease progression, and enhancing patient-provider communication. Despite promising results, challenges such as data privacy, technological literacy, and integration with existing healthcare systems were noted. Conclusion: This review underscores the need for further research to optimize mHealth interventions and address barriers to widespread implementation in CKD management.
“PROGRAM PERMATA” (PENINGKATAN PERILAKU MENCEGAH STUNTING) Ardianti, Ikha; Anugerah Hadi Sulistyo, Angger; Roni Al Faqih, Mohamad; Mufidah, Ainul
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia 2021, Bojonegoro memiliki prevalensi stunting sebesar 23,9 %. Hal ini menjadikan Bojonegoro urutan ke 13 dari 38 kabupaten dan kota tertinggi penderita stunting di jawa timur. Stunting yang tidak ditangani secara dini akan memberikan dampak perkembangan fisik dan kognitif bagi anak kedepannya. Oleh karenanya, pendampingan keluarga dengan resiko stunting sangat diperlukan. Langkah pertama adalah edukasi, pengukuran dan edukasi stunting di PAUD. Langkah pertama betujuan untuk mengkaji dan mengedukasi stunting di desa Ngampel Kecamatan Kapas Bojonegoro. Program ini dilakukan di paud desa Ngampel. Pendekatan ini dinilai efektif guna meningkatkan pemahaman orang tua terkait stunting. Pihak yang ikut memberikan support pada kegiatan kami adalah Yatim Mandiri (YM). YM merupakan Lembaga amil zakat nasional milik masyarakat yang berkhidmat mengangkat harkat social kemanusiaan yatim duafa. Kesehatan Keliling merupakan salah satu upaya YM dalam meningkatkan status Kesehatan bagi yatim dan duafa meliputi pemeriksaan gratis dan pemberian dukungan pemberian makanan tambahan. status kesehatan rumah didapatkan hasil 75% dengan kategori rumah tidak sehat dan 25% dengan kategori rumah sehat. Pengetahuan ibu tentang gizi seimbang didapatkan hasil pretest kategori cukup 50%, hasil post test didapatkan hasil kategori baik sebanyak 100%. Pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang didapatkan hasil pre test kategori cukup 50% dan baik 50%, hasil post test didapatkan kategori baik sebanyak 100%. Hasil pengukuran perkembangan balita dengan Denver didapatkan hasil 100% balita dengan perkembangan normal, PHBS rumah tangga didapatkan 80% keluarga telah melakukan PHBS rumah tangga, indikator yang kurang meliputi merokok dalam rumah, makan sayur setiap hari, terdapat ventilasi tetapi tidak dibuka.
INFEKSI COVID-19 PADA IBU HAMIL : SYSTEMATIC REVIEW Ardianti, Ikha
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/.v12i2.245

Abstract

ABSTRAK Akhir tahun 2019 tepatnya pada bulan Desember 2019 masyarakat dunia dikejutkan dengan merebaknya kasus corona virus dissease atau yang sekarang disebut covid19. Pada individu dengan imunitas yang rendah karena penyakit imunitas maupun kelompok beresiko seperti lansia, anak-anak dan ibu hamil tentunya akan semakin tinggi resiko tertular covid19. Center`for Desease and Prevention (CDC) mencatat bahwa wanita hamil lebih rentan terkena semua jenis infeksi pernapasan. Berdasarkan permasalahan tersebut diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian study literatur untuk mengidentifikasi literatur terkait gambaran infeksi covid19 pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur riview. Adapun populasi pada penelitian ini adalah jurnal internasional dan nasional yang berkaitan dengan covid19 pada ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini adalah jurnal international dan nasional yang berkaitan dengan covid19 pada ibu hamil. Teknik sampling yang akan digunakan adalah non probability sampling dengan cara accidental Sampling. Hasil pencarian literatur ditemukan sebanyak 415 artikel dari Google Scholar, 398 artikel dari pubmed dengan total 813 artikel. Simpulan dari duabelas artikel jurnal internasional yang telah di temukan bahwasannya tidak ada penelitian yang sudah dilakukan yang menunjukkan adanya penularan vertikal covid19 dari ibu ke janin. Dan belum ada bukti yang menunjukkan bahwa pneumonia COVID-19 menyebabkan komplikasi maternal dan neonatal.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN NORMA AGAMA DAN NORMA KELUARGA DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA Ardianti, Ikha; Kristian Julianto, Errix
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v14i2.340

Abstract

ABSTRAK Degenerasi nilai dan norma di era digitalisasi yang mengglobalisasi memiliki dampak negatif yang sulit dibendung. Khususnya yang berkaitan dengan perilaku seksual pada remaja yang berujung aborsi, bunuh diri bahkan pembunuhan yang dilakukan oleh remaja pasangannya. Dari sudut pandang kesehatan reproduksi, menghindari seks pranikah adalah cara terbaik untuk mencegah penularan penyakit infeksi menular seksual, dan kehamilan pada remaja yang tidak diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada korelasi atau hubungan antara tingkat pendidikan, norma agama dan norma keluarga dengan perilaku seks pranikah pada remaja. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-September 2023 di desa Bulu Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Penelitian menggunakan design korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 27 remaja. Teknik sampling menggunakan metode nonprobability sampling dengan cara purposive sampling. Proses Analisa data menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating. Hasil penelitian ini, setelah dianalisis menggunakan uji Spearman rho menunjukan hasil nilai P- value pada kolom sig (2 tailed ) didapatkan nilai 0.002 lebih kecil dari level of significant ? 0,05 ( 0,002 < 0,05 ). Sehingga disimpulkan terdapat hubungan antara Pengetahuan, norma agama dan norma keluarga dengan perilaku seksual pada remaja. Berdasarkan hasil penelitian, dalam menerapkan norma-norma keluarga orangtua harus memberikan penjelasan sehingga anak paham dampaknya dan kenapa harus mematuhi norma-norma dalam keluarga yang telah ditetapkan. Pada saat anak bertumbuh menjadi remaja, orangtua memposisikan diri untuk memahami perubahan hormonal dan ketertarikan remaja pada lawan jenis sehingga remaja lebih terbuka mengungkapkan perasaan dan masalahnya pada orangtua.
"ATTACK MOSQUITOES" DEMAM BERDARAH MASYARAKAT DESA NGAMPEL KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO Akbar Khayudin, Bayu; Fitria Kurniati, Mei; Kristian Julianto, Errix; Ardianti, Ikha; Efendi, Yusuf
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Tanda gejala meliputi demam mendadak, sakit kepala, nyeri belakang bola mata, mual dan manifestasi perdarahan seperti uji tourniquet (rumple lead) positif, bintik merah di kulit (petekie), mimisan, gusi, berdarah dan lain sebagainya. Pada tahun 2020 terdapat penurunan yaitu 78 kasus dan 1 meninggal dunia. Manajemen pengendalian vektor secara umum yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 374/MENKES/PER/III/2010 tentang Pengendalian Vektor. Mengingat obat dan untuk mencegah virus Dengue hingga saat ini belum tersedia, maka cara utama yang dapat dilakukan sampai saat ini adalah dengan pengendalian vector penular (Aedes aegypti). Pengabdian masyarakat ini sebagai bentuk intervensi dan inovasi dalam mendorong masyarakat agar siap bermitra dalam menyelesaikan masalah kesehatan yang di alaminya secara mandiri. Kemandirian dalam batas intervensi dasar yang dapat di lakukan oleh orang awam. Masyarakat sehat dan cerdas adalah dampak yang diharapkan terwujud dengan di lakukannya program PerSaga secara terus menerus. Dalam hal ini masyarakat akan diberikan program inovasi untuk mencegah perkembang biakan nyamuk di rumah. Program ini dinamakan Ovitrap, yang merupakan jebakan nyamuk yang digunakan dengan alat dan bahan yang sederhana. Dengan inovasi ini diharapkan akan dapat mencegah terjadinya penyakit DBD di desa Ngampel, Kapas, Bojonegoro. Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau tim yang terlibat dalam program abdimas serta maping lokasi yang akan menjadi sasaran keluarga binaan. Keluarga yang didampingi sejumlah 11 keluarga binaan. Pelaksanaan pendampingan akan dilaksanakan berdasarkan POA (Planning Of Action) yang telah dibuat. Dosen bersama mahasiswa akan mengunjungi keluarga binaan sesuai dengan kontrak waktu yang telah disepakati sebelumnya. Pendampingan keluarga yang dilakukan menunjukkan kepedulian kepada masyarakat untuk mengetahui sejauh mana mampu melakukan perawatan diri terutama pada lingkup keluarga. Dalam hal ini adalah pencegahan penyakit demam berdarah yang ada di Kota Bojonegoro dengan metode ovitrap. Sehingga keluarga memahami tentang kebutuhan dan kemampuan meningkatkan derajat kesehatan keluarga dan melakukan pencegahan pada penyakit.
BUDAYA YANG DIMILIKI IBU SAAT HAMIL, MENYUSUI DAN MERAWAT BALITA STUNTING Ardianti, Ikha
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA - Suplement
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i1.271

Abstract

Banyak faktor yang memengaruhi status gizi anak. Budaya merupakan salah satu faktor tidak langsung yang memengaruhi status gizi anak. Pada masa kehamilan, pasca proses persalinan, serta dalam pengasuhan balita, perilaku ibu sangat dipengaruhi oleh budaya, tradisi, atau kebiasaan yang ada dalam masyarakat seperti pantangan makan, dan pola makan yang salah dapat mengakibatkan munculnya masalah gizi terutama bagi balita. Hal ini dapat berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita. Tujuan penelitian yaitu mengetahui Mengetahui budaya yang dimiliki ibu hamil, menyusui dan merawat balita dengan Stunting di Desa Sumberagung, kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Desain penelitian menggunakan metode korelasi dengan pendekatan retrospektif dan analitik korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang terdaftar di posyandu 01 Desa Sumberagung, kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Sample dalam penelitian ini berjumlah 7 informan, dengan tehnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2019-Februari 2020. Hasil penelitian dianalisis menggunakan tehnik analisis kualitatif deskriptif. Hasil Penelitian ini diketahui 3 tema. Tema (1); Budaya ibu saat hamil; memiliki pantangan makanan yaitu ikan, biasa mengkonsumsi jamu udekan, gemar mengkonsumsi makanan mengandung pengawet, mengkonsumsi obat tanpa resep dokter, minum minyak kelapa. (2)Budaya saat menyusui; memberikan sufor pada bayi <6 bulan, memiliki pantangan makanan telur, ikan, daging dan ayam, pemberian makanan prelaktal. (3) Budaya saat merawat balita; sering memberikan makanan instan pada anak, memberikan obat pada anak tanpa resep dokter, memberikan ramuan jamu-jamuan yang dibuat sendiri, menu makanan anak tidak mengandung semua unsur zat gizi yang dibutuhkan. Budaya pantangan makan pada ibu saat hamil dan menyusui berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Kepercayaan pantangan makan yang sangat ketat dapat mengganggu pertumbuhan janin. Gangguan gizi selama kehamilan dapat mengakibatkan bayi prematur, dan berat badan lahir rendah. Bayi dengan berat badan lahir rendah berhubungan dengan morbiditas dan mortalitas janin dan neonatal, gangguan pertumbuhan, gangguan perkembangan kognitif dan penyakit kronis di kehidupan yang akan datang.