Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Blantika : Multidisciplinary Journal

The Association Between Asphyxia and Neonatal Pathological Jaundice Incidence in Umbu Rara Meha Hospital East Sumba Regency Hartati Liawat, Fitri; Andriyanti, Andriyanti; Utomo, Budi
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 8 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v2i8.188

Abstract

Jaundice causes 70% morbidity and 10% infant mortality worldwide, approximately 1.1 million newborns are affected by jaundice every year. The purpose of this study was to analysis the association between asphyxia and the incidence of neonatal pathological jaundice at Umbu Rara Meha Hospital, East Sumba Regency. The research used a quantitative method with case and control approach using secondary collection data medical records from January to October 2023. The sample ratio was 1:1, the case group sample is 75 babies with jaundice and the control group sample is 75 babies who were born in the hospital. The sampling taken by consecutive sampling. The analysis used the Chi-square test. The data analysis showed there was an association between asphyxia and neonatal pathological jaundice incidence with p=0.001. The data result showed there was an association between asphyxia and neonatal pathological jaundice incidence at Umbu Rara Meha Hospital, East Sumba Regency.
Pengaruh Pola Pemberian MPASI terhadap Status Gizi Balita Usia 7-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kesamben Kabupaten Blitar Nurul Suci, Laksmi; Al Farizi, Sofia; Andriyanti, Andriyanti
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 8 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v2i8.194

Abstract

Pola pemberian MPASI berpengaruh terhadap status gizi balita. persentase balita dengan malnurtisi tahun 2021 sebesar 149,2 juta stunting, 45 juta anak mengalami wasting, dan 39 juta anak mengalami kelebihan berat badan. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita usia 7-24 bulan pada bulan Mei tahun 2023 yang berjumlah 120, dan sampling sebangat 92 yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis yang digunakan adalah uji Chi-Square. Penelitian ini menunjukkan 51,1% responden memiliki perilaku kurang tepat dalam pola pemberian MPASI kepada balitanya, 88% balita usia 7-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kesamben berstatus gizi baik. Dengan hasil uji Chi-Square didapati ada pengaruh antara pola pemberian MPASI terhadap status gizi balita usia 7-24 bulan dengan nilai p<0.000. Pola pemberian MPASI berpengaruh terhadap status gizi balita usia 7-24 bulan.