Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGUATAN MORALITAS DIGITAL BERBASIS PENDIDIKAN ISLAM BAGI GENERASI MUDA MELALUI KEGIATAN WEBINAR NASIONAL Lilik Aminah; Rika Sartika; Asniah
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.5104

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Penguatan Moralitas Digital Berbasis Pendidikan Islam bagi Generasi Muda melalui Kegiatan Webinar Nasional” diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah pada 16 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda serta pemangku pendidikan mengenai urgensi moralitas digital yang berlandaskan nilai-nilai Islam di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Webinar dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dengan sasaran utama mahasiswa, dosen, guru Pendidikan Agama Islam, dan masyarakat umum. Materi yang disajikan mencakup analisis tantangan utama era digital seperti hoaks, cyberbullying, pelanggaran privasi, dan kecanduan gawai serta integrasi nilai-nilai Islam, antara lain kejujuran (shiddiq), tanggung jawab (amanah), menjaga privasi (hifzh al-ghaib), berbuat baik (ihsan), dan menjaga akal (hifzh al-‘aql), sebagai landasan etika bermedia. Selain pemaparan konseptual, disusun pula strategi praktis yang dapat diterapkan pendidik dan orang tua, seperti pengembangan kurikulum berbasis etika digital Islami, pembiasaan literasi digital kritis, dan pendampingan penggunaan gadget di lingkungan keluarga. Hasil evaluasi terhadap 76 responden menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya moralitas digital dan penerapan nilai-nilai Islam dalam interaksi daring, disertai respons kepuasan yang tinggi dan rasa siap menghadapi tantangan ruang digital secara lebih etis. Temuan ini mengindikasikan bahwa webinar nasional berbasis Pendidikan Islam merupakan sarana yang efektif dan relevan untuk memperkuat moralitas digital generasi muda serta layak dikembangkan melalui pelatihan lanjutan dan kolaborasi multipihak.
Dekonstruksi Pedagogi Feminin Islam Model Integratif Sayyidah Fatimah Sebagai Counter Narrative Feminisme Sekuler Dan Patriarki Tradisional Alif Rohmah Nur Habibah; Rika Sartika; Ana Aprista
INNOVASI : JURNAL INOVASI PENDIDIKAN Vol. 11 No. 3 (2025): DESEMBER (JURNAL INOVASI PENDIDIKAN)
Publisher : Education Reserach Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64540/rpx26m64

Abstract

This study aims to examine the conceptual construction of al-mar’ah al-ṣāliḥah (the pious woman) through the exemplary figure of Sayyidah Fatimah as portrayed in Shahabiyah Haula Ar-Rasul by Shaykh Mahmud Al-Mishri. Employing a library research approach and content analysis method, the study explores both the characteristics of feminine piety and the educational role of Sayyidah Fatimah as a wife within the framework of Islamic education. The findings reveal that piety in women is not fragmented but rather manifests as a multidimensional integration of spiritual, moral, intellectual, and social values. Fatimah’s exemplary conduct emerges as an ethical praxis rather than mere normative compliance, offering a relevant model for contemporary Muslim women. The study contributes theoretically to the development of al-mar’ah al-ṣāliḥah as a holistic model in Islamic gender discourse and family education, while also offering practical implications for premarital education and Muslim women empowerment. Further research is recommended to incorporate empirical data and conduct cross-cultural comparative analysis to expand the relevance and application of this conceptual model.