Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

PENGUKURAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN HUMAN RESOURCE SCORECARD DI PT. TRIO JAYA STEEL Carina Lorisa; Carla Olyvia Doaly
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 3 (2017): Volume 7 No 3 November 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.001 KB) | DOI: 10.25105/jti.v7i3.3136

Abstract

Kecakapan dan keterampilan karyawan di perusahaan dapat diketahui dengan adanya pengukuran kinerja. PT. Trio Jaya Steel merupakan perusahaan pembuatan logam berlubang yang memiliki segmen pasar cukup luas. Dimana selama ini, perusahaan belum pernah melakukan pengukuran kinerja dan belum memiliki SOP. Selain itu, tingkat pendidikan karyawan yang belum mencapai target yang ditetapkan perusahaan. Oleh karena itu, pada penelitian ini pengukuran kinerja dilakukan dengan menggunakan metode HR Scorecard yang mengacu pada keempat perspektif. Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner dimana penilaian menggunakan Skala Likert menghasilkan 11 tujuan strategis. Pengukuran kinerja dilakukan dengan menentukan lag indicator dan lead indicator serta dilakukan pembobotan dengan menggunakan AHP untuk mengetahui bobot prioritas pada setiap kriteria dan sub kriteria pada masing-masing perspektif. Selanjutnya, dilakukan pengukuran kinerja dengan menggunakan Traffic Light System dengan mengukur pencapaian target perusahaan. Berdasarkan 11 indikator terdapat 6 indikator kinerja belum mencapai target, 1 indikator jauh di bawah target dan 4 indikator sudah mencapai target. Oleh karena itu, dalam upaya peningkatan kinerja diperlukan analisis SWOT untuk menentukan startegi atau usulan perbaikan berupa SOP dan rancangan HR Scorecard.
USULAN PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MENGIDENTIFIKASI DAN MENGURANGI WASTE (STUDI KASUS PADA PT.X) Fenny Joyanti Amanda; Carla Olyvia Doaly
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 3 (2017): Volume 7 No 3 November 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1669.86 KB) | DOI: 10.25105/jti.v7i3.3139

Abstract

PT. X adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi kapur barus, anti bau, dan serap air. Dalam pelaksanaannya, perusahaan perlu untuk terus meningkatkan kinerja produktivitas, kualitas, ketepatan waktu dalam pengiriman, serta berusaha menurunkan biaya. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan perlu mengetahui aktivitas apa saja yang memberikan value added bagi produk, serta pemborosan apa saja yang sering terjadi dalam proses produksi. Oleh karena itu diperlukan suatu pendekatan lean manufacturing. Dengan strategi lean, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan rasio value added produk serta mengurangi pemborosan. Pemahaman kondisi aktual perusahaan digambarkan dalam Current State Mapping. Pemborosan diidentifikasikan dengan delapan waste, kemudian dilakukan pembobotan secara detail dengan waste relationhip matrix (WRM) dan waste assessment quetionaire (WAQ). Setelah didapatkan hasil, dilakukan pemilihat tools dengan bantuan VALSAT dan dianalisa akar penyebab permasalahannya. Berdasarkan pengolahan data didapatkan 2 skor rata-rata tertinggi yaitu motion (21%), Defect (17.93%). Skor rata-rata pemborosan tersebut dikalikan dengan faktor pengali detail mapping, sehingga didapatkan detail mapping tools yang dominan adalah Process Activity Mapping (35.23%). Lead time dalam produksi kapur barus adalah 5127.36 menit, setelah usulan perbaikan dilaksanakan didapatkan lead time sebesar 1832.77 menit, dengan cara mengurangi waktu gerakan pada proses produksi dan pada defect dilakukan perbaikan SOP.
Usulan Penjadwalan Penggantian dan Pemeriksaan Komponen Kritis Mesin Feeder dan Fanblower (Studi Kasus di PT. Petnesia Resindo) Ivanasari Latib; Carla Olyvia Doaly
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 8 No. 2 (2018): Volume 8 N0 2 Juli 2018
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.982 KB) | DOI: 10.25105/jti.v8i2.4725

Abstract

Many companies do not pay attention to machine maintenance. One of them is PT Petnesia Resindo. The company that have been engaged in platic is still implementing a breakdown maintenance. This proved to disturb the production process. Sothis research is interested in trying to implement preventive maintenance against the proposed machine company, Research begins with the determination of critical machines based on the OEE level. Both engines are feeder and fanblower engine is including a critical engine. The critical components based on the rules " 80-20 "pareto diagram are tapper roll bearing, thrust ball bearing,timing belt,and disc pack coupling . After the analysis of distribution test, it will get the replacement interval and checking interval replacement tapper roll bearings is 1300 hours, for thrust ball bearing component is 1900 hours, for timing belt component is 3220 hours, and for disc pack components is 2080 hours As for the inspection interval of tapper roll bearing component is 1034 hours, for thrust ball bearing component is 1179 hours, for timing belt component is 2545 hours, and disc pack component is 1280 hours. After implementing preventive maintenance it is expected cost savings and slowing down the level of reliability. The cost savings of tapper roll bearing component is around 71%, for thrust ball bearing component is 76%, for timing belt component is 61%, and disc pack component is 59%.