Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EKSPLORASI WARNA ALAM KUNYIT UNTUK PRODUK MUKENA BATIK Mursidah; Dheasari Rachdantia; Amin Sulistyowati
Canthing Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Akademi Seni dan Desain Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Natural dyes are non-toxic alternative dyes refurbished and environmentally friendly. Materials for natural dyes are selected based on its availability in nature and easy to obtain like turmeric (Curcuma domestica Val) which is a native spice and medicinal plant from Asian region. Turmeric is a plant that is commonly used as traditional medicine and herbal medicine. Apart from that, turmeric can also be used as a natural dye for batik cloth. This research aims to make turmeric an environmentally friendly natural dye for batik cloth, and produce a new product design with the idea of ​​providing additional use value to batik mukena products. The method used is qualitative research with a practice-based approach to the creative arts creation process (practice-led research). The results of this research are batik mukena products using the natural dye turmeric. Coloring using a dipping technique of 10 dips using natural turmeric dye with a fixation locking process using a tunjung. Keywords: Batik, Natural Turmeric Color, Mukena batik.
PRODUKSI BATIK MALAM DINGIN MENGGUNAKAN APLIKASI DESAIN MOTIF BERBASIS MOBILE Cahyo, Andri Nur; Dwirainaningsih, Yustiana; Mursidah, Mursidah
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v6i2.6805

Abstract

   Katakunci:Batik, Batik Malam Dingin, Aplikasi Desain MobileBatik malam dingin merupakan pengembangan proses produksi batik dengan menggunakan malam/ lilin batik yang diencerkan secara kimia dan bersifat dingin untuk pemalaman batik. Cara kerjanya dengan system cetak saring seperti sablon. Pada batik malam dingin proses desain motif dibuat dengan bantuan computer desktop menggunakan software desain seperti  Adobe Photoshop dan Corel Draw. Namun fakta di lapangan menunjukkan ada beberapa kendala dalam memanfaatkan teknologi computer grafis berbasis desktop terkait kompleksitas software yang cukup tinggi dan butuh dukungan hardware yang cukup mahal. Tulisan ini mencoba menawarkan solusi atas permasalahan tersebut dengan mencari tahu aplikasi desain berbasis mobile apa saja yang banyak tersedia di layanan distribusi digital memungkinkan digunakan untuk proses desain motif batik malam dingin. Fokus penelitian adalah mengkaji desain visual motif batik dan karakter teknis yang dihasilkan tiap aplikasi desain berbasis mobile, kemudian menganalisis hasil visual dan kelayakannya untuk proses produksi batik malam dingin. Metode yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan pendekatan desain. Hasil yang dicapai diharapkan dapat berguna untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja desain, sehingga meningkatkan daya saing global. 
RACIKAN JAMU TRADISIONAL SEBAGAI PEWARNA ALAMI KAIN BATIK Rachdantia, Dheasari; Mursidah, Mursidah
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v6i2.6595

Abstract

Jamu merupakan minuman racikan khas Indonesia, digunakan untuk pengobatan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh ketika sakit. Penggunaan zat warna pada sebuah kain putih menjadi penambah nilai estetis maupun praktisnya. Minuman jamu merupakan racikan dari beberapa tanaman yang memiliki khasiat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji, menganalisa, serta melalukan eksperimen terkait pewarnaan alam pada kain dengan membuat ekstraksi jamu yang digunakan sebagai pewarna batik. Di Indonesia, pada ekosistem kecilnya adalah pewarnaan kain putih pada produksi batik yang masih marak menggunakan zat warna sintetis mengakitkan timbulnya masalah pencemaran lingkungan karena limbah yang dibuang langsung tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu. Seiring perkembangannya semakin banyak pengusaha maupun pengrajin batik yang menggunakan pewarna batik dari bahan alami, inovasi terus dilakukan dan tidak jarang menggunakan bahan-bahan yang dapat mengangkat kearifan lokal Indonesia. Hal ini menjadi alasan untuk perlunya peningkatan penemuan-penemuan menggunakan bahan-bahan yang memiliki nilai kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode Practice Based Research digunakan dalam proses penciptaan warna alam dari olahan jamu tradisional yang memungkinkan adanya pengetahuan-pengetahuan baru saat proses penelitian berlangsung melalui proses eksperimen.
Penambahan Nilai Estetik pada Produk Selendang Batik Pesisiran dengan Aplikasi Manipulating Fabric Mursidah, Mursidah; Cahyo, Andri Nur; Dwirainaninsih, Yustiana; Rachdantia, Dheasari
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i2.5080

Abstract

The application of manipulating fabrics to batik can create uniqueness and exclusivity to increase its value. The application of manipulating fabrics on batik can support the development or creation of custom made batik based on creativity to create batik fashion innovation. This can encourage the creation of new product designs to refresh the market. The application of manipulating fabrics to batik provides novelty value because it adds use value to the product. Adding use value to batik products can add to the superiority of the product, namely that apart from being beautiful it also has a certain physical appearance. It is important to develop batik to maintain its sustainability. Batik as a cultural heritage still needs to continue to be developed to be transformed to the younger generation. There are still younger generations who think batik is old fashioned clothing. Batik can be modified to suit current modern fashion trends so that the younger generation is even more enthusiastic about preserving it. One way that can be done is by applying manipulating fabric. The aim of this research is to produce a new product design with the idea of providing additional use value to coastal motif batik products by applying the technique of manipulating fabrics. The method used is qualitative research with a practice-based approach to the creative arts creation process (practice-led research). The result of this research is a batik shawl with fabric manipulation applications in the form of embroidery, slashing and smocking.