Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perkembangan Sosial Emosional Peserta Didik Sekolah Dasar sebagai Fondasi Keberhasilan Belajar Zahwa Nabila Inka; Yuliana Dwi Astika Sari; Imam Hanafi
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v4i1.1993

Abstract

Perkembangan sosial emosional merupakan salah satu aspek penting dalam proses tumbuh kembang peserta didik sekolah dasar yang berperan sebagai landasan bagi keberhasilan belajar. Kemampuan peserta didik dalam mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara tepat serta menjalin hubungan sosial yang positif akan memengaruhi kesiapan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya perkembangan sosial emosional peserta didik sekolah dasar sebagai fondasi dalam mencapai keberhasilan belajar. Penulisan artikel menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai buku, jurnal ilmiah, dan sumber pustaka yang relevan mengenai perkembangan sosial emosional serta kaitannya dengan hasil belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa peserta didik yang memiliki perkembangan sosial emosional yang baik cenderung lebih percaya diri, mampu mengendalikan emosi, memiliki motivasi belajar yang tinggi, mudah bekerja sama, serta mampu membangun hubungan positif dengan guru maupun teman sebaya. Sebaliknya, perkembangan sosial emosional yang kurang optimal dapat menghambat konsentrasi, partisipasi, dan prestasi belajar peserta didik. Oleh karena itu, pengembangan aspek sosial emosional perlu menjadi perhatian bersama antara guru, orang tua, dan lingkungan sekolah melalui pembelajaran yang mendukung, interaksi yang positif, serta pemberian pengalaman belajar yang bermakna. Dengan demikian, perkembangan sosial emosional menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan belajar peserta didik di sekolah dasar.
Memahami Karakteristik dan Gaya Belajar Peserta Didik Digital Native di Sekolah Dasar Alya Sindi; Nabila Izzati Ramadhan; Imam Hanafi
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v4i1.1999

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah karakteristik dan cara belajar peserta didik sekolah dasar sehingga menuntut penyesuaian dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik peserta didik digital native di sekolah dasar serta menganalisis implikasi gaya belajar mereka terhadap penyelenggaraan pembelajaran. Penelitian menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel jurnal nasional dan internasional, prosiding, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahapan reduksi data, pengelompokan berdasarkan tema, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa peserta didik digital native memiliki karakteristik berupa kemampuan mengakses informasi secara cepat, memanfaatkan teknologi sebagai sumber belajar, serta menyukai pembelajaran yang visual, interaktif, kolaboratif, dan kontekstual. Gaya belajar tersebut menuntut penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik melalui pemanfaatan media digital, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kolaboratif, dan penguatan literasi digital serta kemampuan berpikir kritis. Pemahaman terhadap karakteristik dan gaya belajar peserta didik digital native menjadi landasan penting bagi guru dalam merancang pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan bermakna sehingga mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, dan hasil belajar peserta didik serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Pengaruh Metode Pembelajaran Demonstrasi Dan Eksperimen Terhadap Hasil Belajar Ipa Siswa Sdn 6 Citradamai Jumiatun Jumiatun; Nurmalina Nurmalina; Imam Hanafi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran demonstrasi dan eksperimen terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di SDN 6 Citradamai. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar IPA siswa, dimana dari 30 siswa, 63,33% belum mencapai KKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV di SDN 6 Citradamai, dengan sampel penelitian diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari metode pembelajaran demonstrasi dan eksperimen terhadap hasil belajar IPA siswa. Metode demonstrasi membantu siswa memahami konsep IPA melalui pengamatan langsung, sedangkan metode eksperimen meningkatkan pemahaman siswa melalui praktik langsung. Data analisis menggunakan uji t menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan pada kelas yang menggunakan kedua metode tersebut dibandingkan dengan kelas kontrol. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar, serta memberikan rekomendasi bagi guru dalam memilih metode pembelajaran yang efektif.