Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Peran Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Manajemen Berbasis Sekolah Di Sd IT Haji Ddjalaluddin Reni Septrisia; Fenny Ayu Monia Ayu Monia; Imam Hanafi
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi Juli-Desember 2020
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.849 KB) | DOI: 10.56874/jamp.v1i2.232

Abstract

Penelitian mini adalah untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan melalui manajemen berbasis sekolah, maka jika ditinjau dari segi tempat penelitian ini termasuk penelitian lapangan (fild research). peneliti langsung menggali data di lapangan, yaitu di SD IT Haji Djalaluddin disamping itu penelitian bersifat kualitatif, yaitu penelitian yang prsedurnya menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang diamati. Peran kepala sekolah dalam peningkatan mutu Pendidikan melalui Manajemen Berbasis Sekolah di SD IT Haji Djalaluddin tahun pelajaran 2019/2020, yaitu sebagai berikut; (a). Peran Kepala sekolah sebagai pemimpin (leader) (b). Peran Kepala sekolah sebagai supervisor (c). Peran Kepala sekolah sebagai educator (d). Peran Kepala sekolah sebagai innovator (e). Peran Kepala sekolah sebagai motivator. Peran guru dalam peningkatan mutu Pendidikan melalui Manajemen Berbasis Sekolah di SD IT Haji Djalaludding tahun pelajaran 2019-2020, yaitu sebagai berikut; (a). Dalam proses belajar mengajar guru telah menggunakan metode atau strategi yang bervariasi. (b). Mengikuti peningkatan kompotensi guru. (c). Mendampingi siswa dalam kegiatan ekstrakulikuler keagamaan. (d). Memberikan bimbingan dan teladan pada siswa. (e). Memberikan motivasi kepada siswa.
KONTRIBUSI KEPEMIMPINAN SITUASIONAL KEPALA SEKOLAH DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU SD NEGERI KECAMATAN MANDAILING NATAL Reni Septrisia
Ensiklopedia of Journal Vol 3, No 4 (2021): Vol 3 No. 4 Edisi 2 Juli 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.991 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v3i4.327

Abstract

Based on field observations, researchers saw symptoms of the low work ethic of elementary school teachers in Mandailing Natal District and researchers suspected that the low work motivation of teachers was still not good because the situational leadership of principals and teachers still lacked emotional intelligence. The purpose of this study was to determine the contribution of situational leadership and emotional intelligence of the principal to the work motivation of elementary school teachers in Mandailing Natal District. The hypotheses in this study are: (1) principal's situational leadership contributes to teacher work motivation, (2) emotional intelligence contributes to teacher's work motivation, and (3) situational leadership and principal's emotional intelligence jointly contribute to work. motivation of teachers. The research population was elementary school teachers in Mandailing Natal District. Sampling was carried out using Stratified Proportional Random Sampling. Data were collected using questionnaires and rating scales and then analyzed using correlation and regression techniques. The results showed: (1) situational leadership of school principals contributed 21.9% to teacher work motivation, (2) emotional intelligence contributed 16.8% of work to teacher motivation and (3) situational leadership and emotional intelligence of principals jointly contributed amounted to 33.2% of the work of motivated teachers. Based on the above results, it is concluded that the principal factor of situational leadership and teacher emotional intelligence is important to increase teacher motivation in carrying out tasks at school.Keywords: Situational Leadership, Emotional Intelligence, Head, Work Motivation.
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Bagi Guru Madrasah Aliyah di Kabupaten Tapanuli Selatan Novebri Novebri; Reni Septrisia; Irma Suryani Siregar
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.16726

Abstract

Berbicara mengenai kompetensi professional, sangat erat kaitannya dengan jenjang karir guru sebagai seorang tenaga pendidik, dan tentu saja dibuktikan dengan kenaikan pangkat/golongan selama menjadi guru. Salah satu persyaratan kenaikan pangkat/golongan guru harus melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), mungkin sudah menjadi hal biasa bagi guru untuk melakukan PTK, namun bila guru mengusulkan kenaikan pangkat/golongan di atas IV/a, maka salah satu persyaratannya adalah diperlukan karya tulis ilmiah berupa artikel. Namun seperti kita ketahui tidak banyak diantara guru yang mampu menulis artikel ilmiah dengan baik, oleh sebab itu perlu dilakukan pelatihan penulisan artikel ilmiah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dosen program studi Manajemen Pendidikan Islam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan  untuk dilaksanakan selama 3 hari, yakni 15 Desember sampai dengan 17 Desember 2022, yang diikuti oleh 28 orang guru dari dua madrasah aliyah negeri di Kabupaten Tapanuli Selatan (MAN Tapanuli Selatan dan MAN Insan Cendikia Tapanuli Selatan) dengan metode luring dan 3 orang narasumber dari dosen program studi Manajemen Pendidikan Islam STAIN Mandailing Natal. Adapun output yang diharapkan dari pengabdian ini adalah artikel ilmiah yang disubmit oleh para guru di jurnal atau prosiding secara online, sedangkan untuk outcome adalah meningkatnya kemampuan guru dalam penulisan artikel ilmiah yang dapat digunakan sebagai bahan kenaikan pangkat berkala.
Pengimplemantasian Manajemen Mutu Pendidikan di SMA Negeri 2 Plus Panyabungan Reni Septrisia; Mursyidan Auliya Nasution; Ummu Salamah; Ummu Hanifah; Rahma Atikah; Muhammad Ali Yusuf; Siti Fatimah Rahmila
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sidu.v3i2.2142

Abstract

This research aims to describe the implementation of education quality management at SMA Negeri 2 Plus Panyabungan, Mandailing Natal Regency. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The main respondents consisted of the Deputy Principal and several relevant teachers. Data was collected through observation, interviews and documentation, including the use of school social media as an additional source. This research found that quality management planning at SMA Negeri 2 Plus Panyabungan involved all parties in the organization, from leadership to subordinate staff, in formulating the school's vision, mission and goals. Implementation of quality management uses Total Quality Management (TQM) principles, such as focusing on customers (students and parents), continuous improvement, and a data-based approach. The PDCA (Plan-Do-Check-Act) model is also applied as a systematic approach to improving the educational process. The research results show that the implementation of education quality management is very important in facing the challenges of globalization and technological developments. Effective integrated quality management can improve the quality of education, producing graduates who are academically competent and ready to face the dynamics of the world of work. Therefore, this study provides recommendations to policy makers and education observers to improve the quality of education through integrated and sustainable quality management. In evaluating SMA Negeri 2 Plus Panyabungan, it is the principal who carries out the assessment of teachers, namely in accordance with the SKP or assessment performance standards.
Penerapan Evaluasi Manajemen Mutu Terpadu Pendidikan di MTs N 2 Mandailing Natal Reni Septrisia; Dandi Dandi; Nur Habibah; Nurul Mutiah; Suhdiansah Suhdiansah; Indah Herawati Gea
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sidu.v3i2.2146

Abstract

This research aims to describe of explain the implementation of integrated education quality management evaluation at MTs N 2 Mandailing Natal. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The main respondent in this research was the Deputy Head of Madrasah Mts N 2 Mandailing Natal for Student Affairs. Data was collected through observation, interviews and documentation, including the use of madrasah social media to find additional sources of information. Evaluation of integrated education quality management is a systematic process that aims to ensure that all aspects of educational institutions run in accordance wint established quality standards. The evaluation carried out at MTs N 2 Mandailing Natal was fomative and summative and based on eight national education standards consisting of; student evaluation, teaching staff evaluation, and infrastructure evaluation, and curriculum evaluation. Evaluations are carried out periodically and in accordance with each main task and function, which means there are no obstacles in impementing the integrated education quality management evaluation process at MTs N 2 Mandailing Natal.
GAYA PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH: TINJAUAN PERBEDAAN GENDER DAN USIA Reni Septrisia; Fenny Ayu Monia; Imam Hanafi
Jurnal Public Administration, Business and Rural Develoment Planning Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Public Administration, Buisness and Rural Development Planning
Publisher : Jurnal Public Administration, Business and Rural Development Planning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan gaya pengambilan keputusan kepala sekolah pria dan wanita, kepala sekolah berusia ≤ 45 tahun dan > 45 tahun. Subjek penelitian ini adalah semua kepala sekolah dasar negeri (SDN) sekecamatan Bangkinang Kota yang terdiri dari 19 sekolah dan kepala sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh guru Sekolah Dasar Negeri se-kecamatan Bangkinang Kota kabupaten Kampar yang berjumlah 322 guru. Untuk memperoleh sampel dengan menggunakan stratified proporsional random sampling dengan strata guru PNS/Non PNS dan pria/wanita dan menghasilkan sampel berjumlah 104 guru yang dijadikan responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) ada perbedaan yang signifikan dalam gaya pengambilan keputusan kepala sekolah pria dan wanita, (2) kelompok subyek dengan kepala sekolah wanita cenderung melakukan gaya pengambilan keputusan intuitif (3) kelompok subyek dengan kepala sekolah pria cenderung melakukan gaya pengambilan keputusan rasional, (4) ada perbedaan yang signifikan dalam gaya pengambilan keputusan kepala sekolah usia ≤ 45 tahun dan > 45 tahun, (5) kelompok subyek dengan kepala sekolah usia ≤ 45 tahun cenderung melakukan gaya pegambilan keputusan dengan melibatkan bawahan, (6) kelompok subyek dengan kepala sekolah usia > 45 tahun cenderung melakukan gaya pengambilan keputusan tanpa melibatkan bawahan.
PROGRAM BERSIH SEHAT BERSAMA KKN STAIN MADINA KELOMPOK 30 TAHUN 2023 Septrisia, Reni; Habibi, Anwar; Nst, Purnama Sari; Abdullah, Iqbal Alan; Lubis, Ibnu Akhyar; Mardiah, Sangkot Rabiah; Juniawati, Eva; Sukriani, Liza; Suriati, Irna; Nst, Rizky Solatiah Yasin
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective. The activity, namely the Real Work Lecture (KKN) by Group 30 of STAIN MADINA, has been carried out in Siunggam Julu Village in a Southeast Padang Bolak District and is in North Padang Lawas Regency and is in North Sumatra Province. The main challenge faced by Siunggam Julu villagers is the lack of awareness of the importance of protecting the environment. They often do not pay attention to proper waste disposal sites and tend to litter, especially into the river and its surroundings. Materials and Methods. The materials we use at this stage are tools that will be used in disposing of organized waste bins with the method of collecting data through observations, surveys through interviews and literature research to find the right strategic points in an effort to create separate waste bins based on the type of waste (wet and dry waste), as well as providing education and socialization to the community about the importance of waste sorting. Results. After successfully establishing an organized waste disposal site in Siunggam Julu Village, we realized that helping villagers understand the concept of sorting waste by type is very important in maintaining a clean and healthy environment. Conclusion. Through this hygiene activity in Siunggam Julu village we realized the need for a complex understanding of how important differentiated waste disposal bins are.
Pengambilan Keputusan Dalam Lingkungan Pendidikan (SD Negeri 083 Pidoli) Dan Lingkungan Non Pendidikan (Persatuan Naposo Nauli Bulung Pidoli Lombang) Reni Septrisia; Siti Rodiah Lubis; Iqbal Alawi Hasibuan; Hidayatul Abror; Lanni Lubis; Fitri Padilah
Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 5 (2024): September : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jmpai.v2i5.548

Abstract

This research is motivated by the leader's ability to make decisions in the field of education at SD Negeri 083 Pidoli and non-education at the Naposo Nauli Bulung Association, Pidoli Lombang Village. This research aims to see the difference between decision making in an educational environment and decision making in a non-educational environment in terms of the decision making process and the type of decision making. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. This research data collection technique uses observation, interview and documentation techniques. The results of this research show that 1) there is a difference between decision making in the educational environment and non-educational decision making, the difference being that in the educational sphere the decision making made by the school principal is guided by government policy, while decision making in the non-educational environment is not guided by the government but is not violate government legal regulations. 2) supporting factors in decision making in both educational and non-educational environments are the commitment of all decision makers and users, support and cooperation as supporters. Meanwhile, the inhibiting factors are the indifference of fellow members in the decisions made and in terms of costs that do not support the decisions/programs made.
Model Pendanaan Pendidikan di Sma Negeri 2 Plus Panyabungan regar, rindy; septrisia, reni; resmaya dewi, nin
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/jamp.v3i2.1041

Abstract

Artikel ini dibuat untuk memperkenalkan kita pada konsep model keuangan pendidikan dalam jenis penelitian ini, yaitu. penelitian kualitatif yang menggunakan literature review dengan metode deskriptif sebagai alat analisis data. Hasil pembahasan Model Pembiayaan Pendidikan SMA 2 Plus Panyabungan ini tergantung pada beberapa kondisi, model tersebut dapat digabungkan dengan lebih dari satu model yang ada. Dengan lisensi Indonesia, financial model tidak terlepas dari subsidi pemerintah, meskipun badan tersebut diberi kewenangan oleh Undang-Undang Otonomi Daerah.
Analisis Pengaruh Supervisi Pengawas terhadap Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah SMA Kota Padang Azvi Rahmi; Reni Septrisia
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 3 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i3.12315

Abstract

Supervisi harus dilaksanakan oleh pengwas dalam rangka membantu tupoksi manajerial kepala sekolah. Tujuannya agar keterampilan dan pengetahuan kepala sekolah berkembang lebih maju dalam menjalankan dan mengatur sebuah sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan yang diharapakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis non random sampling karena semua populasi dijadikan sebagai sampel. Dengan jumlah sampel 16 orang. Hasilnya ditemukan 0,063 atau 6,3 %. Jadi supervisi pengawas berpengaruh positif terhadap kompetensi kepala sekolah. Pengaruh ini juga diperkuat dari uji signifikansi sebesar 0,000 kecil dari 0,005.