Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Dampak Media Tanam Dan Pemberian Pupuk NPK Mutiara Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Tomat Ceri (lycopersicum esculentum mill.) Hulu, Aprianus; Zulfida, Ida; Miyarnis, Miyarnis
JURNAL AGROPLASMA Vol 12, No 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025): (JURNAL AGROPLASMA VOLUME 12 NO 2 TAHUN 2025)
Publisher : UNIVERSITAS LABUHANBATU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/agroplasma.v12i2.7979

Abstract

This study aims to investigate the effect of planting media composition and NPK Mutiara fertilizer application on the growth and yield of cherry tomato plants (Lycopersicum esculentum Mill.) in North Sumatra. The research method used a factorial Randomized Block Design (RBD) with two factors: planting media composition (topsoil, cow manure/compost/chicken manure, and rice husk) and NPK Mutiara fertilizer dosage (0, 15, 25, and 35 g/plot). The observed parameters included plant height, number of leaves, number of productive branches, number of fruits per plant, number of fruits per sample, fruit weight per plot, and fruit diameter. The results showed that neither the single effect nor the interaction between planting media and NPK Mutiara fertilizer had a statistically significant effect on the growth and yield of cherry tomatoes. Environmental factors are presumed to be more dominant in influencing the results. Keywords: planting media, NPK fertilizer, growth, yield
RESPON PEMUPUKAN BERDASARKAN KEBUTUHAN HARA DAN TARGET PRODUKSI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea. L) PADA SISTEM HIDROGANIK Harahap, Lutfi Henderlan; Miyarnis, Miyarnis; Sarifuddin, Sarifuddin
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4032

Abstract

This research aims to determine the growth response of green mustard greens (Brassica Juncea L), which are given fertilizer based on production targets and nutrient indexes using a hydroganic system. This research is located on Jl. Development No. 50 East Helvetia Village, Medan Helvetia District, Medan City, from November 2023 to December 2023. This research used a factorial, completely randomized design (CRD) consisting of two factors. The first factor is the application of complete fertilizer (urea, SP-36, KCL, and dolomite), and the second factor is based on the soil nutrient index. The research results showed that the interaction between complete fertilizer and the nutrient index had a significant effect on the parameters of plant height at 4 WAP in the P2B3 treatment (23.7 cm) and leaf width at 3 WAP in the P2B3 treatment (8.6 cm). A complete fertilizer dosage with a production target of 10 tons has a significant effect on the parameters of plant height (4 WAP, 23.3 cm), number of leaves (4 WAP, 13 leaves), and leaf width (4 WAP, 9.5 cm). The best soil nutrient index in this study was a nutrient index of 100% for plant height parameters of 4 WAP (22.2 cm) and leaf width at 4 WAP (9.0 cm). The conclusion of this research is that the interaction between increasing doses of complete fertilizer and the soil nutrient index using a hydroganic system can increase the growth of green mustard plants. Keywords: Complete Fertilizer, Soil Nutrient Index, Hydrogenic System, Mustard Greens INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L) yang diberi pupuk berdasarkan target produksi dan indeks hara menggunakan sistem hidroganik. Penelitian ini berlokasi di Jl. Pembanguan No. 50 Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan pada bulan November 2023 sampai dengan Desember 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah pemberian pupuk lengkap Urea, SP-36, Kcl, dan Dolomit dan faktor kedua adalah berdasarkan indeks hara tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara Pupuk Lengkap dengan Indeks Hara berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman 4 MST perlakuan P2B3 (23,7 cm) dan Lebar Daun pada 3 MST perlakuan P2B3 (8,6 cm). dosis Pupuk lengkap dengan target produksi 10 ton berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman 4 MST (23,3 cm), Jumlah daun 4 MST (13 Helai), Lebar Daun 4 MST (9,5 cm). Indeks hara tanah terbaik dalam penelitian ini terdapat pada indeks hara 100% pada parameter tinggi tanaman 4 MST (22,2 cm), Lebar daun pada 4 MST (9,0 cm). simpulan dari penelitian ini interaksi antara dosis pupuk lengkap yang meningkat dengan indeks hara tanah menggunakan sistem hidroganik mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman Sawi Hijau. Kata kunci: Pupuk Lengkap, Indeks Hara Tanah, Sistem Hidroganik, Sawi Hijau
TINJAUAN PUSTAKA GOOD AGRICULTURAL PRACTICES BERBASIS ENAM ASPEK UNTUK MENDUKUNG SISTEM PERTANIAN BERKELANJUTAN Lutfi Henderlan Harahap; Miyarnis; Ihsan Rahman Lubis; Nurmalasari
Agro Estate Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jae.v9i2.354

Abstract

Penerapan prinsip pertanian berkelanjutan semakin mendesak seiring meningkatnya tekanan terhadap sumber daya alam dan produktivitas pertanian. Good Agricultural Practices (GAP) muncul sebagai pendekatan yang mengintegrasikan aspek teknis, manajerial, dan ekologi dalam sistem produksi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis literatur ilmiah yang membahas enam aspek utama GAP: agronomi, konservasi tanah, perlindungan tanaman, manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, dan kelestarian lingkungan. Kajian dilakukan melalui pendekatan systematic literature review dengan menelusuri artikel-artikel ilmiah dari berbagai basis data nasional dan internasional yang relevan, dipublikasikan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan GAP dapat meningkatkan efisiensi produksi, menurunkan risiko lingkungan, dan memperkuat kapasitas petani secara menyeluruh. Aspek agronomi dan konservasi tanah terbukti meningkatkan hasil dan kualitas tanah; perlindungan tanaman berbasis ekologi mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia; manajemen SDM dan keuangan mendukung keberlanjutan usaha tani; sedangkan integrasi seluruh aspek memberikan kontribusi nyata terhadap kelestarian agroekosistem. Simpulan dari kajian ini menegaskan bahwa GAP bukan hanya standar teknis, tetapi kerangka kerja strategis dalam membangun sistem pertanian yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan. Kata kunci: produktivitas lahan, keberlanjutan pertanian, konservasi sumber daya, pemberdayaan petani, agroekosistem
Edukasi Konservasi Tanah berbasis Lingkungan Pemukiman Untuk Kompos Rumah Tangga Harahap, Lutfi Henderlan; Br. Jabat, Yelfi Yana Linda; Miyarnis; Dafa Zulfakhri; Khairunnisa Utami
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 1 (2026): Januari, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i1.579

Abstract

Sampah organik rumah tangga merupakan potensi bahan hayati yang belum dimanfaatkan secara optimal di tingkat masyarakat. Sebagian besar limbah organik dibuang tanpa pengolahan, menyebabkan masalah lingkungan dan hilangnya sumber nutrien bagi tanah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengolah limbah organik menjadi kompos sebagai bentuk konservasi tanah pekarangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan pembuatan kompos sederhana, dan pendampingan praktik langsung di rumah peserta. Teknik analisis yang digunakan bersifat deskriptif-komparatif dengan membandingkan hasil pretest dan posttest, serta observasi keterlibatan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 25% menjadi 85%, keterampilan teknis meningkat dari 15% menjadi 75%, dan kemauan mengadopsi teknologi kompos naik dari 30% menjadi 90%. Seluruh peserta berhasil membuat unit kompos mandiri menggunakan keranjang atau ember bekas. Edukasi pengolahan kompos sederhana terbukti efektif meningkatkan kesadaran lingkungan, keterampilan teknis, serta mendukung konservasi tanah pekarangan secara berkelanjutan. Kata Kunci : Sampah organik; Rumah tangga, Kompos sederhana; Edukasi lingkungan
Regenerative Agriculture Practices And Their Effect On Soil Health And Agribusiness Profitability In Indonesian Farming Systems Miyarnis, Miyarnis; Henderlan Harahap, Lutfi; Yana Linda Br Jabat, Yelfi
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v6i1.406

Abstract

Global agriculture faces significant threats from climate change and soil degradation, with approximately 66.49% of Indonesian agricultural land currently categorized as unsustainable. This study analyzes the impact of regenerative agriculture practices on soil health indicators and agribusiness profitability within Indonesian farming systems. Using a mixed-methods research design, data were collected from smallholder farmers in Deli Serdang Regency, North Sumatra Province, Indonesia, comparing those adopting regenerative techniques against those using conventional methods. The study concludes that regenerative agriculture serves as a viable win-win strategy for Indonesian smallholders, offering a pathway to restore degraded ecosystems while enhancing economic resilience through cost-efficiency. Policymakers are encouraged to integrate these practices into national development strategies to support Indonesia’s 2045 food self-sufficiency targets.