Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Tinjauan Sistem Informasi Pendaftaran Pasien Rawat Inap Berbasi Komputer Menggunakan Kerangka Kerja TASK TECHNOLOGY FIT (TTF)... Abil Rudi, Marviana,
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 3, No 1 (2020): (MARET) JUPERMIK
Publisher : JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jupermik.v3i1.31

Abstract

Pendaftaran pasien di RSUD Ade M.Djoen Sintang menggunakan sistem komputerisasi.Kendalanya server sistem pendaftran pasien eror. Tujuan penelitian untuk meninjau sisteminformasi manajemen berbasis komputer pendaftran pasien rawat inap di RSUD Ade M.DjoenSintang. Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif pengumpulandata dengan wawancara kepada 2 petugas pendaftran 1 kepala instalasi rekam medis. Hasilpenelitian diketahui pendaftran di RSUD Ade M.Djoen Sintang menggunakan sistem komputerisasiSIMRS sudah berjalan dengan baik. Manusia dengan segi penggunaan pelatihan khusus mengenaiaplikasi sistem pendaftran sudah pernah dilakukan pada awal mula sistem akan digunakan. Sumberdaya manusia dilihat dari latar belakang pendidikan, petugas pendaftran sudah sesuai. Teknologisistem komputerisasi pendaftran mengenai kemudahan menggunakan sistem dan kemudahan untukmengakses sistem ini ditinjau dari hardware dan software masih ada kendala pada jaringan internet,sehingga kemudahan untuk mengkases sistem ini disaat jam pelayanan. Pencapaian sistemkomputerisasi pendaftran untuk mempermudah sehingga lebih efektif dan efesien, pencapianpenggunaan sistem informasi sudah maksimal.Pemanfaatan pengguna sistem informasi berbasiskomputer memberikan manfaat kepada petugas dan rumah sakit Karena mempercepat sehinggalebih efektif dalam memberikan pelayanan. Pemanfaatan pengguna sistem informasi berbasiskomputer memberikan manfaat kepada petugas dan rumah sakit Karena mempercepat sehinggalebih efektif.
Pengaruh Pengetahuan, Sikap Dan Keterampilan Pengisi Dokumen Rekam Medis Terhadap Kualitas Rekam Medis Rawat Jalan Di Puskesmas... Rudi, Abil
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 3, No 2 (2020): (SEPTEMBER) JUPERMIK
Publisher : STIKes Kapuas Raya Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jupermik.v3i2.48

Abstract

Dokumen rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan identitas pasien, hasilpemeriksaan, pengobatan yang diberikan dan tindakan yang dilakukan pada pasien.Berdasarkan hasil studi pendahuluan bahwa dari 30 dokumen rekam medis terdapat18 ketidaklengkapan isian data pasien, dengan persentase ketidaklengkapan sebesar60%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, sikap danketrampilan petugas pengisi dokumen rekam medis terhadap kualitas rekam medisrawat jalan di Puskesmas Tempunak. Metode penelitian yang digunakan adalah crossectional. Sampel penelitian menggunakan total sampling dengan jumlah 46responden. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitiandidapatkan bahwa pengetahuan berpengaruh secara signifikan terhadap kualitasrekam medis dengan nilai t hitung 3,657 dengan tingkat signifikan 0,000. Sikapberpengaruh secara signifikan terhadap kualitas rekam medis dengan nilai t hitung3,876 dengan tingkat signifikan 0,000. Ketrampilan berpengaruh secara signifikanterhadap kualitas rekam medis dengan nilai t hitung 3,780 dengan tingkat signifikan0,000. Tingginya angka ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medisberpengaruh terhadap kualitas rekam medis. Oleh sebab itu, upaya yang dapatdilakukan dengan cara memberikan pelatihan pengisian dokumen rekam mediskepada petugas.
DESAIN TRACER (OUTGUIDE) PADA RUANG PENYIMPANAN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS NANGA BELITANG Andriani, Melli; Rudi, Abil
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 3, No 2 (2020): (SEPTEMBER) JUPERMIK
Publisher : STIKes Kapuas Raya Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jupermik.v3i2.78

Abstract

Ketersediaan berkas rekam medis secara cepat dan tepat pada saat dibutuhkan akan sangat membantu mutu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien. Maka dari itu, masalah penyimpanan berkas rekam medis merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Jika sistem penyimpanan berkas rekam medis yang dipakai kurang baik, akan timbul masalah-masalah yang dapat mengganggu ketersediaan berkas rekam medis secara tepat dan cepat. Tujuan dari perancangan ini adalah mendesain tracer dan Standar Prosedur Operasional (SPO) penggunaan di Puskesmas Nanga Belitang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian untuk melakukan peracangan. Metode pengambilan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil desain tracer yang terpilih berbahan plastik PolyEthylene Terephthalate (PET) alternatif I berwarna kuning. Dengan ukuran Panjang 30 cm dan lebar 10 cm, terdapat kantong slip permintaan berukuran panjang 13 cm dan lebar 6 cm beserta dengan SPO penggunaan tracer. Hasil desain tracer yang terpilih kemudian diterapkan di Puskesmas. Namun, untuk SPO akan dikaji ulang serta dirapatkan sebelum diterapkan. Diharapkan pihak Puskesmas dapat memperbanyak tracer yang telah diterapkan serta mempercepat pengkajian SPO penggunaan agar dapat diterapkan bersama tracer yang dipilih.
FAKTOR PENGHAMBAT PETUGAS REKAM MEDIS DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT INAP RSUD ADE MUHAMMAD DJOEN SINTANG Gitasari, Tri Resia; Rudi, Abil
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 4, No 1 (2021): MARET 2021
Publisher : STIKes Kapuas Raya Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jupermik.v4i1.82

Abstract

Pendaftaran pasien rawat inap merupakan penerimaan pasien untuk mendapatkan pelayanan lanjutan setelah mendapatkan surat pengantar dari pihak yang berwenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menghambat petugas dalam proses pendaftaran pasien rawat inap. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 petugas pendaftaran rawat inap dan kepala ruangan rekam medis. Objek penelitian ini adalah faktor yang menghambat petugas dalam memberikan pelayanan pendaftaran rawat inap berdasarkan 5 unsur manajemen dan observasi yang mengarah pada faktor yang menghambat petugas dalam proses pendaftaran rawat inap. Hasil penelitian ini dilihat dari faktor Man, jumlah petugas kurang dalam 1 sift. Money, tidak ada anggaran khusus di bagian pendaftaran rawat inap. Methode, SOP sudah tersedia tetapi belum diterapkan secara optimal. Machine, komputer dan printer sering eror. Material, sarana dan prasarana di bagian pendaftaran sudah diberikan namun belum memadai. Saran, sebaiknya perlu penambahan petugas di setiap sift, tersedia anggaran khusus dibagian pendaftaran, penerapan SOP secara optimal bagi petugas, perbaikan untuk mesin yang digunakan pada proses pendaftaran dan penambahan serta renovasi ruangan pendaftaran.
Determinants Of Pulmonary Tuberculosis Incidence In Sintang District B. Asnol, Uray; Yuanita Pratama, Rika; Rudi, Abil; Montessori, Yolanda; Amartani, Rizki; Wagiran, Wagiran
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 4 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v3i4.253

Abstract

Pulmonary tuberculosis is an infectious disease that is still endemic in society. The research sites were in the villages of Tanjung Ria, Tanjung Hulu and Sungai Raya, Sepauk District, Sintang District, with a total of 78 cases of tuberculosis, consisting of old cases and new cases.The purpose of this study was to determine the factors causing the incidence of pulmonary tuberculosis in the community. This type of research is quantitative with a case control approach method retrospective. The sample in the study for the case group used the total sampling technique and the accidental sampling control group. Analysis using chi square significance level of 0.05. The results showed that there was a relationship between house ventilation and the incidence of pulmonary tuberculosis (OR=4.521), there was a relationship between the humidity of the house and the incidence of pulmonary tuberculosis (OR=4.343), there was a relationship between the floor of the house and the incidence of pulmonary tuberculosis (OR=4.000), there was a relationship between lighting and the incidence of pulmonary tuberculosis (OR=4.169), there is a relationship between house occupancy density and the incidence of pulmonary tuberculosis (OR=4.640), there is a relationship between work and the incidence of pulmonary tuberculosis (TB) (OR=3.571), there is a relationship between income and the incidence of pulmonary tuberculosis (TB) ( OR=9,277). Recommended for Communities in Tanjung Ria, Tanjung Hulu and Sungai Raya Villages, Sepauk District, Sintang District need to maintain compliance with housing sanitation standards and increase their economic level so that they become examples for communities in other villages.
Analisis Pelaksanaan Peran, Fungsi dan Wewenang Governing Body, dan Direktur di Rumah Sakit Dalam Upaya Peningkatan Manajemen Mutu Rudiansyah, Rudiansyah; Herman, Joni; Wagiran, Wagiran; Sardi, Aditiya; Rudi, Abil; Hasan, Akhmad; Nisa, Nurul Khoirun; Damayanti, Ria; Sohibun, Sohibun
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 7 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i7.4198

Abstract

Healthcare services in hospitals involve a high level of complexity, making them prone to conflicts both within and outside the institution. The implementation of quality management still faces numerous obstacles, as evidenced by the lack of staff awareness regarding quality management, frequent conflicts, and unclear coordination, communication, and information pathways. This study aims to analyze the implementation of the roles, functions, and authorities of the governing body and the hospital director in quality management practices. The research design uses a descriptive method with a qualitative approach. The main informants are the governing body and the hospital director, while the triangulation informants include attending physicians, nurses, and the quality team leader. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using content analysis. The results show that while the roles and functions of the governing body have been implemented, its authority has not been fully optimized. Likewise, the roles and authority of the director have been carried out, but the functions have not been optimally implemented. The study recommends allocating a budget for off-site training, creating guidelines for documentation and reporting, developing performance evaluation manuals, preparing evaluation checklists, and establishing internal satisfaction assessments.
The Efforts Of Prevent Covid-19 In The People of Kalimantan, Indonesia Rudi, Abil; Yetiani, Novin; Sunarti; Damayanti, Ria; Masan, Lea; Montessori, Yolanda; Kurniati, Paskalia Tri; Pratama, Rika Yuanita
Papua Medicine and Health Science Vol. 1 No. 2 (2024): Vol. 1 No. 2 (Desember 2024): Papua Medicine and Health Science
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64141/pmhs.v1i2.58

Abstract

Since the coronavirus disease 2019 (COVID-19) pandemic in December 2019, it has brought some significant lifestyle changes to people around the world. This research is about the prevention efforts made by the community in West Kalimantan, Indonesia against the spread of COVID-19. Data collection through questionnaires distributed online for 3 months in 2021. Respondents in this study were the people of West Kalimantan, Indonesia. Most respondents have high prevention efforts regarding hand washing, wearing masks, maintaining distance, avoiding crowds, and reducing physical mobility to avoid COVID-19 infection. Most of the respondents also showed good knowledge in identifying the basic symptoms of COVID-19. Respondents mostly have a good attitude towards the spread of COVID-19. These findings provide insight into efforts to prevent COVID-19 among the people of West Kalimantan and can help the government make policies to control the spread of COVID-19, as well as other new infections in West Kalimantan, Indonesia.