Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Perkembangan Teknologi dalam Dunia Pekerjaan: Implementasi Human Resource Information System (HRIS) Rara, Jelita; Ladyna, Ladyna; Lestari, Via; Asmen, Faisal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31497

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi komputer yang telah memberikan dampak signifikan terhadap dunia kerja, baik secara global maupun di Indonesia. Transformasi digital ini membuka peluang besar bagi pelaku bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing, namun juga menghadirkan tantangan terkait pemerataan akses dan pemahaman teknologi di kalangan tenaga kerja, khususnya di daerah-daerah yang kurang berkembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh perkembangan teknologi komputer terhadap dunia kerja di Indonesia, serta untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh tenaga kerja dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan analisis deskriptif. asil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teknologi komputer telah meningkatkan efisiensi kerja dan daya saing, masih terdapat kesenjangan signifikan dalam akses teknologi dan penguasaan keterampilan digital di Indonesia.
ASPIRASI KARIR PADA KOMUNITAS ADAT TERPENCIL (KAT) SUKU BONAI DI DESA BONAI KECAMATAN BONAI DARUSSALAM KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIU Faisal Asmen; Romika Rahayu; Aluwis
BIMBINGAN DAN KONSELING BANYUWANGI Vol. 2 No. 1 (2023): Bimbingan dan Konseling Banyuwangi 
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/bikangwangi.v2i1.2987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan secara mendalam tentang aspirasi karir pada Suku Bonai, dan mengungkapkan secara mendalam tentang pola asuh orang tua pada Suku Bonai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subjek penelitian adalah anak dan orang tua Suku Bonai. Subjek dalam penelitian ini adalah anak terdiri dari 4 orang dan orang tua terdiri dari 5 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non partisipan, wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan analisis interaktif (Miles, Huberman, & Saldana, 2014) melalui proses data collection, data condensation, data display, dan conclusion. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1) Aspirari karir pada Suku Bonai hanya sebatas bekerja di perusahaan dengan minimal gaji yang di rasa cukup dan kemudahan untuk memperoleh pekerjaan. Bagi anak yang bisa menamatkan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, maka anak Suku Bonai sudah bisa bekerja sebagai security, mandor perusahaan, dan minimal menjadi buruh perkebunan sawit. Anak Suku Bonai yang tidak meneruskan sekolah dan tidak bisa bekerja di perusahaan lebih memilih untuk meneruskan pekerjaan orang tua mencari ikan dan berkebun. Pola pikir orang tua yang tidak terlalu mementingkan pendidikan, membuat anak Suku Bonai tidak termotivasi untuk bersekolah lebih tinggi. Anak Suku Bonai tidak begitu percaya diri untuk memiliki aspirasi karir yang tinggi, dikarenakan masih merasa terbelakang. Anak Suku Bonai tidak menggunakan secara maksimal media teknologi untuk menunjang aspirasi karir.
PERAN FINTECH DALAM PENINGKATAN INKLUSI KEUANGAN EKOSISTEM E-COMMERCE Defriansyah, Defriansyah; Saputra, Erlangga Awaludin; Pramesti, Dian Rhadiana; Asmen, Faisal
Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY) Vol. 2 No. 9 (2025): Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/ccy49838

Abstract

Transformasi digital telah mengubah e-commerce menjadi ekosistem kompleks yang berpotensi menjembatani kesenjangan inklusi keuangan di pasar berkembang. Artikel ini bertujuan mensintesis peran strategis integrasi fintech dalam memodifikasi perilaku transaksi dan mempercepat partisipasi ekonomi masyarakat unbanked. Menggunakan pendekatan narrative review kritis, penelitian ini menganalisis literatur bereputasi (2015-2025) untuk memetakan evolusi sistem pembayaran dan mekanisme pemberian kredit digital. Hasil kajian merumuskan Fintech-Inclusion Integration Model (IFI Model), yang menunjukkan bahwa integrasi fintech (seperti payment gateway dan BNPL) meningkatkan aksesibilitas dan kepercayaan digital. Namun, keberhasilan inklusi keuangan sangat dimediasi oleh perilaku pengguna; tanpa literasi keuangan yang memadai, kemudahan akses kredit berisiko memicu utang yang tidak sehat. Fintech berhasil mengatasi hambatan geografis melalui model branchless banking, namun memerlukan dukungan regulasi yang kuat untuk mitigasi bias algoritmik. Integrasi fintech bukan sekadar alat transaksi, melainkan instrumen pemberdayaan ekonomi yang memerlukan keseimbangan antara inovasi dan perlindungan konsumen untuk mencapai inklusi keuangan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Peran E-Commerce Dalam Pemberdayaan Umkm Di Indonesia Sri Hartono; Nurjannah; Mahadi; Syahroni; Faisal Asmen
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the role of e-commerce in empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia through a qualitative approach based on literature review. Analysis of scientific literature from 2021-2025 identifies three main focuses: mechanisms of e-commerce in enhancing MSMEs capacity and competitiveness, determinant factors of digital technology adoption effectiveness, and strategies for sustainable empowerment optimization. Research findings indicate that electronic commerce platforms function as catalysts for market access expansion, digital literacy improvement, and business turnover growth acceleration. Adoption effectiveness is influenced by business operators' digital literacy, technology infrastructure availability, capital access, and socio-cultural ecosystem support. Optimization strategies require multi-stakeholder collaboration through intensive training programs, pro-MSME policies, and inclusive infrastructure development. This research contributes to enriching digital economy literature with Indonesian contextual perspectives and provides policy recommendations for strengthening MSMEs digital transformation as national economic pillars. Practical implications include the necessity of continuous mentoring and government-private sector synergy in creating conducive digital ecosystems for micro-enterprises sustainability in Indonesia.   Keywords: E-commerce, Empowerment, MSMEs   Abstrak Penelitian ini mengkaji peran e-commerce dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia melalui pendekatan kualitatif berbasis kajian kepustakaan. Analisis literatur ilmiah periode 2021-2025 mengidentifikasi tiga fokus utama: mekanisme e-commerce dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM, faktor-faktor determinan efektivitas adopsi teknologi digital, dan strategi optimalisasi pemberdayaan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform perdagangan elektronik berfungsi sebagai katalisator perluasan akses pasar, peningkatan literasi digital, dan akselerasi pertumbuhan omzet usaha. Efektivitas adopsi dipengaruhi oleh literasi digital pelaku usaha, ketersediaan infrastruktur teknologi, akses permodalan, serta dukungan ekosistem sosial-budaya. Strategi optimalisasi memerlukan kolaborasi multipihak melalui program pelatihan intensif, kebijakan pro-UMKM, dan pengembangan infrastruktur inklusif. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur ekonomi digital dengan perspektif kontekstual Indonesia dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk penguatan transformasi digital UMKM sebagai pilar perekonomian nasional. Implikasi praktis mencakup perlunya pendampingan berkelanjutan dan sinergi pemerintah-swasta dalam menciptakan ekosistem digital yang kondusif bagi keberlanjutan usaha mikro di Indonesia.   Kata Kunci: E-Commerce, Pemberdayaan, UMKM
Pengaruh Interpersonal Skill terhadap Kinerja Tim Pengembang Sistem Informasi di Era Kolaborasi Digital Marisa, Anden; Dian Lusi Mayanti; Linda Manis Loi; Faisal Asmen
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): December : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i4.907

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam beberapa dekade terakhir telah membawa perubahan signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia kerja. Transformasi digital menuntut organisasi untuk lebih adaptif, inovatif, dan efisien dalam menjalankan proses bisnisnya. Salah satu dampak yang paling terasa adalah perubahan pola kerja tim, khususnya dalam proyek-proyek yang melibatkan pengembangan sistem informasi. Era kolaborasi digital menuntut setiap anggota tim untuk tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kemampuan berinteraksi secara efektif dalam lingkungan kerja yang dinamis dan seringkali bersifat virtual. Keberhasilan tim dalam pengembangan sistem informasi tidak hanya bergantung pada keahlian teknis anggotanya, tetapi juga pada kemampuan interpersonal yang dimiliki setiap individu. Interpersonal skill mencakup kemampuan komunikasi, empati, kerja sama, kepemimpinan, dan kemampuan menyelesaikan konflik. Keterampilan ini menjadi fondasi utama bagi terciptanya hubungan kerja yang harmonis dan koordinasi yang efektif dalam tim. Anggota tim yang memiliki interpersonal skill tinggi mampu menyampaikan ide dengan jelas, memahami perspektif rekan kerja, membangun motivasi, serta mengelola dinamika kelompok secara positif. Hal ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan kualitas output tim.