Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP FPB DAN KPK PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Aisyatul Amini; Andika Setyo Budi Lestari; Dewi Nurmalitasari
Trigonometri: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 5 No. 1 (2024): Trigonometri: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3483/trigonometri.v5i1.7037

Abstract

Penalaran matematis adalah kemampuan untuk membuat kesimpulan dari sumber terkait dan banyak pernyataan yang telah divalidasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik siswa SDN GRATI II memahami konsep aritmatika kelas 5 dengan menggunakan materi FPB dan KPK. Pengamatan siswa dan wawancara dengan guru matematika digunakan dalam penelitian ini. Menurut temuan penelitian, siswa masih kurang memahami untuk memahami gagasan FPB dan KPK, dan guru juga memiliki sejumlah kendala dalam pengajarannya karena masih banyak siswa yang kurang memahami dengan konsep-konsep tersebut. Pada hasil tes 18 siswa, sebanyak 12 siswa diklasifikasikan sebagai memiliki pemahaman kategori rendah, 3 sebagai memiliki pemahaman kategori sedang, dan 3 sebagai memiliki pemahaman kategori tinggi, menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang konsep FPB dan KPK masih kurang. Penelitian ini mengumpulkan data dengan wawancara tertulis untuk menentukan keterampilan pemahaman konseptual mereka. Tiga siswa mengaku masih belum memahami materi FPB dan KPK, sedangkan lima belas siswa mengaku memahaminya selama wawancara. Namun, tes yang diberikan kepada para siswa mengungkapkan bahwa sebagian besar dari mereka masih belum dapat memahami materi FPB dan KPK. Siswa sering kali hanya berkonsentrasi pada menghafal rumus tanpa memahami maknanya, sehingga kesulitan menerapkan konsep yang telah mereka pelajari. Untuk membantu siswa memahami materi FPB dan KPK, temuan ini menekankan perlunya teknik pengajaran yang lebih baik.
PENGARUH HAMBATAN ONTOGENIK TERHADAP KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN STATISTIKA DALAM KURIKULUM MERDEKA Dika Desita Ramadhani; Fuad; Dewi Nurmalitasari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1505

Abstract

Pembelajaran matematika, khususnya statistika, sering kali dianggap menantang oleh siswa di Indonesia. Hambatan ontogenik dalam pembelajaran merupakan salah satu faktor yang memengaruhi efektivitas pembelajaran statistika dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hambatan ontogenik yang dialami siswa dalam mempelajari statistika, dengan fokus pada langkah-langkah sentralisasi data dalam penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara dengan subjek penelitian siswa kelas X-11 yang tidak memenuhi nilai KKM dan direkomendasikan oleh guru matematika. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai hambatan seperti keterbatasan pemahaman konsep dasar, ketergantungan pada alat bantu, kesulitan dalam memahami instruksi soal, dan kurangnya keterampilan pemecahan masalah. Selain itu, ditemukan bahwa rendahnya kepercayaan diri dan pengalaman praktis terbatas turut memengaruhi efektivitas pembelajaran. Temuan ini memberikan kontribusi dalam mendesain pendekatan pembelajaran yang lebih terstruktur dan adaptif terhadap kebutuhan siswa, serta menawarkan wawasan bagi pendidik untuk mengatasi hambatan ontogenik dalam pembelajaran statistika.
IMPLEMENTASI TRANSFORMASI GEOMETRI UNTUK MEMBUAT SKETSA GRAFIK FUNGSI KUADRAT Yudha Fariana; Dewi Nurmalitasari; Keto Susanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1527

Abstract

Metode yang diajarkan di sekolah dalam menggambar grafik fungsi kuadrat, yang mengharuskan melalui beberapa langkah, dinilai kurang efektif karena memakan waktu dan terkadang tidak diperlukan dalam konteks tertentu, seperti saat hanya membutuhkan sketsanya saja. Transformasi geometri dapat diterapkan untuk menggambar grafik fungsi kuadrat serta mempermudah proses pembuatan sketsa grafiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan transformasi geometri untuk membuat sketsa grafik fungsi kuadrat. Penelitian ini merupakan studi kualitatif yang mendeskripsikan cara menggambar grafik fungsi kuadrat menggunakan transformasi geometri. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, yang melibatkan kajian literatur, analisis matematis fungsi kuadrat, dan visualisasi menggunakan perangkat lunak Geogebra. Analisis data difokuskan pada identifikasi pola dan hubungan antara transformasi geometri dan perubahan grafik fungsi kuadrat, serta validasi hasil dengan teori yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang penggunaan transformasi geometri dalam memudahkan pembuatan sketsa grafik fungsi kuadrat.. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk menggambar grafik fungsi kuadrat bisa dilakukan dengan menerapkan transformasi geometri. Transformasi geometri, seperti translasi, refleksi, dan dilatasi dapat diterapkan secara efektif untuk memvisualisasikan dan memodifikasi grafik fungsi kuadrat. Cara menggambarnya yaitu berawal dari grafik dasar yaitu  yang nantinya akan di translasi, di refleksi, ataupun di dilatasi, tergantung pada bentuk fungsi kuadrat tersebut.
Defragmentasi Lubang Konstruksi Proses Berpikir Siswa SMP Negeri 6 Dalam Menyelesaikan Soal Literasi Numerasi : DEFRAGMENTASI LUBANG KONSTRUKSI PROSES BERPIKIR SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL LITERASI NUMERASI Dewi Nurmalitasari; Miftahul Khoiri
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 12 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/mapan.2024v12n2a8

Abstract

Teachers must be aware of and take action regarding students' errors in creating incomplete mathematical concepts, also referred to as construction holes, particularly when it comes to answering numeracy literacy questions. This will help students rebuild their understanding of numeracy literacy questions overall. By using diagrams to depict the answers to numeracy literacy questions both before and after the defragmentation process, this study seeks to identify the places where pupils fall short conceptually. A mixed-methods research methodology was employed for this study, which was conducted in two phases: quantitative analysis was used in the first phase, and qualitative analysis in the second. Based on the research findings, the numeracy component of the statistics curriculum is where the gaps in students' thinking processes are located. Students' thought structures can be strengthened by the use of defragmentation. When answering questions on numeracy and literacy, the defragmentation method utilized is scaffolding at level two, which consists of explaining, reviewing, and restructuring. The mean, mode, and median material in the student results contained construction holes that were later resolved through a scaffolding type that involved three steps: explaining, reviewing, and restructuring. This process helped students avoid making mistakes when answering the questions about the mean, mode, and median.
Implementasi Model Pembelajaran Kontekstual Menggunakan Media Klinometer untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Muhammad Azkal Azkiya; Maya Rayungsari; Dewi Nurmalitasari
Pentagon : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 3 No. 1 (2025): Maret : Pentagon : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/pentagon.v3i1.391

Abstract

This research aims to enhance students' mathematics learning outcomes by implementing a contextual learning model utilizing clinometer paraji as a teaching aid. This study employs Classroom Action Research (CAR), which consists of two cycles, each involving the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The participants in this study were grade X students from SMK Yadika Pasuruan. Data collection was carried out through observations of teacher and student activities, tests to measure learning outcomes, and student response questionnaires regarding the applied learning model. The findings reveal that the contextual learning model using clinometer paraji media effectively improves students' mathematics learning outcomes. Furthermore, students showed enthusiasm and increased interest in mathematics when learning through this approach. Therefore, the clinometer-based contextual learning model is a practical and effective method for teaching mathematics.
Pesona Kreativitas Anak-Anak PAUD SPS NUSA INDAH BUKIR dalam Pameran Lukisan dari Serbuk Kayu M. Mascun Andianto; Dewi Nurmalitasari; Dian Rahmawati; Dwi Aprilia Damayanti; Aswin Saka
Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): September : Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karyanyata.v1i3.452

Abstract

Early Childhood Education (PAUD) is very important for the intellectual, emotional, social, and physical development of children. PAUD SPS NUSA INDAH BUKIR in collaboration with KKN students from Bukir Village, Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan held an art exhibition using sawdust to encourage children's creativity. Painting technique training and exhibition of works were included in the preparation, implementation, and evaluation process of the event. The results of the exhibition showed that sawdust helped children become creative and improved their fine motor skills, imagination, and social skills. Children felt more confident after receiving gifts. The involvement of KKN students in the exhibition showed the synergy between education and community service, which had a positive and sustainable impact. It is hoped that this exhibition will serve as a model for activities in PAUD that combine art, creativity, and environmental awareness.