Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PROJECT PLANNING COMMERCIAL APRON PADA PROYEK BANDARA INTERNASIONAL DHOHO KEDIRI Cahyana, Serena Salaita Safalan; Riskiyah, Indah Ria; Lydianingtias, Diah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4407

Abstract

Proyek Pembangunan Commercial Apron Bandara Internasional Dhoho Kediri merupakan proyek pengembangan lalu lintas udara dengan konsep multi-airport. Proyek ini dibangun di kawasan padat penduduk yang berfungsi mendukung pemerataan, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sebagai pendorong dan penggerak pembangunan nasional serta mempererat hubungan antar negara. Proyek ini terdiri dari 4 pekerjaan utama dan 4 pekerjaan pendukung dengan luas lahan sebesar 454,5 Ha, khususnya pekerjaan commercial apron yang beroperasi dengan luas 77.268 m2. Proyek ini tergolong proyek berskala besar dengan wilayah kerja yang terbatas dan mobilisasi alat dan bahan yang cukup sulit. Tujuan dari perencanaan pelaksanaan proyek ini adalah untuk membuat alternatif  rencana pelaksanaan proyek, yang mencakup struktur organisasi, tata letak lokasi, manajemen lalu lintas, strategi dan metode pelaksanaan, rencana mutu, keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan (K3L), serta menjadwalkan proyek dan menyusun Rencana Anggaran Pelaksanaan Proyek. Data yang digunakan adalah gambar kerja, Rencana Kerja dan Persyaratan, serta HSPK Kabupaten Kediri tahun 2022. Perencanaan keselamatan dan kesehatan kerja ditinjau berdasarkan Peraturan Menteri PUPR No.10 tahun 2021. Microsoft Project 2016 digunakan untuk membantu penjadwalan perencanaan proyek. Hasil dari perencanaan pelaksanaan adalah struktur organisasi matriks, tata letak dengan bangunan pendukung, perencanaan manajemen lalu lintas, strategi dan metode pelaksanaan dengan pembagian area, rencana mutu sesuai SOP (Standard Operating Procedure), rencana keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan meliputi pembentukkan struktur organisasi HSE, identifikasi bahaya, rencana peralatan HSE dan jadwal pelaksanaan HSE, serta durasi pelaksanaan proyek dengan metode Network Planning atau Critical Path Method (CPM), dimana durasi pekerjaan adalah 100 hari kalender. Rencana Anggaran Pelaksanaan yang didapatkan sebesar Rp.122.612.701.330,62.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL ABCD SEKSI 4 Adawiyah, Rofika; Riskijah, Sitti Safiatus; Lydianingtias, Diah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.5052

Abstract

Pembangunan jalan tol ABCD direncanakan sepanjang 39 km yang pelaksanaanya dibagi menjadi 4 Seksi. Untuk Seksi 4 direncanakan sepanjang 9,44 km. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kelayakan finansial dan melakukan analisis sensitivitas faktor – faktor yang ditinjau terhadap parameter kelayakan finansial. Data yang dibutuhkan untuk melakukan analisis finansial adalah biaya pembebasan lahan, biaya konstruski, volume lalu lintas, tarif tol, umur ekonomis jalan, dan Suku Bunga. Analisis kelayakan finansial menggunakan parameter Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Payback Period (PP). Berdasarkan hasil perhitungan finansial diperoleh biaya investasi sebesar Rp 1.696.488.629.000. Hasil analisis kelayakan finansial diperoleh nilai NPV sebesar Rp 3.484.857.677.255, BCR sebesar 1.944, nilai IRR sebesar 16,10% sedangkan PP pada periode 14 Tahun 3 Bulan 17 hari kerja. Hal ini menunjukkan jalan tol tersebut layak dan menguntungkan jika dibangun. Hasil analisis sensitivitas diperoleh bahwa perubahan masa konstruksi mundur selama 3 tahun atau lebih menunjukkan hasil bahwa pembangunan jalan tol ABCD tidak layak untuk dilaksanakan. Hasil analisis sensitivitas diperoleh dengan perubahan volume kendaraan menurun 55,813032% atau lebih pada keadaan tarif tol tetap serta pada keadaan volume kendaraan menurun 55,813032% dan tarif tol naik 10% dinyatakan tidak layak untuk dilaksanakan.
OPTIMASI PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PROYEK JALUR LINTAS SELATAN LOT 7 BLITAR STA 6+00 – STA 12+625 Oktaviani, Syafira; Lydianingtias, Diah; Purnomo, Fadjar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.5084

Abstract

Pelaksanaan Proyek Jalur Lintas Selatan Lot 7 ini berada di daerah perbukitan terjal sehingga volume pekerjaan tanahnya cukup besar dan merupakan tanah keras. Pekerjaan yang ditinjau adalah pekerjaan galian, timbunan, lapis pondasi agregat, perkerasan lentur AC-BC dan AC-WC. Metode yang digunakan untuk mendapatkan hasil optimum menggunakan metode program linear. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah siteplan, gambar cross section, master schedule, spesifikasi jenis alat berat dan harga. Hasil optimasi kombinasi alat berat yang termurah pada pekerjaan galian Zona 1 di pilih alternatif 3 dengan biaya total Rp 13.176.571.162.- dengan komposisi 6 unit EXB1; 2 unit BD2, 2 unit EXC1,3 unit DT1. Pada pekerjaan galian Zona 2 di pilih alternatif 5 dengan biaya total Rp 13.303.260.594.- dengan komposisi 6 unit EXB1; 2 unit BD2, 2 unit EXC1,3 unit DT1. Pada pekerjaan galian Zona 3 di pilih alternatif 5 dengan biaya total Rp 13.303.260.594 dengan komposisi 6 unit EXB1; 2 unit BD2, 2 unit EXC1,3 unit DT1. Pada pekerjaan galian Zona 4 di pilih alternatif 5 dengan biaya total Rp 14.472.416.756.- dengan komposisi 7 unit EXB1; 2 unit BD2, 3 unit EXC1,3 unit DT1. Pada pekerjaan galian Zona 5 di pilih alternatif 7 dengan biaya total Rp 15.438.044.102 dengan komposisi 7 unit EXB1; 2 unit BD2, 3 unit EXC1,3 unit DT1. Pada pekerjaan timbunan Zona 1 dipilih alternatif 1 dengan biaya total Rp 5.197.591.922 dengan komposisi 1 unit EXC2, 2 unit DT1, 2 unit MG2, 1 unit SFR1, 1 unit WT1. Pada pekerjaan timbunan Zona 2 dipilih alternatif 7 dengan biaya total Rp 3.545.185.292 dengan komposisi 1 unit EXC2, 1 unit DT1, 1 unit MG2, 1 unit SFR1, 1 unit WT1. Pada pekerjaan lapis pondasi agregat di pilih alternatif 1 dengan biaya total Rp 2.932.652.604 dengan komposisi 9 unit DT1, 1 unit MG1, 1 unit SFR1, 1 unit WT1. Pada pekerjaan perkerasan lentur AC-BC di pilih alternatif 1 dengan biaya total Rp 2.786.362.777 dengan komposisi 4 unit DT1, 2 unit CO1, 1 unit AD1, 1 unit AP1, 1 unit VR1, 1 unit PTR1. Pada pekerjaan perkerasan lentur AC-WC di pilih alternatif 1 dengan biaya total Rp 2.231.865.318 dengan komposisi 3 unit DT1, 1 unit CO1, 1 unit AD1, 1 unit AP1, 1 unit VR1, 1 unit PTR1.
ANALISIS PENERAPAN SMK3 PADA PROYEK REHABILITASI PASAR JONGKE KOTA SURAKARTA Hasanah, Uswatun; Lydianingtias, Diah; Setiono, Joko
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5654

Abstract

Penyebab utama dari kecelakaan kerja adalah masih kurangnya kesadaran dari pihak tenaga kerja mengenai keselamatan kerja dengan mengabaikan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), kurang disiplin, tidak mematuhi arahan, dari manajer. Analisis SMK3 yang dilakukan oleh peneliti di proyek ini dikarenakan yaitu, masa kekosongan HSE selama 2 bulan sehingga dalam masa itu tidak ada pengawas K3 di lapangan yang mengakibatkan banyak pekerja yang mengabaikan APD saat bekerja di lapangan. Tujuan Skripsi ini adalah untuk mengetahui penerapan SMK3, manajemen risiko, hambatan yang dihadapi dan memberikan solusi/tindakan, serta kebutuhan biaya K3 pada Proyek Rehabilitasi Pasar Jongke Kota Surakarta. Studi ini menggunakan metode survei dengan pengamatan langsung dan penyebaran kuesioner kepada 67 orang. Analisis dan pengolahan data menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 23.0 untuk uji validitas dan reliabilitas. Perhitungan bobot dalam menentukan Indeks Kepentingan Relatif (IKR) yaitu untuk mengetahui penerapan dan perbaikan sistem yang ada. Berdasarkan hasil penelitian, Penerapan SMK3 di Proyek Rehabilitasi Pasar Jongke Kota Surakarta sudah diterapkan dengan sangat baik. Manajemen Risiko pada Proyek Rehabilitasi Pasar Jongke, Kota Surakarta telah berhasil dilaksanakan dengan sangat baik dan dapat disimpulkan bahwa proyek ini diklasifikasikan sebagai kategori tingkat kecelakaan sedang (medium accident). Terdapat 8 hambatan dalam penerapan SMK3 serta solusi dan tindakan untuk meminimalisir kecelakaan kerja di proyek konstruksi. Kebutuhan biaya K3 di Proyek Rehabilitasi Pasar Jongke Kota Surakarta yaitu sebesar Rp1.037.887.185,00 atau setara dengan 0,757% dari total biaya proyek konstruksi.
PROJECT PLANNING PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN NGUJANG 1 KABUPATEN TULUNGAGUNG Putri, Nadia Rafinka; Lydianingtias, Diah; Sumardi, Sumardi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5804

Abstract

Proyek Pembangunan Jembatan Ngujang I Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur dikerjakan oleh PT. Bukaka Teknik Utama dengan total panjang jembatan 140,2 meter, dengan kontrak 740 hari kalender. Proyek Jembatan Ngujang 1 dilakukan perubahan pada girder dari I girder ke steel box girder sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi sebagai bentuk pendukung pergerakan ekonomi Kabupaten Tulungagung. Permasalahan yang harus diselesaikan mengenai perencanaan proyek meliputi struktur organisasi, site layout dan traffic management, strategi metode pelaksanaan, perencanaan mutu, perencanaan keselamatan kerja, penjadwalan, dan rencana anggaran pelaksanaannya. Perencanaan dilakukan agar didapat alternatif durasi yang lebih cepat dengan perencanaan pada setiap aspek didalam proyek. Jembatan ini dibangun menggunakan box girder baja dengan metode erection menggunakan crane. Dari hasil penyusunan perencanaan proyek diperoleh (1) struktur organisasi lini dan staff (2) site layout dan traffic management yang efektif (3) strategi dan metode pelaksanaan menggunakan transisi kerja dari P1,A1,P2 dan A2 (4) keselamatan dan kesehatan kerja menggunakan HIRARC untuk analisa resiko (5) waktu pelaksanaan proyek selama 547 hari (6) biaya Rp 57.270.000.900,00. Perencanaan ini memperoleh total durasi yang jauh lebih cepat dari kontrak dengan menggunakan alternatif baru.
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT UPT VERTIKAL SURABAYA GEDUNG B Nugroho, Rinaldi Tito; Lydianingtias, Diah; Utoyo, Suselo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5919

Abstract

Proyek Pembangunan Rumah Sakit UPT Vertikal Surabaya Gedung B dengan 12 lantai terletak di Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur. Project Planning dibuat untuk membuat proyek tersebut tepat waktu, tepat biaya, dan tepat mutu. Tujuan dari project planning adalah untuk memberikan alternatif pada (1) struktur organisasi (2) site layout dan traffic management (3) strategi dan metode pelaksanaan, (4) rencana mutu, (5) rencana keselamatan konstruksi (RKK), (6) rencana durasi proyek, (7) rencana anggaran pelaksanaan (RAP). Data yang dibutuhkan adalah Shop Drawing, Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS), Harga Satuan Pekerjaan Kota Surabaya 2023, daftar Harga Satuan Upah, Alat, dan Bahan Kota Surabaya 2023. Microsoft Project 2021 digunakan untuk penjadwalan, dan Microsoft Excel 2021 digunakan untuk rencana anggaran biaya (RAB) dan pembuatan Kurva-S. Berikut ini hasil dari project planning: (1) struktur organisasi murni dengan dipimpin oleh Project Manager; (2) site layout berdasarkan perhitungan safety index dan travelling distance digunakan alternatif 1; (3) metode bottom up dan menggunakan 4 zona; (4) mutu setiap item pekerjaan mengacu spesifikasi teknis dan peraturan yang berlaku serta di skoring menggunakan metode QPASS; (5) Kesehatan keselamatan kerja (K3) disusun terdiri dari tujuan dan kebijakan keselamatan konstruksi, perlengkapan penunjang K3, rambu – rambu K3, tabel identifikasi bahaya, penilaian risiko, penentuan pengendalian risiko, dan peluang (IBPRP), sasaran dan program K3, jadwal pelaksanaan program K3, (6) waktu pelaksanaan selama 339 hari kerja; (7) total rencana anggaran pelaksanaan (RAP) sebesar Rp. 335,314,390,919
EVALUASI KELAYAKAN PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN THE PREMIERE MTH-LRT CITY TEBET Suhaili, Sady; Sakti, Radhia Jatu Noviarsita; Lydianingtias, Diah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6145

Abstract

Pembangunan LRT membuka peluang bagi pengembang properti untuk mengembangkan hunian vertikal modern seperti proyek Apartemen The Premiere MTH-LRT City Tebet. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui kelayakan pembangunan apartemen berdasarkan aspek teknis, pasar dan pemasaran, serta finansial. Data yang dibutuhkan adalah site plan, gambar kerja, RAB, dan suku bunga. Analisis kelayakan teknis berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2022. Analisis kelayakan pasar dan pemasaran berdasarkan tipe unit apartemen yang diminati. Analisis kelayakan finansial berdasarkan parameter NPV, IRR, BCR, PP, dan PI. Analisis sensitivitas berdasarkan berbagai faktor perubahan. Hasil analisis kelayakan teknis dikatakan layak dengan diperoleh nilai fungsi penunjang seluas 2.116,69 m², KDB sebesar 43,42%, KLB sebesar 5,62%, KTB sebesar 54,81%, dan KDH sebesar 26,23%, GSB sepanjang 10 meter terhadap GSJ, ketinggian bangunan setinggi 67,9 m, sumur resapan seluas 154,45 m², dan kolam resapan sebesar 75 m³. Hasil analisis kelayakan pasar dan pemasaran dikatakan layak dengan diperoleh tipe unit apartemen yang diminati calon pembeli adalah tipe studio, diikuti tipe 1BR dan 2BR. Hasil analisis kelayakan finansial dikatakan layak dengan diperoleh nilai NPV sebesar Rp. 49.357.974.016,67; IRR sebesar 31,44%; BCR sebesar 1,07; PP dalam waktu 4 tahun 7 bulan; dan PI sebesar 2,40. Hasil analisis sensitivitas menyatakan bahwa proyek ini menjadi tidak layak apabila kenaikan biaya pengeluaran ≥ 7,4%; penurunan biaya pendapatan ≥ 6,9%; kenaikan biaya konstruksi ≥ 26,8%; penurunan jumlah unit terjual ≥ 14,8%; kenaikan harga unit apartemen 15,7%; perubahan tingkat suku bunga WACC 31,5%, dan perubahan persentase modal tidak sensitif.
PROJECT PLANNING PROYEK JALUR LINTAS SELATAN LOT 6 KABUPATEN TULUNGAGUNG Pramadana, Alfado Rifqi; Suhariyanto, Suhariyanto; Lydianingtias, Diah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6153

Abstract

Proyek Jalur Lintas Selatan Lot 6 Kabupaten Tulungagung merupakan rangkaian Jalan Trans Jawa Selatan sepanjang 680 km di Pulau Jawa berada di seksi/Lot 6 dengan panjang 14,87 km dan lebar 13 meter. Lokasi proyek berada di Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung dan Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek yang berbatasan antar dua kabupaten berbeda. Keberhasilan proyek perlu direncanakan, diorganisir, diarahkan, dikoordinasikan, dan diawasi mulai dari perencanaan alternatif strategi dan metode pelaksanaan sampai selesai untuk memenuhi target tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk menentukan: (1) Struktur Organisasi; (2) Site Layout dan Traffic Management; (3) Strategi dan Metode Pelaksanaan; (4) Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan; (5) Mutu Proyek; (6) Penjadwalan; (7) Rencana Anggaran Pelaksanaan. Data-data penunjang yang diperlukan dalam penyusunan Project Planning ini diantaranya: Ulasan Proyek dan Spesifikasi; Gambar Detail Kerja; Rencana Kesehatan Keselamatan Kerja dan Mutu; Bill of Quantity; Harga Satuan Dasar Kabupaten Tulungagung Tahun 2020. Berdasarkan hasil pembahasan Project Planning diperoleh: (1) Struktur organisasi murni; (2) Site Layout dan Traffic Management aman dan efisien; (3) Strategi dan Metode pelaksanaan bottom-up secara paralel berbentuk seksi kerja; (4) Kesehatan Keselamatan Kerja sesuai dengan kondisi lapangan dan metode pelaksanaan; (5) Mutu Proyek masing-masing pekerjaan beserta tes mutu dan inspection test plan; (6) Waktu pelaksanaan 740 hari kalender kerja; (7) seharga Rp 565.098.081.957.