Abstrak: Workshop penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan pendekatan Deep Learning dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam meningkatkan kompetensi pedagogik. Permasalahan yang dihadapi adalah masih banyak guru kesulitan menyusun RPP yang selaras dengan Kurikulum Merdeka, khususnya dalam merumuskan tujuan berbasis higher order thinking skills (HOTS) dan merancang asesmen autentik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk (1) memberikan pemahaman konseptual tentang pendekatan Deep Learning, (2) melatih guru menyusun RPP berbasis Deep Learning, (3) meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran inovatif, dan (4) memperkuat kualitas pembelajaran SMK agar relevan dengan tuntutan dunia kerja. Metode kegiatan dilaksanakan melalui workshop, praktik penyusunan RPP, diskusi interaktif, dan evaluasi menggunakan pre-test, post-test, serta angket. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan: 92% guru lebih memahami konsep Deep Learning, 77% lebih percaya diri menyusun RPP, 85% mampu merumuskan tujuan dengan kata kerja operasional tingkat tinggi, serta 77% mampu merancang asesmen autentik. Temuan ini menunjukkan bahwa workshop berimplikasi positif terhadap peningkatan kapasitas guru, sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar dan tuntutan pembelajaran abad 21. Program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pendampingan lebih intensif agar kualitas pembelajaran vokasi semakin optimal.Abstract: A workshop on preparing Lesson Implementation Plans (RPP) using the Deep Learning approach was held as a form of empowerment for Vocational High School (SMK) teachers in improving their pedagogical competence. The problem faced was that many teachers still had difficulty preparing lesson plans that were aligned with the Independent Curriculum, especially in formulating objectives based on higher order thinking skills (HOTS) and designing authentic assessments. This community service activity aimed to (1) provide a conceptual understanding of the Deep Learning approach, (2) train teachers in preparing lesson plans based on Deep Learning, (3) improve teachers' abilities in designing innovative learning, and (4) strengthen the quality of vocational high school learning so that it was relevant to the demands of the world of work. The activity method was implemented through workshops, lesson plan preparation practices, interactive discussions, and evaluation using pre-tests, post-tests, and questionnaires. The results of the activity showed significant improvements: 92% of teachers had a better understanding of the Deep Learning concept, 77% were more confident in preparing lesson plans, 85% were able to formulate objectives with high-level operational verbs, and 77% were able to design authentic assessments. These findings indicate that the workshop had positive implications for improving teacher capacity, in line with the Merdeka Belajar policy and the demands of 21st-century learning. Similar programs need to be implemented sustainably with more intensive mentoring to optimize the quality of vocational learning.