Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perencanaan Pendidikan dan Manajemen Pembiayaan (Mewujudkan Peningkatan Mutu Secara Berkelanjutan) Harbes, Beni; Abdul Karim, Hamdi; Sesmiarni, Zulfani; Armedo, Muhammad; Salsabila, Sarah
Al-Marsus : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-marsus.v2i2.8860

Abstract

Abstrak Peningkatan mutu pendidikan menjadi tantangan utama bagi lembaga pendidikan dalam menghadapi tantangan akibat keterbatasan sumber daya dan perubahan zaman. Penelitian ini didasari pada pentingnya integrasi perencanaan pendidikan dan manajemen pembiayaan sebagai strategi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kolaboratif antara perencanaan pendidikan berbasis kebutuhan siswa, perkembangan teknologi, dan tuntutan pasar kerja dengan manajemen pembiayaan yang efektif. Kajian literatur dan analisis studi kasus menunjukkan bahwa perencanaan strategis jangka panjang dan pendek menjadi panduan relevan bagi pengembangan kurikulum adaptif. Manajemen pembiayaan berbasis kolaborasi, seperti dana publik, investasi swasta, dan kemitraan industri, mampu mendukung implementasi rencana pendidikan secara berkelanjutan. Selain itu, transparansi dalam pengelolaan keuangan meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan para pemangku kepentingan. Kontribusi orisinal penelitian ini adalah integrasi kedua aspek sebagai pendekatan holistik yang tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga menciptakan lingkungan pembelajaran inovatif dan berdaya saing tinggi. Temuan ini menjadi rekomendasi strategis bagi lembaga pendidikan untuk beradaptasi dengan tantangan era digital dan ekonomi global.     Abstract Improving the quality of education is the main challenge for educational institutions in facing challenges due to limited resources and changing times. This research is based on the importance of integrating educational planning and financing management as a key strategy in improving the quality of education. This research aims to analyze the collaborative role between educational planning based on student needs, technological developments, and job market demands with effective financing management. Literature review and case study analysis show that long and shortterm strategic planning is a relevant guide for adaptive curriculum development. Collaboration-based financing management, such as public funds, private investment and industry partnerships, is able to support the implementation of education plans in a sustainable manner. In addition, transparency in financial management increases accountability and trust among stakeholders. The original contribution of this research is the integration of both aspects as a holistic approach that not only improves the quality of education, but also creates an innovative and highly competitive learning environment. These findings become strategic recommendations for educational institutions to adapt to the challenges of the digital era and the global economy
Implementasi Model Pembelajaran Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 1 Batipuh Harbes, Beni; Sesmiarni, Zulfani; Charles, Charles; Ahida, Ridha; Iswantir, Iswantir; Aprison, Wedra; salsabila, Sarah; Armedo, Muhammad
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2024): Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (November 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v2i01.132

Abstract

Dalam era pendidikan yang terus berkembang, pendekatan inovatif seperti Teaching Factory (TEFA) menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di pendidikan vokasi, terutama dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja. Model ini mengintegrasikan praktik industri nyata ke dalam proses pembelajaran, memungkinkan siswa untuk memperoleh pengalaman kerja yang relevan. Tujuan utama TEFA adalah menjembatani kesenjangan antara teori yang diajarkan di kelas dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia industri. Melalui pengajaran berbasis produksi, siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga terlibat dalam kegiatan produksi yang menghasilkan barang atau jasa yang memiliki nilai ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan untuk mengembangkan konsep TEFA dan prosedur implementasinya di sekolah menengah kejuruan (SMK). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan TEFA mampu meningkatkan keterampilan teknis, manajerial, dan interpersonal siswa, serta memperkuat kemitraan antara sekolah dan dunia kerja. Dengan penerapan TEFA, lulusan diharapkan tidak hanya menguasai aspek kognitif, tetapi juga memiliki sikap profesional dan keterampilan yang relevan untuk bersaing di pasar global, terutama di tengah tantangan revolusi industri 4.0. Model pembelajaran ini menawarkan harapan baru dalam menciptakan generasi tenaga kerja yang siap dan kompeten sesuai dengan kebutuhan industri.
Perencanaan Pendidikan dan Manajemen Pembiayaan (Mewujudkan Peningkatan Mutu Secara Berkelanjutan) Harbes, Beni; Abdul Karim, Hamdi; Sesmiarni, Zulfani; Armedo, Muhammad; Salsabila, Sarah
Al-Marsus : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-marsus.v2i2.8860

Abstract

Abstrak Peningkatan mutu pendidikan menjadi tantangan utama bagi lembaga pendidikan dalam menghadapi tantangan akibat keterbatasan sumber daya dan perubahan zaman. Penelitian ini didasari pada pentingnya integrasi perencanaan pendidikan dan manajemen pembiayaan sebagai strategi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kolaboratif antara perencanaan pendidikan berbasis kebutuhan siswa, perkembangan teknologi, dan tuntutan pasar kerja dengan manajemen pembiayaan yang efektif. Kajian literatur dan analisis studi kasus menunjukkan bahwa perencanaan strategis jangka panjang dan pendek menjadi panduan relevan bagi pengembangan kurikulum adaptif. Manajemen pembiayaan berbasis kolaborasi, seperti dana publik, investasi swasta, dan kemitraan industri, mampu mendukung implementasi rencana pendidikan secara berkelanjutan. Selain itu, transparansi dalam pengelolaan keuangan meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan para pemangku kepentingan. Kontribusi orisinal penelitian ini adalah integrasi kedua aspek sebagai pendekatan holistik yang tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga menciptakan lingkungan pembelajaran inovatif dan berdaya saing tinggi. Temuan ini menjadi rekomendasi strategis bagi lembaga pendidikan untuk beradaptasi dengan tantangan era digital dan ekonomi global.     Abstract Improving the quality of education is the main challenge for educational institutions in facing challenges due to limited resources and changing times. This research is based on the importance of integrating educational planning and financing management as a key strategy in improving the quality of education. This research aims to analyze the collaborative role between educational planning based on student needs, technological developments, and job market demands with effective financing management. Literature review and case study analysis show that long and shortterm strategic planning is a relevant guide for adaptive curriculum development. Collaboration-based financing management, such as public funds, private investment and industry partnerships, is able to support the implementation of education plans in a sustainable manner. In addition, transparency in financial management increases accountability and trust among stakeholders. The original contribution of this research is the integration of both aspects as a holistic approach that not only improves the quality of education, but also creates an innovative and highly competitive learning environment. These findings become strategic recommendations for educational institutions to adapt to the challenges of the digital era and the global economy
Augmented Reality dan Keaktifan Belajar Siswa SMK pada Pembelajaran Motor Starter: Systematic Literature Review Berbasis PRISMA Annassyifa, Abid Albima; Muslim, Muslim; Sugiarto, Toto; Rifdarmon, Rifdarmon; Harbes, Beni
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/pe39xc33

Abstract

Pembelajaran motor starter di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya pada kompetensi otomotif, menuntut siswa memahami komponen, rangkaian kelistrikan, prinsip kerja, perawatan, dan diagnosis gangguan. Materi tersebut sulit dipahami apabila hanya disajikan melalui media dua dimensi karena siswa perlu mengamati keterkaitan antara objek, aliran arus, dan gerak mekanis. Penelitian ini bertujuan memetakan karakteristik kajian Augmented Reality (AR) pada pendidikan vokasi dan otomotif, menyintesiskan kontribusi AR terhadap keaktifan belajar, serta merumuskan implikasi pedagogisnya bagi pembelajaran motor starter di SMK. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA. Data dihimpun dari Google Scholar, GARUDA/Kemendikbud, dan korpus lama terarah yang seluruhnya disaring ulang menggunakan kriteria yang sama. Sebanyak 226 rekaman diidentifikasi; 47 rekaman dihapus sebelum skrining, 179 rekaman disaring, 93 artikel dinilai melalui full-text, dan 22 artikel dimasukkan dalam sintesis akhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa AR mendukung keaktifan belajar melalui lima dimensi, yaitu visual-interaktif, operasional, verbal-sosial, kognitif-reflektif, dan afektif-motivasional. Bukti paling dekat dengan topik kajian menunjukkan peningkatan penguasaan kompetensi sistem starter dari skor pretest 41,48 menjadi posttest 73,80, N-Gain 0,552, dan respons siswa 87,50%. AR paling tepat ditempatkan sebagai media pendahulu praktik yang dipadukan dengan lembar kerja eksploratif, diskusi kelompok, kuis berbasis objek, dan konfirmasi melalui praktik bengkel. Dengan demikian, efektivitas AR terhadap keaktifan belajar tidak bersifat otomatis, melainkan bergantung pada kualitas media dan desain aktivitas pembelajaran. Motor starter instruction in vocational high schools requires students to understand components, electrical circuits, operating principles, maintenance, and fault diagnosis. These topics are difficult to comprehend through two-dimensional media alone because students need to observe the relationships among objects, current flow, and mechanical motion. This study aims to map the characteristics of Augmented Reality (AR) studies in vocational and automotive education, synthesize the contribution of AR to learning activeness, and formulate pedagogical implications for motor starter instruction in vocational high schools. A PRISMA-based Systematic Literature Review was employed. Data were collected from Google Scholar, GARUDA/Kemendikbud, and a targeted legacy corpus; all records were re-screened using identical criteria. Of 226 identified records, 47 were removed before screening, 179 were screened, 93 full-text articles were assessed, and 22 articles were included in the final synthesis. The findings indicate that AR supports learning activeness through five dimensions: visual-interactive, operational, verbal-social, cognitive-reflective, and affective-motivational engagement. The study most closely related to the review topic reported an increase in starter-system competency from a pretest score of 41.48 to a posttest score of 73.80, an N-Gain of 0.552, and an 87.50% student response. AR is most appropriately positioned as a pre-practice medium integrated with exploratory worksheets, group discussions, object-based quizzes, and workshop-based confirmation. Therefore, the contribution of AR to learning activeness is not automatic, but depends on media quality and the design of learning activities.