Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : PROMOTOR

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN POS KESEHATAN DI STASIUN BOGOR TAHUN 2020 ‘Athiyyah, St Fathimah; Khodijah Parinduri, Siti; Anggraini, Sevrima
PROMOTOR Vol 3 No 5 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.977 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i5.4209

Abstract

Pos kesehatan adalah layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi penumpang stasiun kereta api dengan tujuan antisipasi bila ada penumpang yang dalam kondisi kurang sehat, namun fasilitas pos kesehatan di Stasiun tersebut masih sangat jarang dimanfaatkan oleh penumpang stasiun . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Pemanfataan Pos Kesehatan di Stasiun Bogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Jumlah populasi pada penelitian ini yakni sebanyak 110 orang yang merupakan pengguna kereta api . Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kategori umur (P.Value=0,008), pekerjaan (P.Value =0,004), dan persepsi (P.Value =0,026) dengan Pemanfataan Pos Kesehatan di Stasiun Bogor. Saran kepada pihak PT.KCI agar memasang iklan layanan publik melalui media yang ada seperti poster untuk dipasang di stasiun untuk menambah pengetahuan penumpang khususnya tentang persepsi mereka terhadap penyakit, pencegahan, dan tindakan segera yang dilakukan ketika sakit.
GAMBARAN IMPLEMENTASI PENATALAKSANAAN PENYAKIT DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS SINDANG BARANG KOTA BOGOR TAHUN 2019-2020 Amalia, Dinda; Syari, Wirda; Anggraini, Sevrima
PROMOTOR Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.141 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i2.5576

Abstract

Berdasarkan profil Dinas Kesehatan Kota Bogor Tahun 2018, data kasus penyakit Diabetes Melitus (DM) tertinggi berada di Puskesmas Sindang Barang Kecamatan Bogor Barat yaitu sebanyak 1.775 orang, namun tahun 2018 jumlah cakupan yang dilakukan pemeriksaan DM belum mencapai target. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran implementasi penatalaksanaan penyakit diabetes melitus di Puskesmas Sindang Barang Kota Bogor Tahun 2019-2020. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah petugas Puskesmas, kader, dan pasien DM. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel input belum meratanya SDM karena wilayah yang luas, dana bersumber dari BOK dan JKN dan keuangan saat ini cukup baik, sarana dan prasana belum merata di Posbindu, serta masih ada perbedaan antara teori dengan praktik. Variabel proses masih ditemukan pasien yang tidak jujur ketika diwawancara, saat pendataan warga tidak ada di tempat, masih terdapat pasien yang tidak disiplin terhadap kesehatan tubuhnya, proses rujukan terkadang terjadi antrian, belum meratanya kader untuk mengikuti pelatihan, terkadang Dinkes kehabisan stok penyediaan obat, pencatatan dan pelaporan belum tepat waktu, dan belum terdapat jadwal untuk Dinkes berkunjung ke PKM, serta untuk output masih belum mencapai target 100% karena banyaknya jumlah sasaran. Kesimpulan penelitian ini adalah penatalaksanaan penyakit DM di Puskesmas Sindang Barang berjalan cukup baik, namun belum maksimal masih ada perbaikan. Maka sebaiknya Puskesmas lebih fokus terhadap proses penatalaksanaan DM agar mencapai target yang ditentukan.
IMPLEMENTASI PROGRAM SATGAS KELUARGA COVID-19 DI RT 01 RW 07 DESA SITU UDIK Cahya Adhi Binangkit, Dwi; Anggraini, Sevrima
PROMOTOR Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.977 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i1.6133

Abstract

Transmisi COVID-19 mulai ancam unit sosial terkecil yaitu keluarga. Klaster keluarga terjadi saat salah satu anggota keluarga terinfeksi virus, lalu menularkan ke anggota keluarga lainnya sehingga satu rumah tangga tertular Covid-19 saat berada di rumah sendiri. Kasus yang berasal dari klaster keluarga di Indonesia setiap harinya terus bertambah, tindakan pencegahan merupakan kunci utama untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan program satgas keluarga COVID- 19 di RT 01 RW 07 Desa Situ Udik. penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Pre Experimental Design dengan pendekatan One Group Pretest- Posttest design. Populasinya adalah warga di RT 01 RW 07 Desa Situ Udik. dengan sampel sebanyak 25 kepala keluarga. Pengolahan data menggunakan statistic deskriptif dengan uji-T dependent. Dengan hasil p= 0,000, maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah pengeimplementasian program satgas keluarga COVID-19 pada warga RT 01 RW 07 Desa Situ Udik.
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DENGAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) PADA REMAJA DI DESA RANCABUNGUR KABUPATEN BOGOR TAHUN 2020 Aura Koswara, Syifaa; Masitha Arsyati, Asri; Anggraini, Sevrima
PROMOTOR Vol 5 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.648 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i3.6170

Abstract

Mencuci tangan pakai sabun adalah salah satu indikator PHBS untuk mencegah kuman dan bakteri. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah crossectional dengan perhitungan koding tabel 2x2 menggunakan software SPSS Statistik 20.  Analisis ini menggunakan univariat, bivariat serta multivariat. Teori yang digunakan Health Belief Model (HBM) dan kriteria yang dipilih berdasarkan inklusi dan eklusi. Hubungan antara media sosial instagram dengan perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada remaja dengan hasil uji P-value diperoleh nilai P=0,854,. setelah di kontrol variabel kovariat menggunakan analisi multivariat di  dapatkan model akhir penggunaan media sosial Instagram dengan P- Value 0,550 dan OR 1.543 dengan 95% CI 0,373 – 6.385. Kesimpulannya adalah tidak ada hubungan antara penggunaan media sosial instagram dengan perilaku cuci tangan pakai sabun dan setelah di kontrol variabel multivariat yaitu disimpulkan bahwa responden yang menggunakan media sosial instagram berpuluang 1,5 kali untuk berprilaku CTPS baik setelah dikontrol variabel jenis kelamin yang merupakan confounder karena menyebabkan perubahan OR lebih dari 10%.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DI SMK PASUNDAN CIKALONKUGLON KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2021 Mustika Sari, Sri; Anggraini, Sevrima; Avianty, Ichayuen
PROMOTOR Vol 5 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.02 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i5.8491

Abstract

Perilaku seksual adalah segala tingkahlaku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis maupun dengan sesama jenis. Perilaku ini bisa dilakukan sebelum menikah atau dilakukan pada saat pacaran maka disebut dengan perilaku seksual pranikah. Perilaku seksual merupakan perilaku yang didasari oleh dorongan seksual atau kegiatan untuk mendapatkan kesenangan organ seksual melalui berbagai perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di SMK Pasundan Cikalongkulon. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 80 orang yang merupakan siswa aktif SMK Pasundan Cikalongkulon. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling, analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap (P-value=0,000) (OR=8,816), religiusitas (P-value=0,000) (OR=6,136), media massa (P-value=0,004)(OR= 4,456), peran orang tua (P-value=0,004)( OR=4,339), serta tidak ada hubungan antara pengetahuan (P-value=0,185) (OR 2,046) dan peran teman sebaya (P-value=0,075)(OR=0,401).