Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Green Economic Development in Developing Countries: a Systematic Literature Review and Future Research Agenda Saputra, Priangga Eko; Muhammad, Naufal Dzakwana; Fattah, Fuad Abdul; Mala4, Iva Khoiril
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 3 No. 12 (2024): December 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v3i12.12975

Abstract

Global climate change is one of the major challenges of the 21st century, mainly caused by global warming which is closely related to environmental degradation.  This study analyzes the implementation of green economy in developing countries during 2019-2024, focusing on trends, enablers, barriers, and contributions to SDGs. Government policies play a key role through renewable energy investment, green technology innovation, circular economy, and incentive regulation. Key barriers include limited funding, transition costs, infrastructure, and dependence on fossil fuels. A holistic approach is needed, including international collaboration, strengthening research, and adaptive policies for an inclusive transition. Green economy supports SDGs 7, 8, 9, 11, 12, and 13, accelerating sustainable development. These results underscore the importance of strong policies to achieve social, economic, and environmental sustainability.
Mapping the Global Landscape of Project-Based Learning in Higher Education: A Bibliometric Analysis (2015-2025) Fattah, Fuad Abdul; Pratomo, Laurensia Claudia; Rusmana, Dede; Sari, Prima Ratna; Muhammad, Naufal Dzakwana
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 6 No. 4 (2025): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v6i4.4147

Abstract

This study maps the global research landscape of Project-Based Learning (PjBL) in higher education from 2015 to 2025 using bibliometric analysis of 318 articles from 198 journals indexed in Scopus. The findings indicate steady publication growth (1,06% annually), with Spain, Indonesia, and the United States as the leading contributors. Core journals include Sustainability, Education Sciences, and Frontiers in Education, reflecting strong connections between PjBL, sustainability, pedagogy, and digital innovation. Thematic analysis reveals PjBL is primarily implemented in social sciences, STEM, and engineering disciplines, while its application in entrepreneurship and the arts remains limited. Although the topic has reached bibliometric maturity, implementation challenges persist especially in developing countries due to infrastructural and pedagogical constraints.
Pengembangan Strategi Pemasaran Inklusif bagi Komunitas Penyandang Disabilitas di Banyuwangi: Pendekatan Partisipatif dan Berkelanjutan Muhammad, Naufal Dzakwana; Dewi, Titis Shinta; Wiludjeng, Ita Prihatining; Saputro, Priangga Eko
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20942

Abstract

Background: Pembangunan ekonomi inklusif menjadi prioritas dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya Tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Namun, penyandang disabilitas di Indonesia masih menghadapi tantangan yang signifikan dalam mengakses peluang ekonomi produktif akibat keterbatasan modal, minimnya keterampilan manajerial, dan rendahnya literasi kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Banyuwangi dalam mengembangkan strategi pemasaran berbasis konsep Segmenting, Targeting, Positioning (STP) dan bauran pemasaran 4P. Metode: Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning System (PALS) yang mengintegrasikan asesmen partisipatif, pelatihan interaktif, dan perumusan rencana tindak lanjut melalui rencana aksi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 30% warga telah membentuk usaha mandiri, sedangkan 70% lainnya telah bergabung dalam usaha kolektif. Oleh karena itu, pelatihan difokuskan pada penciptaan ide produk, diferensiasi, dan penyusunan mini-roadmap pengembangan usaha. Dampak nyata dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman peserta tentang strategi diferensiasi, tumbuhnya pola pikir kewirausahaan, dan terbentuknya mekanisme tindak lanjut berupa grup komunikasi daring (WhatsApp) yang berfungsi sebagai media pendampingan berkelanjutan. Dalam praktiknya terdapat peserta yang sukses mengisi lembar kerja untuk bisa ditindak lanjuti proses selanjutnya. Kesimpulan: Pendampingan berkelanjutan disaranakn melalui manajemen produksi dan perluasan kemitraan.