Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

LAYANAN KONSELING PRANIKAH MELALUI PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING BAGI REMAJA DI KALIMULYA DEPOK Cindy Marisa; Evi Fitriyanti; Sri Utami
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v2i2.328

Abstract

Pemahaman yang rendah tentang konsep pernikahan pada remaja dapat berdampak negatif bagi kehidupan pernikahan. Konsep pernikahan bila tidak dibingkai melalui arah yang seharusnya dapat membawa remaja pada masa depan yang penuh resiko dikarenakan minimnya informasi atau kelirunya menerima informasi tentang pernikahan. Terkait dengan hal tersebut, Layanan Informasi Pranikah menjadi salah satu langkah awal pembekalan remaja dalam memiliki konsep pernikahan yang akan membawanya pada bagaimana cara remaja mengarahkan dirinya dalam suatu hubungan pranikah kelak. Pendekatan Problem Based Learning yang diintergrasikan dengan layanan informasi ini dapat memberikan keluasan peserta layanan untuk mendapatkan sajian materi secara kontekstual dan mendorong partisipasi aktif dalam ber-BMB3 (Berpikir, Merasa, Bersikap, Bertindak, dan Bertanggung Jawab). Layanan lain yang menjadi muara dalam konseling pranikah ini yaitu Layanan Konsleing Perorangan. Pengabdian kepada Masyarakat ini, bermaksud memberikan pengetahuan dan wawasan tentang konsep pernikahan sehingga menjadi lebih luas dan realistis serta menjadi mampu mengarahkan dirinya pada perilaku positif dalam membina hubungan pranikah. Kegiatan ini melibatkan 52 peserta layanan di wilayah Depok melalui kegiatan tatap muka virtual. Hasil dari kegiatan ini adalah layanan informasi melalui pendekatan problem based learning dan konseling perorangan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan wawasan, pengetahuan, dan perilaku remaja terkait hubungan pranikah dan dapat menjadi alternatif bagi para praktisi konseling dalam upaya penguatan konsep pranikah.
Gambaran Motivasi Belajar Pada Siswa Generasi Z dan Implikasinya dalam Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Cindy Marisa
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 17 No 02 (2020): Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v17i02.1117

Abstract

Generasi Z pada saat ini berada di rentang usia 10-25 tahun. Pada rentang usia tersebut, siswa sekolah menegah termasuk didalamnya. Generasi Z memiliki karakteristik berbeda dengan generasi sebelumnya seperti generasi baby-boom, generasi X dan generasi Y. Generasi Z memiliki karakter yang ramah teknologi, multitasking, dan singkat perhatian. Penelitian ini bermaksud memberikan gambaran motivasi belajar pada generasi Z secara keseluruhan, juga perbedaannya antara motivasi belajar siswa laki-laki dan perempuan. Lebih lanjut, memberikan gambaran implikasi dalam Pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah. Penelitian ini melibatkan 50 siswa sekolah menengah. Metode yang digunakan yaitu survei dengan mengaplikasikan skala likert motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar siswa generasi Z secara keseluruhan pada kategori rendah sebesar 12%, sedang 68%, dan tinggi 20%, serta tidak terdapat perbedaan motivasi belajar secara signifikan antara siswa laki-laki dengan perempuan pada generasi Z. Implikasinya dalam Bimbingan dan Konseling yang dapat dilakukan yaitu melalui layanan format klasikal, kelompok, dan perorangan dengan standar POAC-Plus yang terstuktur dan sistematis.
Pelatihan Metode Cinema Therapy dalam Layanan BK Klasikal pada Guru BK SMK Kab. Bogor Marisa, Cindy; Utami, Sri; Rufaidah, Anna; Nisa, Afiatin
Jurnal PKM: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Jurnal PKM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v8i2.26503

Abstract

Karakteristik Layanan BK Klasikal yang dapat melayani siswa dalam satu kelas secara bersamaan menjadi salah satu bentuk keunggulan bagi layanan ini untuk secara efektif dan efisien mengoptimalisasikan dalam mengembangkan diri secara optimal. Penerapan metode layanan yang bersifat kekinian juga menjadi perlu diperhatikan sejalan dengan karakteristik dan passion siswa masa kini di era society 5.0 yang erat dengan dunia digital dan media sosial. Dalam kaitannya dengan hal tersebut, pemanfaatan metode cinema therapy dalam layanan BK Klasikal menjadi salah satu alternatif yang dapat diterapkan oleh guru BK. Cinema therapy merupakan teknik terapi kreatif dengan menggunakan film yang secara alami dapat menghubungkan dunia imajinasi, kreativitas, dan kebaruan daya berpikir individu. Keterbatasan keterampilan guru BK dalam mengaplikasikan metode ini menjadi dasar untuk diberikannya pelatihan. Pelatihan ini diberikan kepada 25 guru BK yang tergabung dalam MGBK SMK Kab. Bogor. Pelatihan diberikan dari identifikasi kebutuhan siswa, pemilihan film, hingga mengevaluasi pembelajaran dalam metode cinema therapy. Pelatihan ini terbukti memberikan peningkatan wawasan, pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap guru BK SMK Kab. Bogor dalam menerapkan metode cinema therapy dalam pelayanan BK Klasikal.
Profil Konseling Format Klasikal dalam Mereduksi Prokrastinasi Akademik Siswa SMK Kharismawita 2 Marisa, Cindy; Utami, Sri; Fitriyanti, Evi
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sap.v9i2.25751

Abstract

Academic procrastination has a psychological impact on students in the form of negative emotional disturbances in students, such as anxiety and stress. This study aims to measure the effectiveness of classical format counselling guidance (BK) services in reducing students' academic procurement at SMK Kharismawita 2 Jakarta. The study used the experimental method of one group pretest-posttest design with a sample of 45 students in class X selected by purposive sampling. Academic procrastination instruments are used to measure changes in student behaviour. The study results showed an increase in the average score in all aspects after the service was provided. Although the N-Gain value in the category was low (0.3), the paired sample test showed significant changes in all aspects with a significance value of 0.000. Classical information services have been proven effective in increasing students' awareness of academic procrastination. The results of this study provide recommendations for counsellors in schools to utilize classical-based BK services as an intervention strategy in reducing students' overall academic procrastination behaviour.
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Teknik Journaling terhadap Self-Esteem Peserta Didik di SMPN 1 Cibungbulang Maula Hanifa; Cindy Marisa
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i1.1857

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh konseling kelompok teknik journaling terhadap peningkatan self-esteem peserta didik kelas VIII di SMPN 1 Cibungbulang Kabupaten Bogor. Metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian adalah Pre-Experimental Design dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 peserta didk yang ditentukan berdasarkan teori bimbingan dan konseling secara Purposive Sampling. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pre-test 57,8 dan nilai rata-rata post-test 88,4 dengan perbedaan nilai rata-rata sebesar 30,7. Sehingga disimpulkan hipotesis dalam penelitian ini terdapat pengaruh konseling kelompok teknik journaling dalam meningkatkan self-esteem siswa SMPN 1 Cibungbulang Kabupaten Bogor dapat diterima dalam makna bahwa layanan konseling kelompok teknik journaling dapat meningkatkan self-esteem peserta didik.  
Gambaran Kecerdasan Emosional Peserta Didik serta Impikasinya terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling di SMPN 1 Cibungbulang Puji Lestari; Dian Rahmawati; Cindy Marisa
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i1.2041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecerdasan emosional peserta didk di SMPN 1 Cibungbulang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sample penelitian ini mencakup peserta didik kelas 8 sebanyak 34 peserta didik. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan angket. Secara keseluruhan skor capaian responden untuk kecerdasan emosional berada pada kategori rendah. Dapat dilihat dari aspek kesadaran emosional sebesar 41%, manajemen emosional sebesar 51.5%, kesadaran emosional sosial sebesar 49.7%, dan manajemen hubungan sebesar 49.2%. Implikasi hasil penelitian tersebut dapat dijadikan sebagai analisis kebutuhan peserta didik untuk pemberian pelayanan bimbingan dan konseling dalam kecerdasan emosional pada peserta didik.
The Influence of Authoritarian Parenting on Students’ Morality and Ethics in Schools: Systematic Literature Riview Muhamad Desta Dwi Putra; Winda Alawiah; Puspa Surya Utami; Cindy Marisa
Journal of Psychology and Education Counseling (JPEC) Vol. 1 No. 2 (2025): JPEC November 2025
Publisher : CERDAS AKADEMIKA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64624/jpec.v1i2.68

Abstract

This research aims to analyze the influence of parents' authoritarian parenting styles on students' moral and ethical development at school through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Data was collected from Google Scholar with the keywords parenting style, authoritarian, morals, ethics, students so that 5,000 articles were obtained. The 2021–2025 inclusion selection produced 2,790 articles, then focused on additional keywords school and quantity until 1,580 articles remained. After final filtering based on the relevance of variables and methods, 23 articles were obtained which were analyzed using the PRISMA method. The results of the analysis show that authoritarian parenting has a negative effect on students' morals and ethics. Children are more likely to obey because of fear, not moral awareness, so they are less able to internalize the values ​​of honesty, discipline and responsibility. These findings confirm that authoritarian parenting styles hinder the formation of positive morals and ethics in schools.
The Effectiveness of Mediation Services in Resolving Students’ Interpersonal Conflicts: A Systematic Literature Review Syifa Rahma Isnaeni; Salsabina Aidy Fitriani; Nauroh Salimah Ritonga; Nathania Sevina Sutisna; Cindy Marisa
Journal of Psychology and Education Counseling (JPEC) Vol. 1 No. 2 (2025): JPEC November 2025
Publisher : CERDAS AKADEMIKA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64624/jpec.v1i2.70

Abstract

Interpersonal conflicts that occur among students at the high school/vocational high school/Islamic junior high school (SMP) and junior high school levels are difficult to avoid. Guidance and counseling teachers can utilize mediation services, which are expected to enable students to resolve interpersonal conflicts positively. This study aims to determine the effectiveness of mediation services in resolving student interpersonal conflicts through a systematic literature review (SLR) approach. Data were obtained from 172 articles published between 2015 and 2025 using Google Scholar, DOAJ, and other sources. After selecting articles based on inclusion and exclusion criteria, 10 articles were obtained and analyzed using the Prisma method. The results of the analysis indicate that mediation services can effectively address problems that occur between students by fostering empathy, effective communication, and the ability to find solutions together. These findings indicate that mediation services can be an important guidance strategy for guidance and counseling teachers in creating a harmonious, safe, and comfortable school atmosphere for students' social-emotional development.