Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

LAYANAN KONSELING PRANIKAH MELALUI PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING BAGI REMAJA DI KALIMULYA DEPOK Cindy Marisa; Evi Fitriyanti; Sri Utami
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v2i2.328

Abstract

Pemahaman yang rendah tentang konsep pernikahan pada remaja dapat berdampak negatif bagi kehidupan pernikahan. Konsep pernikahan bila tidak dibingkai melalui arah yang seharusnya dapat membawa remaja pada masa depan yang penuh resiko dikarenakan minimnya informasi atau kelirunya menerima informasi tentang pernikahan. Terkait dengan hal tersebut, Layanan Informasi Pranikah menjadi salah satu langkah awal pembekalan remaja dalam memiliki konsep pernikahan yang akan membawanya pada bagaimana cara remaja mengarahkan dirinya dalam suatu hubungan pranikah kelak. Pendekatan Problem Based Learning yang diintergrasikan dengan layanan informasi ini dapat memberikan keluasan peserta layanan untuk mendapatkan sajian materi secara kontekstual dan mendorong partisipasi aktif dalam ber-BMB3 (Berpikir, Merasa, Bersikap, Bertindak, dan Bertanggung Jawab). Layanan lain yang menjadi muara dalam konseling pranikah ini yaitu Layanan Konsleing Perorangan. Pengabdian kepada Masyarakat ini, bermaksud memberikan pengetahuan dan wawasan tentang konsep pernikahan sehingga menjadi lebih luas dan realistis serta menjadi mampu mengarahkan dirinya pada perilaku positif dalam membina hubungan pranikah. Kegiatan ini melibatkan 52 peserta layanan di wilayah Depok melalui kegiatan tatap muka virtual. Hasil dari kegiatan ini adalah layanan informasi melalui pendekatan problem based learning dan konseling perorangan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan wawasan, pengetahuan, dan perilaku remaja terkait hubungan pranikah dan dapat menjadi alternatif bagi para praktisi konseling dalam upaya penguatan konsep pranikah.
Gambaran Motivasi Belajar Pada Siswa Generasi Z dan Implikasinya dalam Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Cindy Marisa
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 17 No 02 (2020): Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v17i02.1117

Abstract

Generasi Z pada saat ini berada di rentang usia 10-25 tahun. Pada rentang usia tersebut, siswa sekolah menegah termasuk didalamnya. Generasi Z memiliki karakteristik berbeda dengan generasi sebelumnya seperti generasi baby-boom, generasi X dan generasi Y. Generasi Z memiliki karakter yang ramah teknologi, multitasking, dan singkat perhatian. Penelitian ini bermaksud memberikan gambaran motivasi belajar pada generasi Z secara keseluruhan, juga perbedaannya antara motivasi belajar siswa laki-laki dan perempuan. Lebih lanjut, memberikan gambaran implikasi dalam Pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah. Penelitian ini melibatkan 50 siswa sekolah menengah. Metode yang digunakan yaitu survei dengan mengaplikasikan skala likert motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar siswa generasi Z secara keseluruhan pada kategori rendah sebesar 12%, sedang 68%, dan tinggi 20%, serta tidak terdapat perbedaan motivasi belajar secara signifikan antara siswa laki-laki dengan perempuan pada generasi Z. Implikasinya dalam Bimbingan dan Konseling yang dapat dilakukan yaitu melalui layanan format klasikal, kelompok, dan perorangan dengan standar POAC-Plus yang terstuktur dan sistematis.
Pelatihan Metode Cinema Therapy dalam Layanan BK Klasikal pada Guru BK SMK Kab. Bogor Marisa, Cindy; Utami, Sri; Rufaidah, Anna; Nisa, Afiatin
Jurnal PKM: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Jurnal PKM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v8i2.26503

Abstract

Karakteristik Layanan BK Klasikal yang dapat melayani siswa dalam satu kelas secara bersamaan menjadi salah satu bentuk keunggulan bagi layanan ini untuk secara efektif dan efisien mengoptimalisasikan dalam mengembangkan diri secara optimal. Penerapan metode layanan yang bersifat kekinian juga menjadi perlu diperhatikan sejalan dengan karakteristik dan passion siswa masa kini di era society 5.0 yang erat dengan dunia digital dan media sosial. Dalam kaitannya dengan hal tersebut, pemanfaatan metode cinema therapy dalam layanan BK Klasikal menjadi salah satu alternatif yang dapat diterapkan oleh guru BK. Cinema therapy merupakan teknik terapi kreatif dengan menggunakan film yang secara alami dapat menghubungkan dunia imajinasi, kreativitas, dan kebaruan daya berpikir individu. Keterbatasan keterampilan guru BK dalam mengaplikasikan metode ini menjadi dasar untuk diberikannya pelatihan. Pelatihan ini diberikan kepada 25 guru BK yang tergabung dalam MGBK SMK Kab. Bogor. Pelatihan diberikan dari identifikasi kebutuhan siswa, pemilihan film, hingga mengevaluasi pembelajaran dalam metode cinema therapy. Pelatihan ini terbukti memberikan peningkatan wawasan, pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap guru BK SMK Kab. Bogor dalam menerapkan metode cinema therapy dalam pelayanan BK Klasikal.