Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

P PENGARUH SACCHAROMYCES CEREVISIAE TERHADAP KADAR ETANOL DARI KULIT NANAS SECARA FERMENTASI Rifdah Rifdah; Ummi Kalsum; Intan Seprina Anugrah
Jurnal Teknik Patra Akademika Vol 13 No 02 (2022): Jurnal Teknik Patra Akademika
Publisher : Politeknik Akamigas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52506/jtpa.v13i02.176

Abstract

Indonesia sebagai negara yang kaya dengan sumber daya alam memiliki kesempatan yang luas untuk pengembangan etanol untuk menggantikan sumber energi fosil yang semakin sedikit. Saat ini sudah mulai diproduksi bioethanol dari berbagai bahan baku seperti ampas tebu, singkong, kentang dan sebagainya. Pemerintah juga sudah memperkuat pengembangan bioethanol ini dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional untuk mengembangkan sumber energi alternatif sebagai pengganti BBM. Bioetanol dapat diproduksi melalui proses fermentasi dari tanaman penghasil karbohidrat dan gula. Salah satu bahan baku yang dapat digunakan untuk pembuatan bioetanol ini adalah kulit nanas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Saccharomyces cerevisiae terhadap kadar etanol. Pada penelitian ini menggunakan tahapan fermentasi selama 7 hari dan 14 hari, distilasi untuk mendapatkan etanol dengan suhu 80oC selama 60 menit serta hidrolisis dengan asam sulfat 75% sebanyak 14 ml suhu 120℃ dan lama pemanasan selama 45 menit. Ekstrak kulit nanas dibagi pada labu erlenmyer masing-masing 200ml diberi Saccharomyces cerevisiae sebanyak 4 gram, 8 gram, 10 gram, 11gram dan 12gram. Dari penelitian didapatkan 10gram Saccharomyces cerevisiae lama fermentasi 7 hari memiliki kadar etanol paling tinggi dari variasi yang lain, yaitu sebesar 3,7778%. Kata kunci: Kulit Nanas, Saccharomyces cerevisiae, Fermentasi, Etanol, Distilasi.
KETIDAKADILAN GENDER TERHADAP TOKOH PEREMPUAN DALAM NOVEL BELENGGU KARYA ARMIJN PANE KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINISME Rifdah, Rifdah
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.5.2.115.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketidakadilan gender yang dialami oleh tokoh perempuan dalam novel Belenggu karya Armijn Pane dengan pendekatan kritik sastra feminisme. Karya Ini dapat menggambarkan pengalaman dan perjuangan seorang tokoh perempuan dalam konteks sosial dan budaya patriarki. Metode yang yang digunakan yakni dengan metode kualitatif yang berfokuskan pada tokoh utama perempuan dalam novel Belenggu. Data yang dikumpulkan meliputi kutipan-kutipan yang menggambarkan ketidakadilan pada tokoh perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh perempuan mengalami berbagai bentuk ketidakadilan gender. Mereka sering diperlakukan secara tidak adil oleh masyarakat yang masih mengedepankan norma-norma patriarki. Melalui pendekatan kritik sastra feminisme, penelitian ini dapat mengungkapkan implikasi tentang sosial dan budaya dari ketidakadilan gender pada novel. Selain itu, penelitian ini juga mempengaruhi kehidupan dan keberhasilan tokoh perempuan dalam mencapai kebebasan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang perlunya kesetaraan gender dalam masyarakat serta memperkuat perkembangan kritik sastra feminisme sebagai alat menganalisis dan mengkritik ketidakadilan gender dalam karya sastra.
Studi Fenomenologi Penggunaan Obat Herbal Dikalangan Mahasiswa Farmasi Unismuh Hardianti, Hardianti; Rifdah, Rifdah; Amanda Putri, Waode Yulia; Silvayani, Aulia; Wilda, Sahratul
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i1.1249

Abstract

Obat tradisional/obat herbal merupakan ramuan dari berbagai jenis bagian tanaman yang mempunyai khasiat untuk menyembuhkan penyakit dan merupakan warisan dari para leluhur atau nenek moyang yang terus dilestarikan secara turun-temurunyang memiliki efek samping tebilang kecil, biaya relatif murah, sebagai alternatif pengobatan, dan mudah untuk didapatkan . tujuan penelitian ini untuk memahami pengalaman penggunaan obat herbal, memahami presepsi dan makna penggunaan obat herbal, dan faktor yang mendorong mahasiswa menggunakan obat herbal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan melakukan pwngumpulan data dengan wawancara kepada Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Makassar. Penggunaan obat Herbal dikalangan Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Makassar berfikir bahwa obat herbal adalah salah satu obat yang aman untuk dikonsumsi serta memiliki efek samping yang minim, harganya yang terjangkau membuat obat herbal banyak diminati, selain itu obat herbal juga merupakan obat turun-temurun dari nenek atau kakek dan lebih banyak menggunakan obat herbal karena dengan pengalaman pribadi Studi fenomenologi tentang penggunaan obat herbal di kalangan mahasiswa farmasi akan memberikan wawasan mendalam tentang pengalaman, persepsi, dan motivasi di balik penggunaan obat herbal. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat mendalami narasi individu, memperoleh wawasan yang mendalam tentang motif dan harapan terkait dengan penggunaan obat herbal, serta mencari hubungan antara faktor-faktor ini dengan pendidikan farmasi mereka.
Praktik Talak Pada Masyarakat Bangka Belitung Perspektif Fiqh dan Hukum Positiif Rifdah, Rifdah
Jurnal Ius Constituendum Vol. 7 No. 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Magister Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jic.v7i2.5335

Abstract

The purpose is to examine the practice of divorce and the validity of oral talaq in the people of Bangka Belitung from the effectiveness of fiqh and positive law by stating the large number of divorce rates without religious court proceedings in Bangka Belitung which caused many riots.  Based on factual data in society which number of divorce rates tends to increase in 2019. It is recorded in the Religious Courts because of divorce outside the provisions of the Compilation of Islamic Law. Talaq is considered legitimate as they know from religious leaders and regional extension workers. This is contrary to positive law whose validity must be carried out through religious court hearings. This research is empirical, through a legal sociology approach, namely how the implementation of the law and the deviation of the rule of law in the Bangka Beliung community because they practice talaq without a religious court process. This study is built on the sadduz-zariah theory which refers to the theory of how to prevent mafadah and reject something that is mubah so as not to lead to something that is forbidden. The study presents three main findings: First, many practices of oral divorce without religious court proceedings in Bangka Belitung. Secondly, many impacts of siri divorce such as siri marriage, domestic violence, abandoned children etc. Third, this researches contribute thoughts in the fiqh and positive legal reviews to the talaq practices of the People of Bangka Belitung. The validity of the Oral Talaq of the Bangka Belitung Community from the perspective of jurisprudence is valid if the conditions and pillars are met while according to positive law it is invalid because it is without a religious court process and has an impact on many mudharatans that are contrary to tasyri'iyyah methods. Therefore, it is necessary to re-enforce criminal regulations and fines for couples who are married or divorced under their hands so as to avoid mudharatan and even realize the maslahah.Penelitian ini mengkaji praktik perceraian dan keabsahan talaq lisan pada masyarakat Bangka Belitung perspektif fiqh dan hukum positif dengan mengemukakan banyaknya angka perceraian tanpa proses pengadilan agama di Bangka Belitung yang menimbulkan banyak kemudharatan. Berdasarkan data faktual di masyarakat bahwa jumlah angka perceraian cenderung meningkat pada tahun 2019. Belum lagi angka yang tidak terdata di Pengadilan Agama karena perceraian di luar ketentuan Kompilasi Hukum Islam. Talaq dianggap sah sebagaimana yang mereka ketahui dari tokoh agama dan penyuluh wilayah. Hal ini bertentangan dengan hukum positif yang keabsahannya harus dilakukan melalui sidang pengadilan agama. Penelitian ini bersifat empiris, dengan pendekatan sosiologi hukum yakni bagaimana implementasi hukum dan terjadi penyimpangan aturan hukum pada masyarakat Bangka Beliung karena mempraktikkan talaq tanpa proses pengadilan agama. Kajian ini dibangun atas sadduz-zariah yang mengacu pada teori tentang bagaimana mencegah mafsadah dan menolak sesuatu yang mubah agar tidak mengantarkan larangan. Tiga temuan utama yakni: Pertama, banyaknya praktik perceraian lisan tanpa proses pengadilan agama di Bangka Belitung. Kedua, banyak dampak perceraian siri seperti nikah siri, kekerasan dalam rumah tangga, anak terlantar dsb. Ketiga, sumbangsih pemikiran dalam tinjauan hukum fiqh dan positif terhadap praktik talaq masyarakat. Keabsahan talaq lisan masyarakat Bangka Belitung menurut perspektif fiqh adalah sah jika syarat dan rukunnya terpenuhi sedangkan menurut hukum positif adalah tidak sah karena tanpa proses pengadilan agama dan berdampak banyak kemudharatan yang bertentangan dengan kaedah-kaedah tasyri iyyah. Oleh karena itu, perlu ditegakkan kembali regulasi pidana maupun denda bagi pasangan yang menikah maupun bercerai di bawah tangan agar terhindarnya kemudharatan bahkan dapat mewujudkan maslahah.    
PENYULUHAN PEMBUATAN KOMPOS DARI LIMBAH RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN KOMPOSTER DI KELURAHAN KEBUN BUNGA PALEMBANG Mardwita, Mardwita; Yusmartini, Eka Sri; Kalsum, Ummi; Rifdah, Rifdah; Angkasa, Zuber
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.12897

Abstract

Meningkatnya jumlah sampah dilingkungan masyarakat memberikan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat, seperti masalah kesehatan dan polusi udara (bau) yang dihasilkan oleh sampah. Sampah organik seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang telah membusuk dan banyak dihasilkan dari rumah tangga dapat diolah menjadi pupuk kompos. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengajarkan pada masyarakat khususnya ibu rumah tangga untuk dapat memisahkan antara sampah organik dan anorganik dan selanjutnya dapat mengolah sampah organik tersebut menjadi pupuk kompos. Pengomposan sampah organik tersebut menggunakan komposter dan Effective Microorganism 4 (EM4). Hasil pengomposan berupa pupuk kompos padat dan cairan lindi. Cairan lindi dapat digunakan kembali sebagai biang dan dapat digunakan sebagai pupuk cair tanaman. 
Pemanfaatan Aplikasi Google Drive Sebagai Media Pembelajaran di Kalangan Mahasiswa Rifdah, Rifdah; Hindun, Hindun
JURNAL ILMU PENDIDIKAN & SOSIAL (SINOVA) Vol. 2 No. 01 (2024): Januari - April
Publisher : Yayasan Miftahul Ulum Sangatta Kutai Timur (KEP. MENKUMHAM RI No. AHU-0014779.AH.01.04.Tahun 2018) bekerjasama dengan Jurusan Tarbiyah STAI SANGATTA Kab. Kutai Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71382/sinova.v2i01.64

Abstract

The internet is a global network that is often used by millions of people to provide information, communication, and broad digital access. The existence of this internet makes a great opportunity for its use to develop technological skills. One of the learning media used by students is Google Drive. Google Drive is a place to store data that has a large capacity, 15 GB (Gigabyte). The use of Google Drive can be accessed anywhere and anytime. Google Drive has many features, such as Gmail, Google Documents, Google Plus, and so on. The use of this application has a very important role for education because it makes it easier for users to find valid sources and can store all kinds of file data. It cannot be denied that the existence of technology like this makes one's learning ability increase, because it is easy to find material to be studied and also increases the effectiveness of learning. This type of research was conducted by filling out questionnaires to students. The results showed that the utilization of using Google Drive, students can operate their learning experience, can create a collaboration, and can manage their tasks in an efficient way.