Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENERAPAN INTERVENSI BATUK EFEKTIF PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DENGAN MASALAH BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF Citra, Viona Fracellia; Zikran, Zikran; Purwanto, Sigit; Latifin, Khoirul
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 10, No 1 (2024): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2024
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Tuberkulosis paru ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui transmisi udara oleh penderita tuberkulosis saat batuk, bersin, atau berbicara. Seseorang yang menghirup mycobacterium tuberculosis berisiko terinfeksi tuberkulosis. Gejala yang sering dikeluhkan oleh penderita tuberkulosis paru adalah batuk berkepanjangan disertai penumpukan sekret di saluran pernafasan. Batuk efektif yang dilakukan dengan benar dapat mengoptimalkan pengeluaran sekret dari saluran pernafasan secara efisien tanpa menyebabkan rasa kelelahan berlebihan. Penulisan studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien tuberkulosis paru dengan pemberian intervensi batuk efektifik untuk mengatasi bersihan jalan nafas tidak efektif. Metode: Deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap 3 pasien tuberkulosis paru. Hasil: Terdapat tujuh masalah keperawatan yang ditegakkan pada pasien tuberkulosi paru dan didapatkan masalah keperawatan utama bersihan jalan nafas tidak efektif. Intervensi yang diberikan yaitu latihan batuk efektif untuk membantu pasien mengeluarkan sekret yang dapat menghambat aliran udara dan menyebabkan obstruksi jalan nafas. Implementasi dilakukan selama 3 hari didapatkan hasil bersihan jalan nafas teratasi sebagian ditandai dengan batuk efektif meningkat, frekuensi nafas membaik. Simpulan: Asuhan keperawatan diberikan selama tiga hari dan intervensi batuk efektif berpengaruh terhadap peningkatan bersihan jalan nafas pada ketiga pasien tuberkulosis paru.Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Batuk Efektif, Tuberkulosis Paru
PEMBERIAN INTERVENSI ANKLE PUMPING EXERCISE PADA PASIEN CKD DENGAN MASALAH KEPERAWATAN EDEMA Syahida, Ilma Adilla; Zikran, Zikran
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 10, No 1 (2024): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2024
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Chronic Kidney Disease (CKD) ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara bertahap dan kronis. Salah satu komplikasi utama dari CKD adalah hipervolemia, yaitu retensi cairan yang dapat menyebabkan edema. Salah satu intervensi keperawatan yang efektif dalam mengatasi edema pada kaki adalah ankle pumping exercise, dengan cara menghasilkan kontraksi otot yang berfungsi memompa kelebihan cairan dari sel-sel tubuh ke pembuluh darah, lalu dialirkan kembali ke jantung. Tujuan penulisan studi kasus ini adalah untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien CKD dengan pemberian intervensi ankle pumping exercise unruk mengatasi edema kaki. Metode: Deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap 3 pasien CKD. Hasil: Terdapat lima masalah keperawatan yang ditegakkan pada pasien CKD dan didapatkan masalah keperawatan utama hipervolemia. Intervensi yang diberikan yaitu ankle pumping exercise yang bermanfaat untuk menurunkan derajat edema sebagai salah satu tanda dan gejala hipervolemia. Implementasi dilakukan selama 3 hari dan didapatkan hasil hipervolemia teratasi sebagian dengan kriteria hasil edema menurun, output urin meningkat, tekanan darah membaik, frekuensi nadi membaik, dan turgor kulit meningkat. Simpulan: Asuhan keperawatan diberikan selama tiga hari dan intervensi ankle pumping exercise berpengaruh terhadap penurunan derajat edema pada pasien CKD dengan masalah keperawatan hipervolemia.Kata Kunci: Edema, Hipervolemia, Ankle Pumping Exercise, Chronic Kidney Disease, CKD
Pengaruh Pemberian Ebook Multimodality Interaktif melalui Metode Student Centered Learning (SCL) terhadap Minat Belajar Mahasiswa Keperawatan di Era Society 5.0 Anggraini, Sapariah; Arif, Rifda Nur Achriyana; Muthmainnah, Muthmainnah; Rahmi, Yuza Olsi; Zikran, Zikran
Jurnal Sehat Mandiri Vol 20 No 1 (2025): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 20 Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v20i1.1819

Abstract

Welcoming the era society 5.0, Nursing Education make adjustment by implementing a digital-based and focused learning process Student Centered Learning (SCL). However, the problem that exists is lecturers still play an important role as the main learning source (Teacher Centered Learning). Students tend to be passive because they only listen to explanations of material from lecturers. EBook multimodality interactive developed to help improve lecturers' abilities in the digital field and help increase student interest in learning. This research aims to analyzing the effect of providing interactive multimodality EBooks using the SCL method on nursing students' learning interest in this era society 5.0. The research design used quasi experimental with post-test control group design. The research was conducted in September-November at the Nursing Study Program at Universitas Lambung Mangkurat.The sample was 84 respondents with Total Sampling. Statistical test using independent sample t-test with a significance level of 0.05. Measuring student interest in learning using a questionnaire. Significance value p-value of 0.001 (<0.05) with a value of 95% confidence interval amounting to 3,513-6,261 so it can be concluded that there is an influence of giving EBook multimodality interactive through the SCL method on nursing students' learning interest in this era society 5.0. EBook multimodality interactive developed can be applied by lecturers in every nursing course, making it easier for students to carry out independent learning and interact digitally.
Pendampingan dan Permberdayaan Sekolah melalui Kegiatan UKS dalam Pengenalan Bahaya Hipertensi Pada Remaja melalui Novel “The Silent Killer” di Madrasah Aliyah Nurul Iman Latifin, Khoirul; Purwanto, Sigit; Effendi, Zulian; Zikran, Zikran
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i6.18416

Abstract

ABSTRAK Dewasa ini banyak kejadian hipertensi pada remaja, hipertensi yang terjadi pada usia remaja dapat berdampak pada berbagai ganggauna Kesehatan pada organ tubuh, salah satu gangguan pada sistem kardiovaskuler seperti serangan jatung atau infark miokard. Kejadian hipertensi di remaja cenderung tidak dideteksi sejak awal, sampai muncul gejala lain yang menjadi komplikasi dari hipertensi tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang hipertensi dan meningkatkan kemampuan siswa dalam mendeteksi masalah hipertensi. Kegiatan ini menggunakan metode Pendidikan Kesehatan dengan menggunakan cerita pendek berupa “Novel The Silent Killer’ untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan melakukan pelatihan keterampilan dalam melakukan deteksi dini hipertensi dengan menggunakan alat tensi digital. Pemilihan peserta kegiatan yaitu dengan cara total sampling dari siswa kelas 11 yang berjumlah 24 siswa. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dievaluasi dengan melakukan pre test dan post test. Respon peserta selama mengikuti kegiatan mulai dari pembukaan yang dilakukan oleh kepala sekolah sampai akhir kegiatan sangat antusias didbuktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang hipertensi. Deteksi dini masalah Kesehatan dengan hipertensi pada remaja dapat menjadi pencegah terjadinya komplikasi pada sistem kardiovaskuler. Kata Kunci: Hipertensi, Pendidikan Kesehatan, Siswa.  ABSTRACT Nowadays, there are many cases of hypertension in teenagers. Hypertension that occurs in adolescence can have an impact on various health disorders in the body's organs, one of which is disorders in the cardiovascular system such as heart attacks or myocardial infarction. Hypertension in adolescents tends not to be detected early, until other symptoms appear which are complications of the hypertension. The aim of this activity was to increase students' knowledge about hypertension and improve students' ability to detect hypertension problems. This activity used the Health Education method using a short story in the form of "The Silent Killer Novel" to increase students' knowledge and conduct skills training in early detection of hypertension by using a digital blood pressure monitor. The selection of activity participants was done by means of total sampling from 24 students in grade 11. This community service activity was evaluated by conducting a pre-test and post-test. The response of participants during the activity starting from the opening by the principal until the end of the activity was very enthusiastic as evidenced by the increase in students' knowledge about hypertension. Early detection of health problems with hypertension in adolescents could prevent complications in the cardiovascular system.  Keywords: Hypertension, Health Education, Student.
Pemberdayaan Siswa dalam Mengenal Hipertensi Remaja melalui Video Adukasi Animasi Latifin, Khoirul; Purwanto, Sigit; Jaji, Jaji; Zikran, Zikran; Kiani, Safa Tiara; Suwahyu, Romy; Amalia, Lisa Rizky; Utami, Desti Kurnia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24169

Abstract

ABSTRAK Hipertensi pada kelompok usia remaja kini menjadi perhatian kesehatan yang semakin signifikan akibat meningkatnya kebiasaan hidup sedentari, tingginya konsumsi makanan bergaram, serta rendahnya pemahaman remaja mengenai faktor-faktor risikonya. Lingkungan sekolah dipandang sebagai sarana yang strategis untuk pelaksanaan program pemberdayaan melalui kegiatan organisasi sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan siswa mengenai hipertensi serta meningkatkan kemampuan mereka dalam mengenali dan mendeteksi masalah terkait hipertensi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode pendidikan kesehatan dengan memanfaatkan media video edukasi berbentuk animasi untuk meningkatkan pemahaman siswa, sekaligus memberikan pelatihan keterampilan dalam melakukan deteksi dini hipertensi menggunakan tensimeter digital. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dievaluasi melalui pemberian pre-test dan post-test. Hasil analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon sign rank testmenunjukkan peningkatan pengetahuan yang bermakna setelah intervensi, dengan p-value sebesar 0,002. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa edukasi berbasis video yang dipadukan dengan pelatihan pemeriksaan mampu memperkuat pemahaman remaja mengenai hipertensi serta urgensi deteksi dini. Oleh karena itu, program pemberdayaan sekolah melalui organisasi sekolah direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkesinambungan sebagai langkah preventif dalam pengendalian hipertensi sejak usia remaja. Kata Kunci: Video Edukasi Animasi, Hipertensi Remaja, Pemberdayaan Siswa.  ABSTRACT Hypertension in adolescents is becoming an increasingly significant health concern due to increasing sedentary lifestyles, high consumption of salty foods, and low understanding of risk factors. The school environment is seen as a strategic platform for implementing empowerment programs through school organization activities. These activities aim to broaden students' knowledge about hypertension and improve their ability to recognize and detect hypertension-related problems. These activities are implemented through health education methods, utilizing animated educational videos to enhance student understanding, while also providing skills training in early hypertension detection using digital blood pressure monitors. The implementation of community service was evaluated through pre- and post-tests. Statistical analysis using the Wilcoxon signed-rank test showed a significant increase in knowledge after the intervention, with a p-value of 0.002. These findings indicate that video-based education combined with screening training can strengthen adolescents' understanding of hypertension and the urgency of early detection. Therefore, the ongoing implementation of school empowerment programs through school organizations is recommended as a preventive measure in controlling hypertension starting in adolescence. Keywords: Animated Educational Videos, Adolescent Hypertension, Student Empowerment.