Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manajemen Pendidikan Pesantren: Penerapan Strategi Pengembangan Ekonomi di Pondok Pesantren Gontor Kasudin, Kasudin; Maryati, Titi; Rusmalawati, Eti; Hilmi, Masdar; Duriyat, Masduki
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v4i4.367

Abstract

Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Indonesia, terutama dalam mendukung kemandirian umat dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini membahas penerapan strategi pengembangan ekonomi di Pondok Pesantren Gontor sebagai salah satu pesantren terkemuka yang berhasil mengintegrasikan pendidikan agama dengan pengembangan usaha mandiri. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan ekonomi di Gontor meliputi penguatan pendidikan kewirausahaan, pendirian unit-unit usaha berbasis pesantren, serta optimalisasi jaringan dan kerja sama dengan pihak eksternal. Unit usaha seperti koperasi, agribisnis, perdagangan, dan lembaga keuangan mikro menjadi pilar utama dalam mendukung kemandirian finansial pesantren. Selain itu, penerapan nilai-nilai keislaman dalam pengelolaan ekonomi memberikan keunggulan kompetitif yang mampu menarik kepercayaan masyarakat luas. Kesimpulannya, strategi ekonomi yang diterapkan di Pondok Pesantren Gontor dapat menjadi model inspiratif bagi pesantren lain untuk meningkatkan kemandirian finansial dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi lokal. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, diversifikasi usaha, dan penerapan teknologi digital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi pesantren.
Pemikiran Politik Islam Klasik dan Relevansinya Bagi Demokrasi Modern: Penelitian Imam Solehudin; Rina Setyaningsih; Lestari; Pandu Winata, Bayu; Hilmi, Masdar; Ismail; Supadi, Ari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3076

Abstract

Classical Islamic political thought represents an intellectual legacy that emerged from the Muslim community’s struggle to manage power, law, and society from the era of the Khulafāʾ al-Rāsyidīn to the dynastic periods. Concepts such as shūrā (consultation), justice, and imāmah (leadership) serve as normative foundations for governance from an Islamic perspective. This article aims to examine the key ideas of classical Islamic political thought and analyze their relevance to the modern democratic system. The research employs a library study method with a historical-philosophical analytical approach. The findings indicate that the principle of shūrā aligns closely with participatory democracy, although it differs in theological foundations. Moreover, the classical scholars’ notions of social justice and leadership accountability remain highly relevant to contemporary governance. Thus, classical Islamic political thought should not be viewed merely as a historical doctrine but as an ongoing source of inspiration for developing a more ethical and just form of democracy.
ISLAM MODERAT DAN TANTANGAN TRANSNASIONALISME IDEOLOGI KEAGAMAAN Halim, Abdul; Hilmi, Masdar; Tabrani, Abd. Muis
Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 19 No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/almabsut.v19i2.2954

Abstract

Artikel ini mengkaji Islam moderat dan tantangan yang dihadirkannya dalam menghadapi transnasionalisme ideologi keagamaan di era globalisasi, dengan fokus utama pada konteks Indonesia dan perbandingan global. Islam moderat dipahami sebagai paradigma keberagamaan yang menekankan prinsip wasathiyyah, keseimbangan, dan keadilan, serta keterbukaan terhadap pluralisme, demokrasi, dan nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan memadukan pendekatan sosiologis, historis, dan analisis wacana. Sumber data diperoleh dari literatur akademik, dokumen kebijakan, serta publikasi organisasi keagamaan di tingkat nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam moderat di Indonesia memiliki karakter khas yang berakar pada tradisi keislaman lokal dan konsensus kebangsaan, sehingga relatif mampu beradaptasi dengan modernitas. Namun demikian, menguatnya ideologi keagamaan transnasional yang bersifat tekstual, eksklusif, dan ahistoris menghadirkan tantangan serius, baik pada level teologis, sosial, pendidikan, maupun kebangsaan. Dalam perbandingan global, pengalaman Indonesia menunjukkan potensi harmonisasi antara Islam, demokrasi, dan pluralisme, meskipun tetap memerlukan strategi penguatan yang berkelanjutan. Artikel ini menegaskan bahwa penguatan Islam moderat harus dilakukan melalui pengembangan keilmuan, pendidikan kritis, dakwah digital, serta sinergi antara negara dan masyarakat sipil untuk menjaga kohesi sosial dan integrasi nasional.